Thursday, May 13, 2021
[SUKSES!] Cara Reset Samsung A01 Yang Lupa Pola/PIN/Password
Walaupun Hp jaman sekarang yang katanya sudah canggih-canggih nih, tetapi masih ada saja tuh permasalahan klasik yang mengelilinginya.
Termasuk HP Samsung A01 / Core ini lho.
Nah, masalah-masalah klasik itu ya masih berkutat seputaran salah setting dan konfigurasi, sampai lupa PIN, sandi atau pola lockscreen.
Inilah sebabnya kenapa pilihan untuk reset ponsel ke settingan pabrik selalu ada dan akan tetap ada.
Tapi bagaimana cara reset HP Samsung A01 / Core ini ya ?
Mari kita bahas.
Cara Reset HP Samsung A01
Reset HP Android umumnya ada dua, yaitu melalui menu pengaturan dan menu pada recovery.
Sebetulnya kedua cara ini sama saja, tapi yang membedakan hanyalah seberapa besar akses yang kita miliki saat ingin melakukan reset tersebut.
Nah, ketika kita hanya ingin reset ke pengaturan pabrik karena masalah setting atau bugs, dan kita memiliki akses penuh terhadap perangkat kita, maka meresetnya melalui menu pengaturan merupakan langkah yang paling rasional dan mudah.
Namun beda cerita ketika kita ingin mereset perangkat karena lupa pola / PIN / password, dimana kita sudah tidak memiliki akses masuk ke sistem sama sekali.
Pada situasi ini sangatlah tidak memungkinkan untuk dilakukan reset melalui menu setting.
Wow..
Oke, terlepas dari hal tesebut, mari kita pelajari dulu nih cara reset yang pertama
Yaitu reset hp Samsung A01 melalui menu setting.
Cara reset HP Samsung A01 melalui menu setting
Mereset ponsel merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk membuat ponsel yang salah konfigurasi kembali ke kondisi sedia kala.
Namun, lakukanlah hal ini jika memang diperlukan, karena mereset ponsel ke pengaturan pabrik akan menghapus:
- Akun Google yang terhubung
- Aplikasi yang terinstal
- Sistem dan App data
- Pengaturan aplikasi
Nah, untuk dapat reset dari setting, kita perlu melakukan langkah-langkah berikut:
- Pastikan ponsel dalam keadaan hidup, lalu masuk ke menu Setting.
- Masuk ke menu General Management kemudian temukan Reset
-
Pilih menu Factory Data Reset
langkah-langkah menemukan factory data reset
- Ketuk pilihan Reset, dan masukkan pola/pin/password jika diminta.
-
Pilih Delete All untuk mengkonfirmasi pilihan, lalu ponsel akan
merestart
langkah untuk menghapus data
-
Proses restart akan sedikit lebih lama, setelah itu akan muncul menu setup
perangkat.
- Jika sudah sampai tahap ini, maka selamat!, ponsel Samsung A01 sudah kembali ke pengaturan pabrik
Mudah sekali bukan ?
Tentu mudah, karena seperti yang saya bilang tadi, fitur ini memang disediakan bagi user umum yang mungkin memiliki bugs atau masalah terhadap pengaturan perangkatnya.
Tapi sekali lagi, cara itu kan hanya bisa dilakukan jika kita memiliki akses penuh terhadap ponsel.
Lalu bagaimana jika kita tidak memilik akses tersebut karena lupa pola ?
Tenang dulu.
Jika kita lupa terhadap pola, ada satu cara yang dapat kita lakukan sebelum memutuskan untuk melakukan reset dan kehilangan semua data penting di ponsel kita.
Yaitu melakukan remote unlock
Lakukan Remote Unlock sebelum reset karena lupa pola
Fitur ini merupakan fitur resmi yang disediakan oleh Samsung dan dapat kita akses langsung melalui layanan Samsung Find My Mobile
Remote Unlock ini pantas dicoba bagi kita yang lupa pola pengaman ponsel.
Kenapa demikian ?
Ya karena dengan menggunakan remote unlock, kita bisa bypass lockscreen dan mereset pola / PIN / Password yang terakhir ter setup.
Namun, semua ini hanya dapat dilakukan dengan syarat dimana kita harus memiliki akses terhadap Samsung Account yang terhubung dengan perangkat tersebut.
