Thursday, October 15, 2020

Aplikasi Membuat Animasi Di HP #3: Enak Bisa Kerja Dimana Saja ? Pikir Lagi Deh!

sulitnya-membuat-animasi-di-hp

Enak ya, kalo bisa ngasilin duit dari ngegambar dan buat animasi di HP.. 

Bisa kerja dimana saja..

Ga perlu repot-repot ke kantor lah, kehujanan lah, kepanasan lah.


Waktu kita sendiri yang atur, yang penting ada progress.

Prosesnya gampang, tinggal buka aplikasi di hp, langsung bisa gass, tanpa perlu booting komputer lagi.

Ga banyak ngabisin listrik, ga perlu install tablet gambar.

Sambil tiduran, sambil jongkok, semua gaya, bisa..

Praktis lah.


Tapi setelah dijalani, kok progress saya jadi lambat, bahkan mentok.

Bahkan saya malah jadi stress berkepanjangan, dan project jadi terbengkalai.

Apa yang salah ya?


Kerja Bisa Dimana Saja Dan Kapan Saja.
Tapi Kok Ga Kelar-Kelar Ya ?

Ternyata bisa kerja dimana saja dan kapan saja itu tidak semudah dan senikmat yang saya bayangkan.

Ada banyak godaan yang mengintai baik dari luar maupun dalam diri kita sendiri.

Keduanya sama-sama sulit dihindari, dan bikin project molor dari satu bulan yang saya targetkan.

Kesel ? Pastinya!


Tapi apa yang saya maksud dengan godaan luar dalam ?

Oke saya mulai menjelaskan dari godaan luar dulu, 


Godaan luar merupakan godaan yang berasal dari luu....
plis dong ah, BASI!

Saya jelaskan dengan sebuah contoh kasus saja.


Ternyata Seberapapun pentingnya pekerjaan yang saya lakukan di HP, dimata orang tetap saja saya dianggap sedang main HP

Sangat disayangkan sekali, pandangan yang masih melekat di lingkungan keluarga tersayang saya yang satu ini.

Saya curiga ini hal ini juga terjadi di mana-mana, dan telah memakan banyak korban 😂


Kalian tau kan, membuat animasi itu merupakan pekerjaan yang menjemukan dan melelahkan, sehingga harus dikerjakan secara konsisten untuk dapat menghasilkan hasil jadi.

Tapi, seberapa pun detilnya saya menjelaskan bahwa saya sedang bekerja melalui HP, orang sekitar saya menganggap kalau saya lagi santai, tidak melakukan apa-apa.

Akhirnya disuruh ini lah, disuruh itu lah.

Dianggap tidak penting lah

Dan wajar saja, konsep kerja dari "mainan" yang namanya HP itu tidak ada di zaman orang tua saya dulu.

Alhasil ide itu bullsh*t bagi mereka 


Dan ternyata tidak hanya terjadi ketika kerja di HP

Hal yang sama juga terjadi ketika saya menulis di blog ini.

Padahal sudah jelas-jelas mengetik, gitu kan, di depan laptop sambil dengerin lagu di headphone.

Bagi saya sudah kelihatan seperti orang penting, yang ga boleh diganggu.

Masih aja ada yang iri kalau saya "duduk" 


Bukannya saya ga seneng bantu-bantu orang lain

Hanya saja, interupsi model diatas itu menghancurkan proses kreatif, mas!


Ya, betul, tipe pekerjaan yang melibatkan kreatifitas sangat mencintai konsentrasi penuh dan membenci yang namanya interupsi.

Dan menurut saya ini beda dengan pekerjaan saya sehari-hari di hotel sebagai tukang checkin-in tamu atau Guest Service Agent dalam Front Office Department, yang mana ada task-list dan job sequence yang jelas, yang bisa kelar walau ada interupsi dari tamu (atau bos) yang mau ini itu.

Pokoknya tak ladeni, mas! (karena emang tugasnya demikian 😂)

Paling hanya meningkatkan kemungkinan kesalahan-kesalahan kerja yang terjadi.


Saya tidak ngomong asal lho ya, 

Dalam buku yang ditulis oleh Cal Newport (seorang Associate Professor Terhormat Provost di Departemen Ilmu Komputer di Universitas Georgetown), yang saya kutip dari situs ethos3.com, dikatakan bahwa:

If you spend large portions of your day in a state of fragmented attention—where your regular workflow is constantly broken up by taking frequent breaks— this can permanently reduce your capacity for concentration.

Bahkan diperjelas lagi dengan penjelasan di situs tersebut, yang bedasarkan riset lebih lanjut oleh Dr. McPherson di tahun 2013, yang menyatakan bahwa mereka yang sedang dalam proses kreatif yang terus di interupsi, tidak hanya menghasilkan konten yang berkualitas rendah, namun juga dalam jumlah yang jauh lebih sedikit.

Dalam kata lain, jika kita terus diinterupsi, maka kita akan kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi, dan tanpa konsentrasi, maka tidak ada kreatifitas, kualitas, dan produktifitas.


Wow, ternyata dampaknya sangat destruktif


Oke, itu satu godaan luar yang paling kerasa saya alami.

Adakah godaan luar yang lain ?

Banyak mas!,

Kalian cek saja di artikel Hal yang saya alami ketika membuat animasi di HP


Oke, lalu bagaimana dengan contoh godaan dari dalam?


Sering menunda.
Sedang mencari inspirasi, atau lagi prokrastinasi ?

Sebetulnya saya juga tidak terlalu paham dengan apa yang sering saya alami ini. Tapi yang jelas, dari pola yang saya amati, praktik menunda pekerjaan sangat sering saya lakukan


Sebelumnya, bagi yang belum tau, prokrastinasi merupakan kecenderungan seseorang untuk menunda sesuatu pekerjaan, yang anehnya kita sadar akan konsekuensi negatif dari penundaan tersebut, tapi tetep saja kita lakukan.

