Showing posts with label Photography. Show all posts
Showing posts with label Photography. Show all posts

Tuesday, October 8, 2024

Nyoba Fotografi Dengan Infrared Night Vision Kamera HP Android

Cara Photography Infrared Android Kalian tau tidak, kalau ternyata ponsel lama kita yang tidak terpakai bisa kita gunakan untuk diubah menjadi kamera infra merah lho..

Dan hasilnya tidak tanggung tanggung, foto menjadi lebih artistik dan beda dari hasil jepretan lainnya

Cara Fotografi Inframerah Android
hasil foto deep infrared Redmi 4X filter 940nm

Lebih berasa kayak dunia mimpi lah pokoknya!

Penasaran ?

Mari kita bahas

Sekilas Tentang Infra Merah

Spektral infra merah atau sering juga dikenal sebagai infrared merupakan salah satu bagian dari radiasi elektromagnetik, sama seperti visible light atau cahaya yang kita lihat sehari hari.

Nah, yang membedakan hanyalah panjang gelombang dari keduanya

spektrum infrared disebelah visible light

Cahaya infrared memiliki gelombang yang lebih panjang dari visible light

Karena gelombangnya yang lebih panjang, cahaya ini memiliki karakter tidak dapat dilihat mata telanjang manusia, dan dapat menembus kabut serta beberapa milimeter kedalam kulit kita.

Wow!!

Kenapa Ingin Foto Menggunakan Kamera Infrared ? Dan Kenapa di Android ?

Sebetulnya saya cuman iseng dan sedikit penasaran setelah membaca beberapa artikel yang membahas tentang radiasi elektromagnetik.

Kaget juga ketika disebutkan bahwa cahaya yang kita tahu itu hanyalah sebagian kecil dari radiasi elektromagnetik tersebut.

Lebih tepatnya gelombang dengan panjang antara 380nm - 760nm 

Jadi selama ini kita hanya melihat dunia dengan spektral visible light saja.

Padahal, range spektrum elektromagnetik lebih luas dari itu

Bayangkan saja nih, kita dari kecil terbiasa melihat dunia dengan cahaya yang kita kenal, dan sekarang ada sebuah kesempatan melihat dunia sehari hari dengan jenis cahaya yang berbeda.

Pasti menarik nih..

Akan tetapi...

Sayangnya nih, seperti yang saya katakan tadi, mata manusia hanya mampu merespon panjang gelombang dari 380nm - 760nm saja

Sedangkan Inframerah berada pada range panjang gelombang 760nm - 1400nm (Near Infrared) dan 1400nm - 1mm (Far Infrared)

Alhasil kita tidak dapat menikmati langsung citra yang dihasilkan oleh cahaya ini.

Tapi jangan khawatir

Ternyata sensor CMOS pada kamera hp android memiliki sensitifitas yang lumayan tinggi pada range 760nm - 1000nm

Hanya saja umumnya kita tidak dapat melihat efek dari spektrum tersebut dalam foto dan video yang kita tangkap menggunakan ponsel Android kita.

Karena di dalam modul kamera HP tersebut masih ada yang namanya hot filter  tersemat tepat di depan sensor CMOS 

Jadi, yang masuk ke sensor hanyalah visible light atau cahaya yang kita lihat sehari hari.

Cara Mengubah Kamera Android Menjadi Infrared

Solusinya ya kita perlu mencabut hot filter tersebut.

Jika kita memiliki skill untuk mengganti layar ponsel android kita sendiri, saya berani jamin konversi kamera android ini tidaklah sulit.

Yang perlu ditekankan disini adalah kehati-hatian dalam bertindak.

Ini dikarenakan kita perlu mencabut sebuah filter yang terpasang tepat di depan sensor kamera ponsel kita, yang mana ukurannya itu kecil banget!

Fotografi Infrared Night Vision HP Android
tampilan hot-filter setelah terpisah dari sensor kamera

Dan ketika membongkar modul kamera, kita juga dihadapkan dengan konektor autofocus, yang jika terputus, maka kita akan kehilangan fitur auto fokus kamera kita.

Nah, untuk project kali ini, kita akan paparkan ke dalam beberapa langkah:

1. Membuka Modul Kamera 

Langkah pertama ini membutuhkan ketelitian, sebab kita harus membelah modul menjadi 2 bagian (Bagian sensor dan lensa) dengan mempertimbangkan konektor autofocusnya juga.

