Sunday, March 19, 2017

Panduan Terlengkap Untuk Cek Smartphone Android Bekas


Penjualan smartphone bekas kini semakin ramai saja bro. Hal ini disebabkan oleh jenuhnya pasar di negara maju terhadap smartphone terbaru yang mana membuka celah bagi smartphone bekas atau rekondisi.

Senada dengan apa yang saya pikirkan, Techinasia memiliki prediksi tentang penjualan smartphone bekas yang bakal meledak sampai tahun 2020.

Namun bagaimana dengan kualitas barang yang akan dijual ya? Jangan-jangan disamping penjualan yang meledak, ponselnya akan meledak juga?

Pasalnya bro, ketika kita sedang berada di counter hp atau ketemuan dengan penjual hp bekas, kita tidak bisa mengandalkan perlengkapan khusus untuk mengecek smartphone. Yang ada hanyalah smartphone bekas tersebut dan beberapa kelengkapan yang ikut dijual.

Tapi tenang bro, kalian masih bisa memeriksa kondisinya dengan sangat detil dengan metode yang akan saya jelaskan, yang pastinya akan mampu menjamin apakah barang yang kalian beli itu masih bagus atau tidak.

Sebelum memulai, disarankan supaya kalian tau apa spesifikasi smartphone yang akan kalian cek terlebih dahulu. Intinya dengan adanya spesifikasi ini kita ga akan melewatkan satu fungsi sekalipun. Misalnya kita tau nih smartphone yang akan kita beli memiliki fitur fingerprint unlock, kita akan ingat untuk memeriksa apakah sensor fingerprintnya berfungsi dengan baik atau tidak.

Langsung saja kita saya jabarkan. Saya bagi jadi dua metode bro, yaitu Metode cek fisik dan non-fisik.

 

1. Cek Fisik

Fisik smartphone bisa kita periksa dengan melihat secara langsung dan menyentuhnya. Nah dengan metode ini kita bisa memastikan keadaan fisik smartphone yang kita beli bro. Kelebihannya kita bisa melakukan inspeksi secara cepat.

Namun dengan metode ini kita tidak bisa memeriksa secara detil dan menyeluruh karena ada beberapa komponen yang tidak terlihat seperti sensor-sensor yang dibenamkan di dalam smartphone.

Langsung saja bro, kita mulai dari yang paling mendasar. 

 

Cek casing

Kalian sebaiknya cek bagian ini dengan sangat teliti bro. Ini sangat penting kalau kalian ingin mendapatkan smartphone yang mulus mempesona. Kalau baret casingnya kelihatan banget, bisasanya akan terlihat kumal dan kita jadi males ngerawatnya.

Casing juga bisa menjadi indikator yang memberikan bayangan tentang riwayat barang lho. Dari sini kita tau apa saja yang terjadi kepada smartphone itu ketika masih di tangan pemiliknya dulu. Setidaknya kita juga akan tau kemungkinan adanya komponen yang tidak berfungsi, misalnya antena dalam, atau bisa jadi microphone.

Ambil contoh nih bro, ada bekas lecet dipojokan casing. Nah, dari sana kita bisa menduga kalau barang yang dijual itu sempat jatoh dulunya. Kemungkinan kerusakan yang terjadi pada daleman bisa saja terjadi di microphone, karena pengalaman saya dulu sempet jatuhin hp, eh tiba-tiba mic nya ga berfungsi.

Extra: Bagi kalian yang mau beli xperia yang waterproof, mending periksa juga katup penutup charger dan headset. Jangan-jangan udah lepas atau karet waterproof nya aus! Ngga bisa nyilem-nyilem deh!

 

Lihat Segel

Setelah kalian merasa oke dengan casing, mungkin timbul rasa curiga sedikit. Jangan jangan ini hp pernah dirombak sedemikian rupa sampe jadi kelihatan baru kembali ?? 

Ga ada salahnya bro waspada itu perlu. Kalian bisa langsung matiin smartphone, lalu cabut batre bagian belakang. Kemudian kalian cek apakah segel pelindung baut masih utuh atau tidak. Kalau tidak, kalian patut curiga berganda!

Segelnya ga utuh, pemilik sebelumnya ternyata tukang oprek


Pasalnya banyak ponsel rekondisi yang beredar belakangan ini. Tentunya kita tidak mau dong menjadi korban akibat smartphone bekas yang kita beli. Bukannya untung, malah tangan yang buntung nantinya.

Jakarta kebanjiran, hati-hati Hape mledug!

