Monday, February 15, 2021
Review Samsung TAB S6 Lite: Tab Yang Asik Buat Gambar
Wow, akhirnya kebeli juga ini TAB S6 Lite.
Ga nyangka lho, padalah rencananya mau beli yang TAB A 2019 yang ada S-Pen nya.
Cuman ya entah kenapa, mungkin salesnya yang jago hipnotis, dengan mulutnya yang manis, jadinya saya membeli TAB yang lebih premium,
Jauh melenceng dari rencana awal.
Sebenernya nih ya, saya cuman iseng aja mau nyobain S-Pen nya Samsung, yang sekarang katanya sudah didukung teknologi dari Wacom.
Iya, iseng aja gitu nyoba, siapa tau channel animasi saya di youtube makin naik kualitasnya gara-gara pake tab ini.
Makanya awalnya cari Tab A yang murah gegara S-pen Wacomnya tadi..
Tapi apa daya, namanya rejeki kan ya, dapetnya Tab S6 Lite,
Ga boleh disesali. :)
Impresi pertama mencoba TAB S6 Lite
Hal pertama yang saya kagumi dari tab ini ketika mencoba perangkat yang dipajang adalah built-material body nya, yang saya rasa ini full metal.
Kerasa kokoh gimana gitu..
Agak berat kalau dipegang satu tangan, terkesan berisi.
Ditambah permukaan doff khas barang mewah, jadi terasa banget feel premiumnya.
Katanya sih bobotnya 467 gram dengan ketebalan 7mm,
Entahlah, saya tidak mengukurnya..
|
| Samsung TAB S6 Lite |
Kemudian tengok ke home screen, resolusi layarnya juga cukup tajem.
Ketika saya check spesifikasinya sih katanya resolusi layar ada di 1200 x 2000 pixel dengan 224 dpi.
Dan emang bener..
Layarnya yang 10.4 inch lumayan besar dan dapat menunjang jarak pandang yang lebih dari 40cm ke mata.
Biasa.. saya suka gambar di hp, jadi ya kendalanya di jarak pandang layar ke mata..
Untuk kecerahan dan kontras layar, sudah mantap sih menurut saya
Walaupun bukan AMOLED, tapi ya saya harapkan dengan PLS TFT perangkat ini, saat ngambar mata saya tidak gampang letih lagi.
Nah, untuk speaker saya rasa penempatannya sangat oke.
Dua jempol dah..
Terletak di dua tempat yang berbeda, yaitu kiri dan kanan atas body (ketika pada orientasi lanskap), membuat suara yang dihasilkan perangkat ini terdengar penuh dan seimbang.
Kemudian lirik-lirik ke konektivitas yang lain, ada jack 3.5 mm, USB Type-C, slot SIM, dan MicroSD
Yah, standar lah, tidak banyak yang bisa dibahas.
Saya malah bakalan kaget kalau salah satu dari itu tidak ada..
Terus yang menarik lagi nih, untuk pilihan warnanya..
Saat saya tanya sales yang handle saya waktu itu, katanya ada warna Oxford Gray, Chiffon Pink, dan Angora Blue..
Duh,, penamaan warnanya itu lho..
Coba saya inget-inget lagi, gimana ya warna birunya kucing angora..,
Jadi susah ngebayangin.
Tapi peduli apa lah, biar kata ada warna Labia Pink pun, pasti saya milihnya yang ga norak.
Paling gelap lah pokoknya.
Untuk performa dari Tab ini awalnya saya tidak terlalu ambil pusing.
Pokoknya selama gambar pakai stylus tidak lag, saya mah oke saja.
Kan tujuan utamanya untuk gambar dan animasi frame-by-frame.
Tapi bagi kalian yang penasaran, TAB ini ditenagai oleh chipset Samsung Exynos 9611 yang bisa dibilang tidak terlalu mantap untuk main game..
Masih sekelas Snapdragon 710 lah...
Yang jelas, kalau untuk gaming, saya rasa enggak deh..
Bukan tujuan utama saya juga..
Kemudian, selang beberapa detik buka-buka aplikasi di perangkat yang dipajang, saya cek kapasitas batre dan storage internalnya.