Nah, untuk dapat melakukan remote unlock, kalian hanya perlu melakukan hal berikut
- Masuk ke halaman Find My Mobile
- Lakukan login terhadap akun Samsung kalian.
- Jika sudah masuk, maka akan ada tampilan seperti dibawah ini. Pilih Unlock
- Akan ada sedikit penjelasan. lalu ketuk tombol Unlock dibawahnya
-
Masukkan password Samsung Account kalian.
proses remote unlock FindMyMobile
- Setelah itu, fitur Remote Unlock akan mencoba mereset pola / sandi ponsel kalian
- Setelah berhasil, maka kalian akan memiliki akses penuh ke perangkat kalian.
Fitur yang sangat berguna.
Tapi apa jadinya jika kalian tidak memiliki akses terhadap Samsung Account ?
Yah, terpaksa kalian harus menempuh jalur hard-reset ponsel lewat Recovery.
Cara reset HP Samsung A01 melalui Recovery
Cara ini merupakan harapan terakhir kita dalam memiliki kembali ponsel kita.
Tapi hal ini bukannya tanpa risiko.
Sama seperti cara yang pertama tadi, kita akan kehilangan berbagai data serta konfigurasi.
Dan kita juga mesti mengingat akun google terakhir yang terhubung dengan perangkat ini, karena kita akan diminta untuk login setelah proses reset ini berhasil.
Yaa, sebuah fitur keamanan yang sedikit merepotkan memang.
Tapi bagaimana caranya resetnya ?
Sangat mudah
Untuk dapat melakukan reset Samsung A01 melalui recovery, kalian hanya harus melakukan hal-hal berikut.
- Pastikan ponsel dalam keadaan mati.
-
Tekan tombol Volume Atas + Tombol Power secara bersamaan selama beberapa detik.
cara untuk masuk mode recovery
- Ketika sudah muncul logo Samsung, lepaskan tombol yang tadi kalian tekan.
-
Tampilan menu recovery akan muncul, pilih Wipe Data / Factory Reset
(Gunakan tombol volume atas dan bawah untuk navigasi, lalu tombol power untuk konfirmasi.) -
Pilih Factory Data Reset
langkah reset melalui recovery samsung a01
- Setelah prosesnya selesai, pilih Reboot System Now
- Jika sudah pada tahap ini, maka selamat!
Nah, segera setelah proses reboot, kalian akan diminta untuk memasukkan akun Google yang terakhir terhubung dengan perangkat ini.
Jika sudah, maka proses reset Samsung A01 telah berhasil dilakukan.
Nah, itu dia beberapa metode yang dapat kalian lakukan demi untuk memperoleh akses kembali terhadap ponsel Samsung A01 milik kalian.
Semoga bermanfaat, dan jika ada saran / pertanyaan, silahkan tuliskan di kolom komentar di bawah yaa..
Monday, February 8, 2021
VPN Android Unlimited & Gratis ? Pakai Cloudflare 1.1.1.1 + WARP Ini Aja !
Banyak tersedia penyedia layanan VPN gratis yang ada.
Ada yang memberikan 10GB perbulan, sampai yang pelit di 500MB perbulan.
Semuanya sama-sama menawarkan keamanan, enkripsi, bahkan kecepatan maksimal.
Dan yang paling penting, bisa buat cara buka blokir website domain yang diblacklist.
Tapi bagaimana kalau saya bilang ada layanan yang Free, Cepat, dan Unlimited, serta dikelola oleh sebuah penyedia yang tersohor dibidang CDN dan keamanan internet ?
Kenalin nih, Cloudflare DNS resolver 1.1.1.1 + WARP
Wow!, tapi apa itu DNS Resolver?
DNS atau Domain Name System merupakan sistem penamaan komputer, layanan, dan sumber daya lainnya yang terhubung dengan internet.
Bingung?
Begini...
Bayangkan jaman sekarang ada internet, tapi anggap saja DNS belum ditemukan
Jika kita ingin berkunjung ke sebuah situs, maka kita harus mengetik alamat IP nya pada address bar di browser.
Misalnya kita ingin berkunjung ke Google.
Maka alamat yang kita ketik itu 172.217.14.206, bukan www.google.com
Wow, ribet ya..
Kemudian, jika kita masukkan DNS Resolver, maka analoginya seperti ini..