Sebetulnya, ini juga merupakan salah satu bentuk interupsi, namun karena munculnya dari dalam diri, saya bedakan lah dalam penjelasannya.

Menurut sebuah studi di tahun 2013 yang saya kutip dari The New York Times, Dr. Pychyl dan Dr. Sirois mengemukakan bahwa prokrastinasi dapat terjadi ketika timbul keadaan mendesak untuk memperbaiki mood daripada untuk menyelesaikan pekerjaan 

Jadi sebenarnya akar dari permasalahan menunda-nunda ini bukannlah ketidakmampuan mengatur waktu untuk menyelesaikan pekerjaan, melainkan kesulitan mengatur mood ketika ingin, atau sedang melakukan pekerjaan tersebut.

Entah ada yang engga asik dari pekerjaan tersebut (repetitif, sulit, atau akan melelahkan) atau ada hal mendalam seperti keraguan, ga PD, atau takut salah.

Alhasil kita akan beralih melakukan hal lain yang lebih menyenangkan, seperti cek FB, nonton video lucu di Youtube, main gitar, atau malah cuci piring (seperti saya). 

Yang jelas, prilaku pengalihan aktifitas ini bersifat rewarding, akan membuat kita senang dan memperbaiki mood kita juga. Sehingga dengan mood bagus, akan membuat kita lebih siap mengerjakan pekerjaan utama tanpa berat hati.

Eits, tapi jangan senang dulu mas,

Disinilah masalahnya.

Otak kita, kalau dikasih yang senang-senang, biasanya nagih lagi.

Sementara, asosiasi negatif kita terhadap pekerjaan utama yang kita hindari tadi masih tetap ada.

Ya, kalau kita merasa pekerjaan itu repetitif, atau sulit, ya masih berfikir demikian 

Akhirnya, kita cenderung akan menunda lagi ketika ketemu atau memikirkan hal sulit di pekerjaan kita tadi

Gitu aja terus, sampai kerjaan ga kelar-kelar, dan munculah stress.


Oke, sepertinya saya mulai melihat keterkaitan antara godaan luar dalam ini.

Seperti terjebak dalam lingkaran syaiton, yang mencegah kita untuk menyelesaikan pekerjaan.


Solusinya ?

Nah terus gimana ? 

Apa karena masalah diatas saya akan berhenti membuat video animasi di HP ?


Tentu tidak dong ya, 

Setelah saya berhasil mengenali permasalahan yang saya hadapi, saya cari dong solusinya.


Dan beruntung sekali, dalam proses mencari solusi tersebut, saya menemukan satu ide yang menyatakan dimana prokrastinasi terkontrol memberi efek bagus terhadap proses kreatif. (sebuah pembenaran yang TOP abis)

Adalah sebuah statement dari Aaron Sorkin, seorang kreator di acara televisi yang menarik perhatian saya saat itu.

You call it procrastination, I call it thinking.

Menurut dia, prokrastinasi dapat membantu kita dalam proses kreatif jika dimanfaatkan dengan baik.

Hal ini dikarenakan ketika diberikan sedikit waktu, otak kita bisa berpikir dengan jernih dan mampu menciptakan solusi dan ide baru.

Ternyata kebiasaan ini sebetulnya juga bisa membantu saya supaya bisa terus berkarya.

Ya tidak buruk-buruk amat lah.

Hanya saja perlu kesadaran supaya tidak menjadi penundaan berkelanjutan

Jadilah saya membuat formula untuk mengatasi permasalahan project yang mentok ini:

  • Untuk menghindari interupsi luar, cari waktu yang pas buat kerja.
    Waktu dimana kita bisa jamin minim interupsi, walau jadi berkorban tenaga sedikit karena waktu yang saya pilih adalah di malam hari ketika semua orang sudah tidur.
  • Untuk meminimalisir perasaan stuck yang biasanya berlanjut ke penundan, luangkan waktu untuk berdamai dengan diri sendiri, dan segera atasi mood yang lagi down.
    Coba ingat kembali kenapa kita ambil kerjaan ini. Yakinkan diri bahwa semua kerjaan pasti ada saja tantangannya, dan kita hanya perlu mengatasi tantangan kecil tersebut.
  • Kalau masih mentok, tidak apa-apa untuk melakukan prokrastinasi sedikit supaya mood baik lagi, tapi setelah itu pastikan balik kerja dan lihat masalah yang membuat kita stuck supaya ketemu solusinya.

    Seperti yang sudah dijelaskan diatas, prokrastinasi juga bisa di bawa ke hal positif, seperti menonton video di youtube untuk mencari inspirasi, sehingga muncul ide baru untuk menyelesaikan masalah dengan cara yg lebih efektif

    Coba juga breakdown kerjaan jadi beberapa task kecil yang achieveable, sehingga, bagi orang model saya yang ruwet, akan membuat diri jauh lebih tenang, dan tidak kagetan.

Nah itu dia usaha yang sedang saya jalani sekarang.

Mudah-mudahan mampu mengeluarkan saya dari lingkaran jahanam yang menghalangi saya menyelesaikan project-project kecil ini.

Semoga ini bisa bermanfaat bagi yang mengalami hal yang sama.

Oh iya, salam #Respect bagi para Animator, Graphics Designer, Web Developer, Video Editor, dan lain sebagainya, terutama yang berdomisili di Bali

Apa ? Kerja gampang ?
Tinggal duduk doang ?

Makan tuh Ambeyen
Kwkwkwkw

Bye !