Wow, ternyata pakai batre 7040 Mha, dan storagenya berkapasitas 128 GB
Muat berapa Vokev sequence animasi tuh...
Tentu ada yang varian yang lebih kecil juga..
64 GB gitu..,
Tapi ya untuk kebutuhan
beef multimedia, saya rasa 128GB lebih oke.
Nah, setelah saya puas dengan spesifikasi perangkat ini, langsung saya bilang ke sales tadi, "yaudah, saya mau yang ini, tapi yang bukan angora blue"
Sesampainya dirumah...
Kalian pasti tau saya ngapain..
Biasa lah, orang baru beli perangkat baru kan, perangkatnya langsung di otak-atik.
Dan proses ini tidak bisa diganggu selama beberapa jam, karena saya ingin berduaan bersama TAB S6 saja.
![]() |
| Tampilan setelah dibeliin case + keyboard |
Sampai saat saya mencoba menggambar dengan serius menggunakan stylus ini.
Saya tarik satu garis lurus dengan perlahan..
Dih, kok garisnya tidak smooth ?
Saya ulangi lagi dengan lebih lambat..
Lho, garisnya makin kacau..
Wah wah...
Ternyata, menggambar dengan stylus tidaklah mudah saudara-saudara.
Beda dengan menggambar dengan jempol yang memiliki permukaan lebar, yang mungkin membuat tarikan garis lebih stabill
Stylus Tab S6 Lite ini sangatlah presisi
Sekali narik garis, kalau tangan goyang sedikit, hasilnya akan terlihat.
Belum lagi permukaan display kaca yang licin, aneh aja gitu rasanya dipakai untuk gambar.
Untungnya ujung styus samsung ini terbuat dari semacem karet, jadi ya tidak licin-licin amat.
Tapi untuk sketching, saya tidak ada masalah mas..
Pas buat fine-stroke nya itu lho...aaaahhh
wasu!
Hmmm, saya rasa saya perlu waktu lagi untuk membiasakan diri menggambar di permukaan licin ini.
Nahh,, khusus untuk sketching dan coloring,,,
Wah!!
Saya tidak pernah merasa sebebas ini.
Mungkin akan ada diantara kalian yang bilang.
wah, tetumbenan pakai stylus nih..
Ah, ga peduli lah
Saya tetap ajukan empat jempol untuk stylus Samsung ini!
walau kadang kadang agak meleset beberapa milimeter..
Mungkin karena efek goncangan atau orientasi perangkat yang selalu berubah..
Tapi saya rasa masih bisa di kompensasi.
Harapan kedepannya dengan adanya TAB ini
Sederhana aja sih, saya pengennya menggambar jadi lebih cepat aja.
Ini mengingat animasi-animasi saya sebelumnya memakan waktu yang cukup lama.
Rata-rata saya menyelesaikan 8 menit animasi sekitar 1 bulan penuh.
Saya juga ingin memperbaiki postur badan saat menggambar, karena inilah penyebab terbesar saya males gambar.
Baru aja mau gambar, eh keinget punggung yang nyeri, mata yang buram, perut yang mual..
Ya batal, belum aja mulai
Friday, June 12, 2020
Inilah Alasan Kenapa Saya Tidak Membeli HP Keluaran Terbaru (Belum)
Setiap bulan ada saja ponsel terbaru yang keluar yang menawarkan fitur-fitur terbaru.#1. Budget n Benefit
#2. Ada kecacatan di ponsel lama
Bottomline
Saturday, March 11, 2017
Tips Bijak Membeli Smartphone Tanpa Penyesalan
Halo wahai lewers-lewers sekalian..
Saya bingung mau sebut kalian apa..
Yang saya tau kalian itu keren (karena sudah mengunjungi ngelewa.com)
Banyak teman saya bertanya sama saya bro
Eh, smartphone android yang paling bagus dan kekinian abis itu merk apa ya? Mau beli nih..Bangga sekali mereka menanyakan hal itu. Trus saya bilang aja, Google Pixel 2 bro. Abis itu mereka rata-rata nanya lagi (sesuai rencana bro :D),
Wuih ga pernah denger, pasti mantep tuh, harganya berapaan?PAS!, ibarat tikus nih ya, masuk perangkap jahanam, "Delapan juta lima ratus bro" saya bilang. Mampus lo!