Nah, disini kalian bisa memutuskan langsung bro, kalau ga yakin sama produknya bisa langsung batal. kalau masih yakin, bisa nego lagi sampe oke.. hahaha

 

Periksa kondisi batre, Slot SIM card dan SDcard

Habis cek segel, batrenya jangan buru-buru dipasang dulu bro. Sekalian aja, kalian bisa langsung cek batre, apakah ada cacat fisik atau tidak.

Yang saya maksud cacat fisik itu misalnya keadaan batre yang 'hamil'. Kalau udah begini ketahanan daya smartphone ga akan lama bro.

Seperti yang dijelaskan di Dragongatget, ada beberapa ciri khas dari batre cacat ini, seperti persentase kapasitas batre cepat turun atau bentuk fisiknya yang kembung.

Dampak yang dihasilkan dari batre ini juga tidak main-main. Saya pernah melihat ponsel teman (samsung galaxy S3 mini) yang mati total setelah beberapa keluhan yang dia utarakan tentang batrenya beberapa minggu sebelumnya.

Nah, ketika kalian cek batre dan masih flat nih bro, ga pake kembung, kalian bisa lanjut dengan cek keaslian dari batre tersebut.

Keaslian batre juga jangan dianggap remeh bro. Pasalnya banyak oknum nakal yang mengganti batre smartphone bekas dengan batre abal-abal yang kualitasnya diragukan.

Lalu bagaimana cara mengetahuinya?

Yak, RepairPonsel memiliki cara ampuh membedakan batre asli dan yang palsu.

Dengan kondisi batre diponsel bekas yang sudah terpasang, kita bisa cek label dan hologramnya bro. Seperti yang ditulis di artikel itu, label batre palsu akan buram dan tidak rapi. Hologramnya juga terpasang asal-asalan.

Jika sudah merasa yakin dengan kondisi batre, kalian bisa lanjut untuk memeriksa kondisi dari slot SIM card dan SDcard.

Bagian ini sangatlah penting mengingat tanpa SIM card, ponsel bukanlah apa-apa. Kerusakan pada slot memory card juga merupakan sebuah kemalangan yang besar bro.

Kita bisa coba memasang simcard dan SDcard untuk memastikannya, apakah terbaca atau tidak. Terlihat ribet bro, tapi sebaiknya kalian lakukan untuk menjamin kualiatas barang.

Cek tombol

Disini kalian dituntut untuk lebih teliti merasakan tekanan pada tombol. Jangan terima bila tombol keras, atau malah tidak berfungsi sama sekali.

Yang biasanya luput dari mata kita adalah tombol shutter camera (biasanya ada di xperia).

Tidak usah buru-buru bro, kalian bisa cek satu per satu supaya lebih meyakinkan. Jangan sampe kita beli smartphone yang tombolnya udah jebol atau suka nyangkut, ntar malah jadi susah bro.

 

Cek colokan charger dan headset

Paling parah kalau kita lupa cek colokan, eh ternyata baru sadar kalo udah ga berfungsi pas mau di pake, kan kesel bro.

Colokan charger smartphone bekas kadang kadang udah longgar dan bikin kita nantinya sulit nge charge. Ujung-ujungnya apa bro, ya tukang servis, keluar duit lagi, kecuali kalau kalian mau pake charger kodok ya.

Nah, ngecek fisik udah oke, namun bagaimana dengan kondisi sensor dan jeroan-jeroan lainnya bro? 

Oke saya lanjutkan dengan metode ke dua.

 

2. Cek Non-Fisik

Pengecekan non fisik dari smartphone dapat membantu kita untuk memeriksa apakah ada yang tidak beres dari barang tersebut melalui sebuah test.

Caranya mudah saja bro, kita bisa memanfaatkan software bawaan smartphone yang tersembunyi dan dapat diakses melalui sebuah kode. Nah kode ini bervariasi bro, tergantung dari merk dan type ponsel yang kalian ingin periksa. Berikut daftar kode untuk beberapa merk dan tipe terkenal.

Merk Seri Aplikasi Kode
Sony Experia Dialer *#*#7378423#*#*
Samsung Galaxy Dialer *#0*#
Asus Zenfone Calculator .12345+=
Oppo -any- Dialer *#808#
Xiaomi -any- Dialer *#*#6484#*#*

Kode diatas merupakan kode yang umum saya temukan di ponsel dengan merk tersebut.

Namun jika kode diatas tidak jalan di smartphone kalian, kalian bisa coba cari dulu di google. Cari dengan keyword [merk hp, seri. "service menu code"]. Kalau ketemu bisa lanjut bro. Kalo ga bisa juga ya kemungkinan smartphone kalian dalam keadaan custom, alias tidak stock (default).