Ibarat kata ada sebuah hotel dengan berbagai "domain (nama) situs-situs Web" sebagai tamu yang tinggal di setiap kamar
Reception atau Front Office team adalah DNS resolvernya.
Jadi kalian sebagai user bertanya ke reception, "eh kamarnya pak google.com dimana ?"
Dijawablah sama si reception ini kan, "itu di kamar 172.217.14.206 "
Meluncurlah kalian ke 172.217.14.206.
Ehh, pada akhirnya bisa ketemu sama pak google.com.
Paham kan..?
Nah, sekarang kalian mesti tau siapa sebenarnya pemeran DNS resolver di dunia nyata.
Tidak lain dan tidak bukan, ISP atau provider internet kalian.
Jadi kalau mau berkunjung ke sebuah situs di internet, provider kalianlah yang menerjemahkan alamat website huruf menjadi alamat IP numerik.
Kenyataan pahitnya, walau sekarang transfer konten di internet terenkripsi dengan HTTPS, penyedia internet dan siapapun yang memonitor aktifitas kalian di jagat maya masih dapat melihat situs apa yang kalian buka, dan aplikasi apa yang sedang kalian gunakan.
Tau kan, banyak domain layanan yang di blokir sama ISP di negara ini..
Terus apa hubungannya dengan DNS 1.1.1.1?
Nah, sekarang ada yang namanya Cloudflare dengan produk DNS resolvernya bernama 1.1.1.1
![]() |
| tampilan utama Cloudflare 1.1.1.1 |
Ini dibuat sebagai alternatif untuk DNS resolver milik penyedia layanan internet kalian.
Jadi, ketika kalian mengetik URL di browser dan menekan enter, DNS query akan langsung masuk ke 1.1.1.1, bukan resolver milik ISP atau provider internet kalian.
Alhasil, semua yang di blokir oleh ISP tidak akan berlaku lagi.
Lho, kan sudah ada VPN gratisan..
Kenapa mesti pakai DNS 1.1.1.1 &
WARP?
Nah, walau bukan sepenuhnya VPN, Cloudflare 1.1.1.1 dan WARP memiliki fungsi yang hampir sama bahkan dengan kinerja yang lebih baik daripada VPN gratisan lain di luar sana.
Yang pertama adalah masalah kecepatan dan quota.
VPN gratisan biasanya memberlakukan speed limit dan quota kepada setiap pemakainya.
Tak jarang ketika memakai layanan tersebut, kecepatan internet saya tiba-tiba drop saat streaming video.
Tapi, jika 1.1.1.1 & WARP milik Cloudflare dibandingkan dengan VPN gratisan, kecepatan internet dan quota bukanlah sebuah masalah.
Bisa dibilang Cloudflare ini murah hati.., kan cepat dan unlimited
|
|
perbandingan kecepatan |
Satu problem lagi adalah konsumsi daya batre yang digunakan.
VPN gratis yang umumnya kita temui memiliki timeout, yang akan memaksa perangkat kita untuk melakukan otentikasi dan menyambung lagi dan lagi, tanpa kita ketahui.
Selain daya batre yang terkuras dengan "penuh semangat", perangkat kita akan menjadi lebih panas dari biasanya.
Wuih panas pokoknya!
Nah, untungnya saat menggunakan Cloudflare 1.1.1.1, kedua hal ini tidak saya rasakan.
Bahkan, ketika saya aktifkan empat hari penuh dan sebagian besar saya gunakan untuk streaming dan download video favorit saya.
Jadi ya saya sarankan kalian pertimbangkan untuk pakai ini juga.
Cara pakainya gampang kok, ga perlu setting apa-apa saja
Kalian bisa download di dengan tombol di bawah, dan langsung gass!!
Akhir Kata
Ada banyak memang VPN gratisan yang bisa kalian gunakan untuk bisa browsing secara anonim di internet.
Dan yang paling penting bisa akses website yang diblokir (karena ga semua website yang diblokir itu website esek-esek semua)
Tapi disamping kemampuan VPN tersebut, ternyata kelebihan yang ditawarkan serta dampaknya terhadap ponsel kita mesti diperhitungkan juga.
Jangan sampai pengen enjoey, malah pusing karena download tidak selesai dan HP yang jadi panas.
Udah itu aja, gunakan dengan bijak dan selamat browsing tanpa hambatan ya...