Friday, September 18, 2020

[3 Terbaik] Aplikasi Edit Video Untuk Youtuber di HP Android 2020, Hasilnya Dijamin Tangguh!

Aplikasi edit video untuk youtuber di hp android terbaik 2020

Selama beberapa tahun saya hidup di dunia, tidak pernah saya melihat demand atau antusiasme dalam hal editing video separah sekarang ini.

Setidaknya di lingkungan saya ya.., 

Bahkan orang tua yang tidak ada latar multimedia-nya sekarang bicara soal "ngedit video"

Mungkin ini karena boomingnya Youtube, ditambah dengan jatuhnya sistem kerja konvensional (terutama di bidang pariwisata) karena pandemi yang terjadi sejak awal tahun 2020.

Belum lagi sulitnya mencari pekerjaan baru.

Jadinya banyak orang yang mencoba peruntungan dan mengadu nasip di Youtube, dan dimulai dengan mencari aplikasi edit video di HP gratis terbaik

Ga ada yang salah dong ya, 

Malah saya sangat apresiasi karena mereka itu penuh dengan usaha mencari peluang baru, tidak hanya diam saja.

Tapi Kenapa Edit Video Di HP ?

Smartphone dewasa ini merupakan perangkat kecil yang amat ringkas dan sangat bisa diandalkan karena portabilitas dan kapabilitasnya.

Dengan kemampuan processing yang cukup, ditambah kamera, microphone, dan kemampuan untuk tersambung langsung dengan internet dalam satu perangkat, rasanya kita tidak memerlukan perangkat keras lain lagi untuk sekedar upload basic video ke Youtube.

Banyaknya pilihan aplikasi edit video di hp sekarang ini yang disertai dengan preset dan efek yang menggiurkan juga menambah daya tarik bagi para video editor diluar sana untuk mencoba, 

Bahkan untuk pindah sepenuhnya.

Gila!


Saya jadi ingat, dulu ponsel android hanyalah sebuah perangkat "viewer" saja, alias hanya untuk menonton video, 

ehm..

Sekarang malah jadi perangkat yang one-stop-producing, alias ga perlu alat lain untuk menyelesaikan sebuah video dari awal sampai jadi.

Jadi intinya, dengan bekerja di hp, kelebihan yang didapat adalah:
  • Scripting, Take, Edit, dan Publish video dimana saja dan kapan saja (efisien waktu)
  • Tidak memerlukan tenaga (daya listrik) yang tinggi (efisien energi)
  • Hampir semua orang punya smartphone, jadi bisa dilakukan siapa saja (merakyat)
  • Aplikasi editing yang kebanyakan gratis, walau dengan limitasi (merakyat+)
*Syarat dan ketentuan berlaku :)
 
Nah, ketika sudah tau kelebihan dari edit video di hp ini, dan sudah berasa menggebu-gebu seperti saya, maka kita tinggal lanjut memilih aplikasi edit video di hp yang paling pas kebutuhan kita.

3 Aplikasi edit video di HP untuk Youtube Terbaik versi Jujur

Untuk sekelas Youtube, video yang diperlukan biasanya berdurasi optimal kurang lebih 5 - 10 menit, dengan kategori seperti Review, Commentary (salah satunya Vlog), Infographic, Tutorial, Top list, Reaction, Interview, Narrative, Gaming, dan lain sebagainya.

Nah, yang kita butuhkan untuk memproduksi video dengan durasi demikian panjang adalah aplikasi video editing dengan style timeline editor klasik.

Itu lho yang seperti Adobe Premiere di PC, yang timeline nya tidak berbentuk "kotak-kotak storyboard", melainkan sebuah metafora block video dengan panjang sesuai durasi video tersebut.

Bukan kotak-kotak dengan ukuran yang sama lho ya.


Aplikasi edit video timeline klasik
contoh tampilan timeline klasik
A: Video timeline
B: Audio timeline

Kenapa kita perlu memilih yang seperti itu ?

Simpel, karena kita perlu kontrol penuh terhadap setiap proses editing di timeline.

Kita perlu potong-potong secara presisi, terus diseret-seret untuk atur-atur letaknya.

Atau di zoom-zoom, supaya kesan videonya tidak monotone.


Oke, singkat saja,


Jadi fitur utama yang kita butuhkan dalam aplikasi edit video untuk youtube di hp secara efisien adalah:
  • Kontrol yang mudah (trim & arrange element)
  • Multi Layer (kemampuan overlay element)
  • Kemampuan menambah musik
  • Transisi Video
  • Penyesuaian gambar (kecerahan, kontras, saturasi warna)
  • Volume envelope (setting naik turun volume audio)
  • Instant Preview
Nah, untuk aplikasi dengan fitur dasar seperti itu ternyata bukan mitos belaka, dan berikut saya urutkan bedasarkan pengalaman serta preferensi saya.

1. KineMaster

Kinemaster merupakan salah satu aplikasi edit video di hp yang paling populer. 

Tanya saja teman kalian, pasti mereka merekomendasikan aplikasi ini juga.

Tidak salah memang, untuk melakukan proses editing mendasar, sepert trimming, cropping, color filtering, dan sejenisnya, aplikasi ini sudah bisa saya acungi dua jempol.

Tampilan Aplikasi edit video di hp - KineMaster
Antarmuka KineMaster


Dan tidak hanya sampai di situ,..

Aplikasi ini juga mendukung multi-track yang memungkinkan menambah gambar insert (numpuk video), chroma-key untuk gambar berlatar green screen, serta image dan effect layer yang mudah digunakan.

Belum lagi adanya assets store yang bisa diakses untuk fitur-fitur tambahan seperti efek yang lebih banyak, font tambahan, sound FX, overlay icon dan lain-lain, yang akan sangat membantu dalam proses paska produksi ini.