Jalur autofocus tersebut akan lebih baik kita tentukan dulu apa mau dibengkokkan saja atau mau di potong sekalian, yang nantinya perlu disolder lagi untuk menyambungnya.

Kalau saya pribadi, saya lebih senang untuk memotongnya dulu, supaya lebih leluasa dalam melepas filter infra merah nantinya.

2. Mencabut Filter Infra Merah

Nah, filter infra merah ini biasanya menempel di depan sensor CMOS.

Bentuknya biasanya persegi panjang, dengan kilau kilau kemerahan.

hot filter kamera Android

Ada juga yang malah menempel di belakang lensa dan berbentuk bundar.

Tergantung model modul kamera di hp Android kita.

Tugas kita sekarang adalah menemukannya, dan mencabutnya dengan sangat hati hati.

Terutama yang menempel didepan sensor.

Ini dikarenakan jika kita kurang hati hati, kita dapat menggores sensor dengan pecahan kaca filter, atau lebih parah, sensor tergores oleh alat congkel kita.

Kalau sudah tergores parah, maka sudah tidak ada gunanya lagi untuk melanjutkan proses.

Step ini dimulai dengan menghangatkan permukaan filter dengan blower, atau dalam kasus saya, hairdryer, supaya permukaan lebih mudah terangkat.

Lalu kemudian kita coba congkel pinggiran filter dengan silet atau material tipis sejenis.

Pada tahapan ini, sering sekali kejadian dimana filter retak dan pecah.

Tapi hal ini tidak terlalu jadi masalah, toh juga tidak di pakai lagi 

Pastikan juga pecahan tersebut tidak menggores permukaan sensor CMOS.

Sedikit tips nih, kita bisa coba mencongkel filter dengan modul yang menghadap ke bawah, alias posisi filter berada di bawah CMOS

Ini dimaksudkan supaya ketika filter pecah, partikel kecil yang tajam tersebut tidak jatuh ke permukaan sensor

3. Membersihkan Permukaan CMOS

Ini merupakan tahapan krusial, dimana kita harus memastikan sensor dalam keadaan bersih tanpa menggoresnya.

Untuk membersihkan permukaan sensor, kita dapat menggunakan blower secara hati-hati.

Sangat tidak disarankan untuk meniup sensor dengan mulut, karena kemungkinan besar sensor akan basah terkena air liur, yang akhirnya akan meninggakan bercak air pada setiap foto yang akan diambil.

Nah, pada tahapan ini juga kita bisa mengetes sensor untuk mengecek tingkat kebersihannya.

Kita bisa hubungkan modul kamera tanpa lensa terpasang ke mainboard ponsel kita (dalam keadaan mati), lalu hidupkan ponsel, dan buka aplikasi kamera.

Jika tampilan display kamera hasilnya rata tanpa debu dan garis garis, maka selamat..

Kita telah berhasil mencabut filter infra merah ponsel kita. 

4. Memasang Lensa, Dan Menghubungkan Kembali Jalur Autofocus

Jika kalian mengikuti saran saya untuk memotong jalur Autofocus, maka sekarang adalah saat dimana kita akan sambung kembali jalur tersebut menggunakan solder dan timah.

Tinggal kita posisikan saja lensa diatas sensor, lalu solder jalur autofocusnya.

Ketika sudah berhasil, kita bisa memastikan lensa terpasang supaya tidak pindah pindah posisi dengan menempelkan selotip di sekeliling modul.

Setelah proses ini usai, kita bisa tes modul kamera tadi dengan kembali menyambungkanya ke mainboard ponsel.

Penting untuk diingat, ketika kita mencabut filter infra merah, ini berarti kita juga menggeser titik fokus lensa.

Maka dari itu sangat diperlukan untuk mengatur titik fokus dengan memutar lensa menggunakan pinset sampai kita menemukan range fokus optimal, dimana kita bisa tetap fokus terhadap objek dekat atau jauh ketika diinginkan.

Nah, sebetulnya pada tahapan ini, kita sudah selesai dalam melakukan konversi kamera.

Tapi konversi kamera normal menjadi kamera Full Spektrum ya

Masih belum Infra merah 

Sabaar...

5. Memasang Filter IR BandPass 

Kamera tipe full spektrum memiliki range sangat luas, mulai dari inframerah, kemudian spektrum visible light, sampai dengan ultraviolet.