Friday, September 4, 2020
Cara Logout Gmail Android dari Perangkat Lain Dengan Aman
Google Account jaman sekarang ibarat master-key yang dapat mengakses semua layanan online di internet.
Kenapa bisa ?
Padahal saya engga suka dangdut..
Coba kalau dia nakal dan hapus-hapus video..
Atau lebih parah, komen yang engga-engga kemana-mana.
Cara logout gmail Android dari perangkat lain
-
Masuk ke Google Account - Device Activity,
jika tidak langsung mengarah ke daftar perangkat aktif, silahkan cari di bagian Security (keamanan) > scroll ke bawah sampai ketemu Your Device (perangkat anda) > Manage Devices -
Cek daftar perangkat yang aktif, kemudian lihat tanggal berapa login,
apa perangkatnya, dan sistem operasinya
- Jika kalian merasa kalau perangkat tersebut bukan milik pribadi, ya sebaiknya langsung di log-out saja dengan menekan tiga titik dipojokan, kemudian pilih log-out.
-
Jika kalian merasa ada yang janggal, seperti perangkat yang sama
sekali tidak dikenali, sebaiknya pilih "Don't recognize this device?",
kemudian ikuti protokol keamanan yang disarankan
Biasanya sih disuruh ganti sandi. - Nah, sampai disini, prosesnya sudah selesai..
|
| tampilan notifikasi langsung dari google |
Akhir kata
Thursday, June 25, 2020
URGENT ! Ransomware CryCryptor Android Bikin Heboh, Begini Supaya Terhindar !
![]() |
| yang iseng emang niat banget |
![]() |
| tampilan ponsel terinfeksi sumber: ESET |
Tapi gimana caranya supaya terhindar ?
Thursday, May 21, 2020
Cara Mudah dan Aman Mematikan Windows Defender Di Windows 10
Mematikan Windows Defender
Mematikan Windows Defender sementara menggunakan Security Center
-
Tekan tombol Windows pada keyboard, atau pilih menu windows di pojok
kiri bawah monitor kita untuk mengaktifkan Start Menu, kemudian tekan ikon gear
tampilan start menu -
Masuk ke pengaturan keamanan dengan memilih menu Update &
Security
tampilan setting -
Pilih Windows Security dan klik tombol Open Windows Security seperti
pada gambar di bawah
tampilan tab windows setting pada pengaturan -
Akan muncul jendela baru, kemudian pilih menu berlogo "tameng",
lalu menu Manage Setting dibawah Virus & Threat Protection Setting
pilih manage setting dibawah menu virus & threat protection setting -
Setelah itu silahkan kalian matikan pilihan
Real Time Protection
tampilan windows defender real time protection yang mati - Selamat, kalian telah berhasil mematikan windows defender secara sementara.
Mematikan Windows Defender permanen menggunakan Group Policy
Mematikan Tamper Protection
-
Buka Start Menu dan cari
Windows Security.
cari windows security dan pilih menu yang tampil -
Klik Virus & Threat Protection, lalu klik Manage Setting seperti
gambar di bawah.
tampilan virus & threat protection -
Scroll agak kebawah, temukan menu Tamper Protection, lalu
nonaktifkan.
matikan tamper protection
Mematikan Windows Defender di Local Group Policy
-
Buka start menu, dan cari gpedit.msc
mencari gpedit.msc -
Masuk ke
Computer Configuration > Administrative Templates > Windows
Components > Windows Defender Antivirus.
mencari windows defender antivirus -
Klik dobel pada Windows Defender Antivirus, dan cari pilihan
untuk Turn off windows defender antivirus seperti pada gambar di
bawah.
tampilan ketika turn off windows defender telah ditemukan -
Klik dobel pada Turn off Windows Defender Antivirus hingga muncul
tampilan di bawah, kemudian pilih enable dan
klik apply, kemudian Ok.
tampilan setting turn of Windows Defender Antivirus - Restart PC
Saturday, August 19, 2017
Cara Ampuh Lacak dan Lock Smartphone Android yang Hilang
Jaman sekarang smartphone itu udah ibarat teman setia kita bro. Selalu hadir ketika kita membutuhkan, rikala senang ataupun sedih. Ketika lagi asik kumpul atau lagi bengong sendiri...Dari sekarang, kalian akan mampu melacak semua gadget berbasis android kalian yang hilang, bahkan kalian bisa lock dari jarak jauh, menggunakan sistem besutan Google, Android Device Manager. Wuih mantep dah..