Setelah kalian dial kode tersebut, umumnya tampilan smartphone kalian akan otomatis menjadi seperti ini
Tampilan utama service menu
Tampilan umum service menu (mungkin beda setiap device)

Nah, pada smartphone sony experia tampilannya seperti di atas. Pilih menu service test untuk melakukan test pada semua fungsi yang nantinya ditampilkan di menu tersebut.

Beberapa hal yang sangat krusial adalah:

 

Touch Screen test

Bagian ini biasanya menyuguhkan tampilan untuk menggambar. Kalian bisa buat coretan sesuka hati. Nah usahakan garis yang kalian coretkan sudah memenuhi layar smartphone seperti tampilan dibawah ini.
screen test
Screen test (Samsung - Sony)
Ini bisa menjadi indikator kalau-kalau touch screen panel smartphone bermasalah, terutama ketika ada bagian yang tidak bisa dicoreti dengan garis yang kita buat.

 

Display Test

Pada bagian yang ini, layar ponsel akan menampilkan beberapa warna untuk menemukan dead pixel  (jika ada). Dengan begini kita akan lebih mudah melihat jika ada titik kecil berwarna putih atau hitam (atau warna lainnya) yang tidak sejalan dengan perubahan warna di area sekitarnya.

Illustrasi pemeriksaan display panel
Ilustrasi pemeriksaan display panel


Nah, kecacatan layar seperti dead pixel ini yang biasanya sulit dilakukan tanpa menggunakan aplikasi bantuan seperti ini bro. Dengan keadaan ponsel yang begitu, akan mengganggu sekali pada penggunaan sehari-hari. Seperti ada yang mengganjal gitu di layar bro.

 

Test Speaker, Earphone, dan Microphone

Yang satu ini sebenarnya bisa saja di periksa tanpa menggunakan service menu.

Kelihatan sepele bro, tapi jangan salah, soalnya semua fungsi telepon bergantung pada fitur yang satu ini. Pastikan semuanya lancar, dan untuk microphone pastikan level tangkapan suaranya tidak terlalu rendah bro.

 

Test Sensor

Kalian mungkin sempat baca artikel sebelumnya yang berjudul Berbagai macam sensor pada smartphone masa kini. Disana telah dijelaskan cara kerja sensor-sensor yang dibenamkan pada smartphone jaman sekarang.

Jika kalian belum baca, mungkin bisa dibaca dulu supaya ada gambaran. hehehe..

tampilan test sensor
bagian sensor (xperia)

Nah, ketika kalian sudah mengetahui spesifikasi smartphone yang akan kalian cek, harusnya kalian sudah mengetahui apa saja yang perlu diperiksa.

Misalnya saja device kalian memiliki sensor accelerator, proximity, magnetometer dan gyroscope. Kalian bisa jalankan tes ke setiap sensor yang ada. Pastikan saja datanya tidak berubah terlalu jauh ketika posisi smartphone diam, dan akan berubah sewajarnya ketika smartphone digerakkan.


tampilan gyroscope test di sebelah kiri dan accelerometer test di sebelah kanan
tampilan gyroscope test (kiri) dan accelerometer test (kanan)

Membeli smartphone dengan fitur yang banyak memang akan memaksa kita untuk memastikan setiap fiturnya berjalan sempurna bro. Jadi tidak usah terburu-buru, kalau ada yang aneh langsung tanyakan kepada penjual.

 

Jangan lupakan sinyal, wifi, dan bluetooth

Bagian ini sangatlah penting, jangan sampai terlupakan, karena betapa sialnya kalian jika beli smartphone bekas ternyata ga bisa nelpon. Kalian bisa test sinyal dengan data yang tampil di service menu maupun langsung lihat signal bar di status bar. 

 

3. Jika sudah dicek semuanya...

Jika sudah dicek secara menyeluruh dan hasilnya ok, berarti smartphone yang kalian cek dalam kondisi prima. Kalau ada lecet tapi fungsi masih normal, itu terserah kalian dalam menentukannya bro, yang penting kalian puas dengan hasil test. Kalau tidak puas, bisa langsung di reject bro..


Akhirnya..

Sebelum yang panjang jadi tambah panjang, mending saya akhiri dulu disini bro.. Kalau kalian punya tambahan, silahkan bisa comment bro. Tapi ingat aturan bro, jangan nyepam yak.. hahaha

Semoga perjalannanya dalam menemukan smartphone bekas berkualitas bisa sedikit terbantu denga adanya artikel ini.

Sekian dulu bro, sampai jumpa

Artikel Terkait

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.