Jadi ringkasnya, berikut merupakan daftar fitur tambahan yang ada di aplikasi edit video ini.
  • Tema
  • Animated Sticker Overlay*
  • Triming per frame 
  • Layer Effect 
  • Screenshot
  • Audio filter & reverb
  • Perekam Realtime
  • Chroma key
  • Premium Assets Store (tidak termasuk stock footage)
Banyak boss..

Memang aplikasi ini tidak sebaik video editor yang ada di desktop.

Namun, diantara aplikasi yang lain yang ada di Play Store, ini yang paling mendekati serta paling banyak fiturnya.


Bagi saya, KineMaster memang cocok digunakan untuk level "produksi" dengan kerumitan menengah seperti Vlog, Commentary, Tutorial, dan sejenisnya.

Salah satu kelebihan yang saya suka adalah kemampuannya untuk memotong video secara presisi (triming per frame)

Pokonya puas !


Sayangnya, satu-satunya hal yang bikin saya down sebagai orang yang doyan gratisan adalah..
harganya itu lho...

Yap, betul, untuk sekelas video editor di hp, $40 per tahun itu lumayan mas,

Belum lagi sifatnya langganan, jadi setelah setahun kita harus bayar untuk perpanjang lagi. 

Tapi, kalau tidak mau bayar ya tidak apa-apa, karena KineMaster juga menyediakan pilihan gratis, 

Hanya saja dengan bentuk export video ber-watermark

Get it on Google Play 

2. Power Director

Bagi kalian yang nyaman edit video dengan timeline klasik, Power Director juga akan menjadi sebuah pilihan lain yang tepat.

Mirip seperti KineMaster, yang membedakannya dengan aplikasi tersebut dari segi tampilan hanya warna, dan letak toolbar.

Tampilan Aplikasi edit video di hp - Power Director
Antarmuka Power Director

Namun, dari segi fitur, Power Director tidak kalah dong !

Nah, berikut merupakan fitur tambahan yang ditawarkan dari aplikasi edit video ini:
  • Reverse video
  • Skin smoothener filter
  • Video Stabilizer
  • Audio Mixing control
  • Stock Video Assets (free to use)
  • Stock Audio Assets (free to use)
Saya suka aplikasi ini, karena dia menawarkan basic video editing dengan tambahan fitur yang hanya ada disini, seperti video stabilization misalnya (mirip warp stabilizer Premiere Pro).


Dan satu lagi, 


Karena saya juga bekerja menggunakan Flipaclip dalam memproduksi scene animasi, saya membutuhkan aplikasi edit video yang tidak memiliki masalah dalam import medianya.

Sayangnya, ketika menggunakan KineMaster, hasil export flipaclip jadi terpotong durasinya.

Tapi, hal ini tidak terjadi di Power Director.

Jadi, saya rasa dukungan codec dari aplikasi ini lebih oke (murni pendapat pribadi)


Kelebihan lain dari Power Director adalah fitur premium yang dapat dimiliki dengan harga sekali bayar, beda dengan KineMaster yang bersifat langganan.

Tapi kalau memilih untuk tidak membelinya juga tidak apa-apa, jika kalian tidak keberatan dengan watermark aplikasi ini (dapat dihilangkan dengan $5).

Oke, itu beberapa kelebihan dari aplikasi edit video ini

Namun, sebetulnya ada satu hal yang kurang menurut saya..

Pengalaman scrubbing timeline.

Di aplikasi ini, ketika kita scrubbing timeline, video preview tidak terupdate secepat di KineMaster  

Masih terasa lag-lag gitu..

Jadi ya harus sedikit menunggu untuk live preview terupdate, sehingga proses trimming & cutting jadi lama dibandingkan dengan aplikasi-aplikasi lain yang saya jelaskan disini. 

Get it on Google Play 

3. Premiere Rush

Siapa sih yang tidak tahu Adobe ?

Ternyata selain meluncurkan aplikasi edit video bernama Premiere Clip, Adobe juga meluncurkan aplikasi sejenis bernama Premiere Rush.

Bedanya dengan Premiere Clip, aplikasi edit video ini menggunakan style editing timeline klasik, yang mana memberikan kontrol lebih terhadap apa yang terjadi pada timeline video kalian.

Aplikasi Edit Video Untuk Youtuber di HP: Premiere Rush
Antarmuka Premiere Rush

Antarmuka yang sederhana, mudah dalam navigasi, serta timeline editornya tidak tergolong ribet merupakan nilai plus dari si Rush ini.

Tapi, dibandingkan dengan kedua editor yang saya jelaskan di atas, sebenernya ada satu hal yang membuat saya "jatuh cinta mendalam" sama Premiere Rush.

Apa itu ?

Perkenalkan, fitur snap pada timeline !

Ini merupakan satu fitur esensial seorang editor yang akan menghemat banyak waktu kita dalam proses editing...

Bayangkan saja, ketika kita menempatkan sebuah elemen seperti title misalnya pada durasi tertentu, tinggal kita geser kursor ke durasi tersebut, lalu seret elemen yang diinginkan mendekati kursor.

Daaan..., elemen otomatis nempel di kursor pada tempat yang sudah ditentukan, seperti magnet!

Sehingga kerja semakin presisi tanpa harus zoom secara mendalam, atau potong-potong video dulu untuk mendapatkan posisi yang tepat.

Wow, mirip Premiere Pro di PC ya!


Pokoknya, aplikasi edit video ini merupakan yang terbaik dalam kontrol timeline editor.


Jangan lupa, Premiere Rush merupakan satu-satunya aplikasi edit video di hp tanpa watermark pada versi free nya

Serta, pada update baru-baru ini, limitasi  maksimal eksport video juga dihapus !

Jadi kita bisa edit dan ekspor video sebanyak yang kita mau!