Nah, untuk langkah-langkahnya, saya jabarkan seperti di bawah ini.
Temukan lokasi smartphone yang hilang.
Yang perlu kalian lakukan secara bertahap adalah, masuk ke https://www.google.com/android/find abis itu tinggal sign in dengan akun google yang kalian pakai pada smartphone.
![]() |
| tampilan sign in google |
Setelah kalian masuk pada akun google, akan ada pilihan smartphone yang terhubung dengan akun kalian.
Kalian tinggal pilih, mau lacak smartphone yang mana, nanti pilihan selanjutnya akan muncul.
![]() |
| tampilan android device manager: find my device |
Tampilan utama di atas merupakan tampilan standar find my device. Kalian bisa melihat lokasi terkini melalui peta yang disediakan.
Nantinya, setelah smartphone kalian berhasil di deteksi, akan ada ikon yang muncul pada peta tersebut.
Simpel kan?
Tapi bentar dulu, masih ada lagi...
Dengan pilihan yang muncul seperti play sound, lock dan erase, kalian jadi memiliki kontrol terhadap smartphone kalian.
Mainkan Suara
Lock Smartphone
Erase Data
Wednesday, May 24, 2017
Virus di Android ? Penjelasan Ini Akan Membuatmu Sedikit Lebih Tenang!
Virus! Sebuah kata yang lagi ngetrend paska penyebaran program jahat bernama WannaCrypt akhir-akhir ini. Saking hebohnya, banyak instansi yang bertindak preventif untuk mencegah infeksi virus ini pada organisasi mereka. Tidak ketinggalan, orang-orang pun banyak juga yang khawatir kalau smartphone mereka akan ikut-ikutan terjangkit.Lalu sebuah pertanyaan muncul..
Apakah ponsel pintar kita rentan terhadap serangan virus?
Tenang bro, jangan panik. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah edukasi diri kita sendiri.
Apa itu Virus?
Sebenarnya apa sih virus itu? Bentuknya kaya gimana?Merujuk pada istilah PC tradisional, virus merupakan istilah yang digunakan untuk program jahat yang mampu mereplikasi dirinya sendiri pada sebuah sistem. Cara ini dilakukan para hacker untuk menyebarkan deretan kode jahanamnya dan merupakan sebuah mekanisme bertahan dari upaya pembersihan yang dilakukan oleh user.
Tapi apakah pernah ada aplikasi atau program yang dapat mereplikasi dirinya sendiri pada sistem operasi android?
Jawabannya: BELUM PERNAH DITEMUKAN.
Waw, dengan jawaban itu kita dapat simpulkan bahwa tidak ada virus pada sistem operasi android.
Tapi tunggu dulu..
Tidak ada virus bukan berarti smartphone kita terbebas dari ancaman program jahat lainnya?
Lho masih ada toh?
Tentu saja bro, masih ada yang namanya malware yang cukup mengganggu.
Malware??
Malware merupakan jenis program jahat yang digunakan para hacker yang memiliki kemampuan mengontrol smartphone kita demi kepentingan mereka. Program ini mampu mencuri data personal kita, menjualnya, dan juga mengirimkan iklan yang bejibun.Merasa pernah tertimpa iklan yang selalu muncul di smartphone kalian? Sama, saya juga..
Nah, disini pembuat malware akan menggunakan berbagai cara pintar nan jitu yang dapat membuat aplikasinya tersinstal pada smartphone korban, termasuk menyamar menjadi aplikasi resmi atau berpura-pura memunculkan link untuk update sistem operasi yang katanya demi keamanan smartphone kalian. Setelah kalian pilih link itu, eh ternyata zonk, yang ada muncul aplikasi aneh lainnya di homescreen dan iklannya makin tambah banyak, meh!
Aplikasi bajakan yang bertebaran diluar sana juga merupakan hal yang menggiurkan bagi kebanyakan pengguna ponsel pintar, namun ini juga merupakan senjata ampuh yang digunakan oleh para kriminal untuk menyebarkan hasil kerja mereka. Jadi ya hati-hati aja bro.