![]() |
| Ga salah denger bro? |
Gimana dong?
Sebenernya bagi kalian yang mau beli smartphone, kalian ga perlu nanya begitu. Yang ada nanti temen kalian nyaranin smartphone yang sama seperti yang dia pake.Liciknya ada beberapa tipe orang yang super-oportunis yang malah nyaranin beli smartphone punya dia (sementara dia beli baru).
Mungkin kalian perlu tau Panduan Terlengkap Cek Smartphone Android Bekas
Nah, kali ini saya mau share tentang hal apa aja yang biasanya saya pribadi pakai pertimbangan membeli smartphone bro. Dimulai dari hal yang paling penting dan mendasar.
Apa Kebutuhan Kalian?
Kalau kalian medsos addict, kalian mungkin perlu smartphone yang tipe umum tapi punya RAM besar dan kamera yang bagus. Mungkin sensor tambahan seperti gyroscope diperlukan untuk orang tipe sosmed ini bro...
![]() |
| Tentukan kebutuhan |
Ini nih yang spesifikasi minimal yang jadi pertimbangan saya biasanya bro:
- Processor minimal dualcore 1GHz (biasanya diikuti oleh GPU yang sesuai)
- RAM minimal 1 GB
- Camera minimal 3MP
- Sensor wajib seperti accelerometer, proximity, magnetometer (compass), gyroscope
- Teknologi layar berpelindung seperti Gorilla Glass (saya orangnya kurang apik)
- Kapasitas penyimpanan internal minimal 4 GB
- Batre Minimal 1500 mAh
Kalau kalian gamer, tentu kalian butuh yang punya spek tinggi dengan layar lebar, sensor lengkap, memory berkapasitas besar, dan kapasitas batre yang tahan lama. Mungkin NVidia-Shield adalah jawabannya, tapi kalian ga akan tau apakah dia jodoh kalian atau bukan sebelum baca tips selanjutnya.
Berapa Budget Kalian?
Kalau saya pribadi pengen beli smartphone itu yang sesuai budget. Jangan sampai kalian pinjem duit sana sini atau kredit cuman buat beli smartphone.![]() |
| Punya duit berapa sih? |
Punya gaji 3 jutaan, beli smartphone yang 8 atau 12 jutaan... ya 3 bulan ga makan bro. Lagian seperti para pakar ekonomi bilang nih...
Kreditlah barang yang sifatnya produktif bagi kalian, jangan barang yang konsumtif.Jadi kalo misalnya kalian kredit hp cuman buat medsos, stalkingin temen, pamer tiada henti, mending jangan bro. Beda cerita kalau misalnya kalian pake smartphone mahal itu untuk jualan barang online, kan menghasilkan tuh, boleh dah dikredit.
Oh iya, kalian yang berkebutuhan gamer yang tadi berencana beli NVidia Shield gimana?, budgetnya berapa?
Sekedar informasi aja Shield itu harganya setelah saya cari-cari sekitar 4,5 jutaan. Ga tau kalau itu berlaku di Indonesia apa kaga bro. Jadi beli? Hehehe
Pertimbangan lainnya adalah brand smartphone jaman sekarang itu memiliki banyak saingan, jadi harganya bersaing juga bro. Banyak kok yang dibawah 3 jutaan, yang spek nya udah bagus. Kalian cuman perlu sabar, cari-cari info yang banyak, trus baca tips selanjutnya. Mantap
Lakukan Research
![]() |
| Mbah-mbah yang serba tau |
Jika ga sesuai budget, eliminasi bro, kalau sesuai langsung catat merk dan serinya. Cuman ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan bro, salah satunya ya terkadang ponsel yang kita cari udah ga dijual lagi di toko-toko HP sekitar kita.
Buatlah List Calon Jodoh
List ini nantinya berisi tentang merk dan type smartphone yang sudah kalian cari-cari infonya dan sudah srek (tentu pas di kebutuhan, dan pas di budget).
Ah, Akhirnya ketemu jodoh...
![]() |
| Impian sebagian orang |
Itu dia tips yang bisa saya share kali ini bro.
Bagi kalian yang punya pengalaman atau tips juga, silahkan share di comment bro :)