Tapi bentar dulu...


Di setiap adanya kelebihan, pasti ada yang namanya kekurangan 

Sayangnya nih ya, Premiere Rush tidak menyertakan efek pan & zoom atau ken-burns untuk meng-animasikan foto pada versi free nya, yang padahal, merupakan fitur dasar aplikasi edit video

Untuk versi free nya juga tidak menyertakan chroma-key, jadi ya, sorry green screen lover...

Get it on Google Play 

Kesimpulan

Sebenarnya ada banyak aplikasi edit video untuk youtuber di hp android.

Hanya saja tidak banyak yang sesuai dengan kebutuhan spesifik kita.

Dalam hal ini, kita dituntut untuk mencoba masing-masing aplikasi, untuk dapat memilih yang terbaik bagi style editing kita.

Tapi, bagi saya:

Kalau kalian suka video yang fancy dengan berbagai efek yang meriah, gunakan KineMaster.

Kalau kalian suka buat video model motivasi dengan voice over dan stock footage, gunakan Power Director karena sudah ada online stock footage (bahkan langsung dari pixabay!)

Kalau kalian suka style video yang minimalis tapi efisien dalam pengeditan (plus tanpa watermark pada versi free), gunakan Premiere Rush.

Kalau kalian ada pendapat lain, silahkan tuliskan pada kolom komentar :)


Udah, segitu saja..

Semoga kalian menemukan apa yang kalian cari 

Bye!



Tuesday, September 8, 2020

Cara Menyambungkan HP Ke TV Paling Praktis No Ribet - Termasuk TV Tabung

Cara menyambungkan hp ke tv paling mudah

Ada kalanya kita ingin menonton film HD, tapi jadi ga asik karena layar monitor hp yang kecil.

Kurang dapet geregetnya gitu..

Bukannya seneng, malah dapat encok dan mata sakit karena kelamaan mantengin layar ponsel.

Lalu, apakah kalian harus menyerah dan berhenti begitu saja ?

Engga jadi nonton film dong..


Ya tentu tidak.., 

Sebagai pembaca setia blog Ngelewa yang juga pecinta film, pasti kalian punya sifat alami pantang menyerah (dan tidak sombong)

Dan jangan bersedih dulu, wahai kawan seperjuanganku..

Karena sekarang kita akan belajar cara menyambungkan hp ke TV kesayangan kita, supaya nonton film jadi asik dan bisa dinikmati beramai-ramai.

Menyambungkan HP ke TV? Maksudnya Apa?

Yap, smartphone merupakan perangkat serba bisa yang kemampuan multimedianya tidak bisa diragukan.

Dengan koneksi internet yang dimiliki SMARTphone, dan layar besar yang dimiliki TV, rasanya kalau digabungkan akan menjadi SmartTV instan ala-ala.

Nah masalahnya, TV biasa yang umumnya ada di rumah, hanya dapat menyajikan konten melalui TV antena dan juga A/V via kabel RCA

Atau kalau mau TV yang sedikit lebih modern, ada tambahan antarmuka USB dan juga HDMI.

Tapi kurang lebih sih sama saja..

Entah itu TV Polytron, Sharp Aquos, LG, Samsung, pokoknya selama itu bukan Smart TV, secara umum tidak ada antarmuka yang dapat menyalurkan kemampuan hp ke TV biasa (mirroring) secara langsung.



Ya mungkin ada beberapa brand hp yang support sambungan langsung ke TV, melalui kabel MHL, tapi bagi saya ini masih ribet.

Masih harus nyolokin hp secara langsung ke TV.

Navigasi kan jadi sulit..

Belum lagi jumlah ponsel yang mendukung kemampuan ini begitu sedikit, dan teknologinya udah terlanjur kalah populer.

Baaaahhh...

Jadi, sorry kabel MHL, dari aku sih NO!


Nah oleh sebab itu, yang biasa terjadi ketika kita ingin menikmati konten smartphone di TV adalah kita download terlebih dahulu kontennya, lalu pindahkan datanya ke sebuah media penyimpanan seperti Flash disk.

Kemudian, dengan flashdisk ini, kita dapat menonton konten tersebut melalui antarmuka USB di TV.

Tidak ada yang salah dengan cara ini.

Hanya saja sedikit merepotkan, karena harus cabut sana, cabut sini.

Belum lagi kalau nanti ada masalah dengan codec video yang ingin kalian putar.

Haduuhh...


Tapi tenang, tenang..

Sudah cukup..

Sekarang saya ingin kalian dapat merasakan mudahnya cara menyambungkan hp ke tv.

Dan cara yang saya pilih buat kalian sekarang ini adalah cara yang elegan, live dari hp saudara-saudara sekalian

Dan wireless dong tentunya.

Cara menyambungkan hp ke tv dengan mudah tanpa ribet

Pertama-tama, hal yang kalian butuhkan adalah sebuah Screen Mirroring HDMI Dongle.

Ini merupakan sebuah perangkat yang dapat menghubungkan hp ke TV tanpa bantuan kabel tambahan lain.

HDMI dongle - cara menyambungkan hp ke tv
HDMI dongle dengan merk anycast,
yang termurah di kelasnya


Alat ini ada karena sebuah standar teknologi bernama Miracast, atau sering juga disebut sebagai "HDMI nirkabel"

Harganya yang cukup murah, dan cara menyambungkannya pun sangat mudah.

Pokoknya bakal meriah deh..

Tidak heran kenapa produk ini begitu populer..



Nah, untuk dapat menyambungkan hp ke tv, kalian hanya perlu melakukan hal-hal berikut:
  1. Colokkan perangkat ini ke port HDMI di tv kalian,
  2. Colokkan juga kabel USB-nya sebagai power tambahan.