Cara menghindari diri dari malware
Sebetulnya ada banyak cara untuk membuat smartphone kita bebas dari malware bro. Salah satu yang paling ampuh adalah dengan melakukan tindakan preventif sebelum terkena serangan menjijikkan tersebut.Lagipula, sistem operasi smartphone kita merupakan platform yang relatif aman. Jadi ketika sebuah aplikasi akan dipasang, akan ada jendela yang menampilkan permission request dari aplikasi tersebut. Intinya tidak akan ada akses tersembunyi yang terjadi tanpa sepengetahuan kita sendiri.
Langkah preventif untuk menghindari hal ini adalah dengan mikir-mikir lagi sebelum memasang aplikasi pada smartphone kesayangan kalian. Terlebih lagi kalau aplikasi tersebut didapat bukan dari penyedia resmi seperti Play Store, Samsung Apps, Sony What's New, dan lain sebagainya.
Ngomong-ngomong tentang play store, apakah penyedia tersebut 100% bebas malware?
Sebagian besar pengguna smartphone berbasis android percaya bahwa segala yang mereka download dari play store bebas dari malware. Hal ini benar adanya mengingat google juga melakukan pemindaian secara berkala untuk memastikan playstore bebas dari aplikasi yang mengandung kode jahat.Tapi banyak dari kita juga tidak sadar terhadap adanya aplikasi yang tidak memiliki deretan kode jahat, tapi memiliki maksud yang kurang baik.
Bingung?
Coba kalian perhatikan lagi ketika mendownload aplikasi di play store. Ketika memutuskan untuk memasang aplikasi, kita akan disuguhkan dengan prompt permission request aplikasi tersebut untuk mengakses beberapa fitur pada smartphone. Nah, dari sana kita bisa tau ini aplikasi mau ngapain aja.
Ambil contoh aplikasi Facebook, permission yang dibutuhkan yaitu jelas memerlukan informasi pengguna, kamera untuk ambil foto, storage untuk akses data dan fungsi lainnya yang relevan. Logis kan?
Tapi coba pikir jika ada aplikasi flash light (torch) atau senter yang memerlukan informasi pengguna? Buat apa coba?
Contoh lain jika kalian pernah install Kingroot untuk mendapatkan akses root di ponsel kalian dengan mudah. Aplikasi ini memerlukan akses lokasi, fingerprint device (device id dan imei), dan kamera, apa hubungannya dengan rooting coba?
Parahnya lagi, Kingroot akan menginstall berbagai adware yang membuat iklan-iklan muncul secara subur pada smartphone, termasuk pada lockscreen kalian. Ga cuman di situ, masih ada maksud tersembunyi lainnya bro, termasuk seperti yang dicurigai AVG bahwa kingroot dilaporkan memiliki kemungkinan mengumpulkan data personal penggunanya.
Parahnya, banyak orang yang tidak menghiraukan bagian ini dan langsung terima segala permission request dari aplikasi yang akan di install.
Disini jelas, sebenarnya kita lah yang memiliki kontrol penuh terhadap apa yang akan terjadi terhadap ponsel kesayangan kita bro. Jadi apapun yag terjadi itu juga karena diri kita sendiri.
Tapi kalau kita sudah terlanjur terjangkiti gimana dong?
Tapi berbeda cerita kalau kalian pada kondisi root dan mengizinkan akses root terhadap aplikasi mencurigakan tersebut. Jika sudah begitu tidak ada jaminan bahwa aplikasi itu tidak akan membuat perubahan terhadap sistem. Maka pendekatan yang paling tepat adalah menginstall aplikasi pembersih atau antimalware yang tersedia di play store.
Salah satu yang pernah saya gunakan adalah Malwarebytes antimalware. Aplikasi ini ampuh mendeteksi aplikasi yang memiliki maksud kurang baik dan menghapusnya dengan tuntas. Penggunaannya juga mudah dan tidak ribet, cukup dengan beberapa sentuhan dan biarkan aplikasi yang urus semuanya.
Tetapi, jika setelah melakukan pembersihan tuntas masalah masih ada atau sialnya timbul masalah baru, kalian bisa coba reset smartphone kalian ke pengaturan pabrik atau melakukan flash ulang dengan menghapus file data dan cache. Dengan cara ini dijamin sistem smartphone kalian akan bersih seperti baru.