    Instalasi HDMI dongle - Cara menyambungkan hp ke tv
    Instalasi di TV

  3. Nyalakan TV, dan pilih sumber input HDMI
  4. Karena kali ini kita menghubungkan hp Android, pilih mode Miracast dengan menekan satu-satunya tombol di ujung perangkat dongle ini
  5. Buka pengaturan di hp kalian, cari yang namanya sejenis screen mirroring, screencast, atau screen share (biasanya ada di dalam Display), lalu melalui menu tersebut hubungkan dengan wifi yang sudah disiapkan oleh HDMI dongle ini.
  6. Setelah terhubung, layar monitor TV akan segera menampilkan apa yang tampil di ponsel kalian  
Nah, kalau sudah pada tahap keenam tadi, selamat...

Kalian sudah berhasil menyambungkan hp ke tv kesayangan kalian.

Udah, gitu aja..

Dan cara ini works di semua brand TV seperti Polytron, Sharp Aquos, LG, Samsung, dan lain-lain, selama ada slot HDMI-nya.


Tapi tunggu dulu, apakah cara ini hanya bekerja di perangkat tv dengan HDMI saja ?

Tentu tidak!

Menyambungkan HP ke TV tabung CRT


Bagi kalian pengguna setia TV CRT atau TV tabung, kalian juga bisa menyambungkan hp ke tv juga.

Dengan alat yang sama !, dongle HDMI yang tadi..

Hanya saja, kalian perlu tambahan  kabel lagi, yaitu kabel HDMI female to RCA.



Untuk langkahnya juga masih sama seperti diatas.

Tapi, sebelum memulai langkah diatas, pasang dulu HDMI dongle kalian ke port female kabel HDMI to RCA tadi.

HDMI Dongle Anycast ke TV Tabung CRT
menghubungkan HDMI dongle dan HDMI to RCA


Jangan lupa carikan tempat nyolok untuk kabel USB nya, karena alat ini butuh daya.

Lalu kabel RCA dipasang ke TV dengan urutan warna yang sama.

Baru nyalakan TV dan pilih mode AV (Audio Video)  

Sisanya, silahkan lanjutkan step di atas dari nomor 4.

Gimana, gampang kan ?

Setelah HP dan TV tersambung...

Waktunya kalian menyambung kegiatan nonton film kalian dong tentunya..

Dan sekarang, kalian engga lagi nonton sendiri !


Eits.. ada satu catatan, mas..

Dengan ketika kalian menyambungkan hp kalian untuk streaming media ke TV, biasanya layar ponsel akan tetap menyala..

Ini berarti hp kalian akan terasa agak hangat dan batrenya juga lebih cepat habis..

Tapi ada beberapa ponsel yang punya fitur display off ketika streaming, contohnya PocoPhone F1..

Dengan begini, tentu penggunaan daya akan semakin irit, dan nonton film bisa lebih lama.


Satu lagi, untuk TV tabung, karena perbedaan refresh rate, kemungkinan akan ada flickering yang terjadi.

Tapi ini tergantung spesifikasi setiap TV tabung

Jadi bisa ada, bisa juga tidak..



Selamat mencoba deh!


Friday, September 4, 2020

Bahaya Login Sana - Sini Dan Cara Keluar Akun Google dari Perangkat Lain Dengan Aman

Cara keluar akun google dari perangkat lain

Google Account jaman sekarang ibarat master-key yang dapat mengakses semua layanan online di internet. 

Engga cuman Email doang, tapi mulai dari akun media sosial, online shop, akun Adsense, BPJS, Asuransi, bahkan, akun Bank sekalipun (walau tidak secara langsung)

Semua bisa diakses menggunakan satu akun email saja.

Praktis kan ?

Nah, sekarang bayangkan kalau ada orang lain yang punya akses terhadap email kita.

Kemudian dia coba-coba login satu saja layanan online, klik forgot password (lupa sandi), dan dapat link reset password melalui email yang dapat diakses tadi.

Password kalian pada layanan tersebut pun telah diganti, dan dia dapat akses penuh terhadap layanan milik kalian.

Mmph.. 

Kenapa bisa ?

Karena kebutuhan untuk bisa kerja dimana saja kian meningkat, kita jadi sering login akun email kita di sana sini.

Ga masalah sebenerya,..

Cuman ya mesti lebih hati-hati.

Karena sekedar close tab, atau tutup browser tidak berarti akun kalian ter log-out otomatis.

Dan biasanya nih, form login punya opsi untuk stay signed-in atau remember me yang otomatis tercentang, sehingga membuat akun kita tetap ter-login bahkan setelah browser ditutup. 

Ini juga berlaku untuk layanan online lainnya yang menggunakan cookies.


Nah, apa itu cookies?


Ketika kalian login pada sebuah layanan web, ada yang namanya cookies yang ditanam oleh browser kalian.

Jadi cookies ini menyimpan sebuah identitas unik yang digunakan untuk mengenali kalian ketika aktif menggunakan layanan web tersebut, atau nanti ketika kembali lagi.

Selama cookies ini masih ada dan tidak expired, selama itu pula akun kalian tetap dapat diakses secara instan melalui browser yang kalian gunakan.

Wow...

Itulah kenapa, saya bilang tadi mesti hati-hati lagi ketika menggunakan perangkat yang bukan punya kalian.

Karena engga semua orang itu baik kan..

Sayangnya, masih banyak tuh masyarakat kita yang menganggap sepele hal ini, contoh simpelnya "lupa logout" di perangkat yang bukan miliknya, seperti di komputer publik seperti warnet atau kantor (pengalaman pribadi)

Atau yang niat bantu temen yang baru beli hp, login email sendiri, kemudian lupa logout. (ini juga pengalaman pribadi)

Kebayang kan ?

Saya pernah kaget tuh, baru buka youtube di hp sendiri, ternyata home page nya berisi dangdut koplo semua..

Padahal saya engga suka dangdut..

Untung yang make akun saya juga orangnya koplo dan ga macem-macem..

Coba kalau dia nakal dan hapus-hapus video..

Atau lebih parah, komen yang engga-engga kemana-mana.


Maka dari itu, penting bagi kalian untuk segera cek keamanan akun Google kalian, salah satunya dengan segera log-out pada semua perangkat yang kalian tidak kenali.

Gimana caranya ?

Cara keluar akun google dari perangkat lain

Ini merupakan fitur yang sudah ada dan disediakan oleh Google sendiri.

Tujuannya ya saya rasa untuk memberikan kontrol yang lebih terhadap akun kita, dimana saja kita pernah login, kemudian masih aktif di perangkat apa saja, dan lain sebagainya.

Sehingga pada kasus ini dapat kita gunakan untuk melacak aktifitas yang tidak sah yang mungkin saja terjadi.

Nah, tanpa basa-basi lagi, berikut bagaimana cara keluar akun Google dari perangkat lain menggunakan layanan ini:
  1. Masuk ke Google Account - Device Activity,
    jika tidak langsung mengarah ke daftar perangkat aktif, silahkan cari di bagian Security (keamanan) > scroll ke bawah sampai ketemu Your Device (perangkat anda) > Manage Devices
  2. Cek daftar perangkat yang aktif, kemudian lihat tanggal berapa login, apa perangkatnya, dan sistem operasinya
  3. Jika kalian merasa kalau perangkat tersebut bukan milik pribadi, ya sebaiknya langsung di log-out saja dengan menekan tiga titik dipojokan, kemudian pilih log-out.
  4. Jika kalian merasa ada yang janggal, seperti perangkat yang sama sekali tidak dikenali, sebaiknya pilih "Don't recognize this device?", kemudian ikuti protokol keamanan yang disarankan
    Biasanya sih disuruh ganti sandi.
  5. Nah, sampai disini, prosesnya sudah selesai..
Wow, ternyata mudah ya..

Tidak serumit yang kita bayangkan.

Oh iya, ada satu hal lagi yang saya suka dari Google account ini.

Setiap ada aktifitas login yang asing, sebuah notifikasi akan selalu dikirim ke ponsel kita, saat itu juga!

Cara Keluar Akun Google Dari Perangkat Lain - Notifikasi
tampilan notifikasi langsung dari google


Ini membuat kita tetap bisa kontrol akun, walau tidak memeriksanya secara langsung.

Jadi, kalau misalnya kejadian, kalian bisa langsung bereaksi dengan menekan "Don't recognize this device?" dan mengganti password email di hari itu juga.

Tapi, kalau yang login ternyata kalian, emailnya ya dibiarkan saja, tidak usah dibalas.

Akhir kata

Semakin banyaknya layanan berbasis online yang mengandalkan akun Google, memang membuat kita harus lebih hati-hati lagi menjaga akun ini.

Jangan sampai, karena kelalaian kita menggunakannya, malah menyebabkan terbobolnya akun-akun yang lain.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan menyebabkan kerugian yang tidak sebanding.

Be safe !


Sunday, August 30, 2020

Hati-Hati! Jangan Sampai Jadi Buta Gara-Gara HP! Begini Cara Mencegahnya !

Cara ampuh mencegah mata rusak karena HP

Halo gengs, para gamer dan smartphone addict (baca: Pecandu Smartphone) sekalian..

Jaman sekarang, perangkat digital sudah merajalela nih.

Siapa sih yang kemana-mana engga bawa HP ? Pasti bawa dong ya..

Ntar malahan dikira "katrol" lagi.

Nah, dengan perangkat yang kita kantongi itu, berapa lama kalian habiskan untuk sekedar membuka kunci, main game, atau main sosmed perhari ?

Pernah tidak matanya serasa sepet, seperti kurang tidur gitu ?

Atau malah matanya serasa kesedot ? 

Hati-hati lho mas...

hmmmm...

Era Digital dan Degradasi Mata

Kalian tau tidak, waktu yang dihabiskan rata-rata orang pada umumnya untuk bermain game di ponsel itu adalah 3 jam per hari.

Kalau dilakukan nonstop, itu sudah lebih dari batas dua jam yang dapat menyebabkan eye strain atau ketegangan mata.

Nah, eye strain ini ibarat sinyal yang diberikan tubuh untuk memberitahu kita kalau kita sudah "overdosis" ngelihat layar perangkat kita, dengan serangkaian gejala seperti ; 
  • pengelihatan kabur
  • mata merah karena hp
  • mata kering dan/atau gatal
  • sakit kepala
  • leher dan pundak kaku/nyeri
Hayo, yang pernah ngerasain..

Masalah - masalah tersebut akan lebih tinggi kemungkinannya untuk muncul karena ;
  • pencahayaan yang kurang
  • pantulan cahaya luar (refleksi) pada monitor
  • postur badan yang kurang tepat, seperti membungkuk
  • jarak pandang yang tidak direkomendasikan ( < 40 cm)
  • masalah pengelihatan yang belum diobati
Biasanya nih, bagi mereka yang merasakan gejala seperti diatas akan merasa mendingan setelah berhenti menggunakan perangkat digitalnya, baik sekedar beristirahat sebentar, atau menyudahi pekerjaannya di saat itu juga.

Tapi bagi beberapa individu, tidak jarang juga gejala ini tetap berlanjut, 

Nah, pengalaman saya nih, rabun jauh merupakan salah satu kondisi yang istilahnya nempel terus, walau kita sudah beristirahat setelah bekerja atau main di depan layar dalam waktu yang lama.

Untungnya yang saya alami masih tergolong ringan (rambu-rambu dijalan masih kelihatan).

Jika tidak dilakukan tindakan, kondisi ini akan terus memburuk seiring penggunaan perangkat digital kita, atau seiring bertambahnya screentime.

Atau yang lebih menakutkan,..

Penyakit mata progresif yang mengarah ke kebutaan

Rabun jauh saja, jika sudah lebih dari -2, lumayan mengganggu lho.

Tapi ternyata resiko menatap layar monitor terlalu lama tidak hanya sampai di situ.

Ada bahaya yang lebih "menegangkan" yang mengintai kita para pecandu gatget.

Salah satu diantaranya adalah Glaucoma, sebuah kondisi progresif yang dapat mengarah ke kebutaan.

Penyakin ini sendiri merupakan penyakin yang lebih umum ditemukan pada orang lanjut usia, yang terjadi ketika saraf optik mata mengalami kerusakan.

Penyebab dari penyakit ini juga masih belum diketahui secara pasti, namun dalam British Journal of Ophtalmology, Dr. Mayasuki Tatemichi mengemukakan bahwa bekerja dengan komputer dalam jangka waktu yang lama bagi mereka yang memiliki myopia (rabun jauh) kemungkinan besar dapat meningkatkan resiko kelainan bidang visual yang berkaitan dengan glaucoma.

Nah lho..

Memang, selama ini, para Optician (ahli kacamata) mengesampingkan kemungkinan kalau layar monitor ada hubungannya dengan glaucoma yang mengarah pada kebutaan.

Tetapi bagi saya hal ini tentu mesti tetap diwaspadai, mengingat dalam beberapa tahun kedepan, tingkat screen-time kita pasti akan nambah terus seiring rilis game-game mobile yang asik-asik.

Lah, terus gimana dong ?

Seperti yang saya bilang tadi, dengan banyaknya pekerjaan yang bergantung dengan perangkat digital, dan banyaknya kesenangan yang ada pada perangkat itu, rasanya sulit bagi seorang individu untuk tidak terkena rabun jauh.

Minimal kena sedikit lah...

Tapi bukan berarti kita harus meninggalkan teknologi digital sepenuhnya untuk menghindari resiko tersebut lho ya..

Gila!

Tidak juga berarti kita tidak dapat melakukan apa-apa untuk mencegah semua ini.

Saya sempat mencoba beberapa kiat yang dapat dilakukan, ya setidaknya untuk mengurangi tingkat keparahan dari dampak kelamaan menatap monitor, baik itu HP atau komputer.

Dan hasilnya lumayan menggembirakan.

Walau tidak mengobati kondisi minus yang saya miliki secara tuntas, setidaknya ini dapat memperlambat progressnya untuk bertambah parah.

Apa saja tips nya ?

Mari kita simak.

Cara mencegah mata rusak karena HP

Ada banyak cara yang dapat kita kombinasikan sesuai kebutuhan, yang kalau bisa diterapkan seluruhnya akan lebih baik, diantaranya;
  • Jaga jarak layar dengan mata sekurang-kurangnya 40cm, dan siasati huruf yang jadi kecil dengan memperbesar ukuran font ponsel.
  • Hindari kondisi layar yang reflektif, pantulan cahayanya dapat mengganggu pengelihatan.
  • Ikuti aturan 20-20-20, dimana setiap setelah 20 menit menatap layar, tataplah benda yang berjarak 20ft (kurang lebih 6 meter), selama 20 detik
  • Istirahat setelah 2 jam menatap layar, sekurang-kurannya 15 menit.
  • Seringlah berkedip untuk mencegah mata kering.
  • Sesuaikan tingkat kecerahan layar sesuai pencahayaan lingkungan. 
  • Gunakan profil warna yang lebih nyaman, dan gunakan night-light disaat malam.
    Profil warna yang disarankan adalah yang mirip dengan profil night-light, dimana radiasi cahaya biru lebih dikurangi.
  • Bagi pengguna lensa kontak, bisa diganti sementara dengan kacamata untuk mengurangi stress terhadap mata.
  • Jangan paksakan diri untuk tetap menatap layar ketika sudah merasa letih, tidak harus menunggu setelah dua jam baru istirahat.
  • Makan makanan bergizi, terutama yang mengandung vitamin A, kayak wortel (lebih membuat saya merasa aman saja)
  • Kalau ada waktu luang, lakukan aktivitas outdoor, jangan melulu di dalam ruangan saja.
Yah, saya rasa itu semua yang saya lakukan untuk menjaga kesehatan mata saya.

Memang serasa aneh terutama yang menjaga jarak ponsel ke mata. Tapi ini penting untuk mata kalian.

Ya engga harus terus terusan ya, dikondisikan saja.


Oh iya, kalau kalian sudah  merasa ada yang tidak beres, tidak ada salahnya langsung memeriksakan diri ke dokter.

Karena penyakit mata seperti glaucoma tadi umumnya tidak menunjukkan gejala apa-apa selain pengelihatan yang turun perlahan.


Kesimpulannya...

Perkembangan teknologi yang pesat memang memaksa kita untuk menatap layar monitor lebih lama dari biasanya.

Tapi disamping memberikan hal positif, hal ini ternyata menggandeng efek negatif juga.

Ngga kebayang deh nanti 20 tahun mendatang..

Mungkin saja akan ada teknologi baru,  layar yang engga "nyedot" mata dan membuat mata merah, atau juling, atau berdarah-darah.

Layar teknologi baru, yang bikin mata adem dan betah menatapnya berhari-hari.

Tapi sampai itu kejadian, sepertinya kita harus jaga mata kita masing-masing.


Bye !




Powered by Blogger.