Tentu dalam misi kali ini kita tidak memerlukan yang namanya visible light dan ultraviolet.

Jadi solusinya kita harus memasang sesuatu yang hanya memperbolehkan cahaya infra merah masuk ke lensa kamera

Barang jenis ini namanya IR Band Pass Filter.

Filter jenis ini banyak dijual di tokopedia, dengan kisaran harga 200ribuan.

Kalian bisa beli itu untuk hasil yang maksimal.

Ada yang 720nm, 860nm, 940nm

Bebas, boleh beli sesuai selera fotografi kalian.

Semakin tinggi angkanya, semakin bagus kontras foto yang dihasilkan, namun warna foto akan hilang.

Nah, bagi kalian yang hanya iseng ingin coba coba, kalian bisa membuat filter gretongan dengan  polarizer layar lcd yang ditumpuk dua (vertikal dan horizontal)

Asli gess, filter abal abal ini kalau di lihat melalui mata telanjang emang gelap banget

Akan tetapi transparan kalau dilihat melalui kamera infra merah

filter infrared menggunakan polarizer (tengah)

Alternatif lain ya bisa pakai plastik mika yang diwarnai spidol hitam permanent.

Tinggal tempel depan lensa kamera, hasilnya langsung joss!


Nah itu dia tadi pengalaman yang saya bisa bagikan pada tulisan kali ini.

Itung itung memberi fungsi tambahan pada ponsel yang sudah tidak terpakai

Daripada nganggur kan?

Lumayan lah buat tambah tambah foto instagram.. 

Btw, pssst.. ini ada bonus video IR yang saya ambil dulu di tempat kerja..

tembus kabut gengs..🤔

Kalian tau tidak, kalau ternyata ponsel lama kita yang tidak terpakai bisa kita gunakan untuk diubah menjadi kamera infra merah lho.. ...

Tuesday, August 31, 2021

Cara Menaikkan Resolusi Foto Rendah Jadi HD Dengan Mudah

Cara Meningkatkan Resolusi Foto Jadi HD

Resolusi foto yang rendah sering kali membuat kita jengkel, terutama jika kita bermaksud untuk mengedit dan membagikan foto tersebut.

Wajar saja, gambar yang pecah-pecah, tidak tajam, dan cenderung noisy bisa merusak reputasi kita.

Tidak banyak memang yang dapat dilakukan untuk menanggulanginya, apalagi  kita sudah terlanjur kepincut untuk menggunakan foto tersebut.

Tapi ternyata, sekarang ada sebuah solusi untuk permasalahan ini.

Yaitu memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas foto atau gambar tadi

Menaikkan Resolusi Foto

Sering kali resolusi foto dikaitkan dengan kualitas foto secara menyeluruh. 

Semakin tinggi resolusi foto, maka semakin baik kualitas foto tersebut

Tapi ternyata hal ini tidak selalu benar.

Resolusi foto hanyalah jumlah total pixel, yang menentukan banyak sedikitnya pixel tersimpan dalam file foto.

Nah, pixel-pixel itu belum tentu berisi informasi yang berkontribusi terhadap kualitas foto.

Sementara ketika kita berbicara tentang kualitas foto atau gambar, kita berbicara tentang clarity atau "kejernihan foto"

Oleh karena itu, sangat mungkin kita temukan foto yang berukuran lebih dari 13MP yang memiliki kualitas lebih buruk dibanding 8MP 

Untuk mudahnya, coba deh lihat perbandingan gambar dibawah ini.

Gambar 1 memiliki dimensi resolusi 2000x1123 px
Gambar 2 memiliki dimensi resolusi 700x393 px
mencengangkan...

Gambar diatas adalah contoh ekstrim yang membuktikan bahwa semakin besarnya resolusi foto, kualitas gambarnya belum tentu lebih baik.

Tapi, kenapa saya jauh-jauh jelaskan hal tersebut ?

Simpel saudara-saudara, karena pada tutorial kali ini kita akan membahas tentang cara meningkatkan kualitas foto, bukan hanya meningkatkan jumlah pixelnya.

Sehingga hasil yang kita dapat adalah kualitas gambar yang meningkat, bukan hanya ukurannya.

Oke, kita lanjut..

Ngomong-ngomong, saya telah mempersiapkan sebuah foto resolusi rendah yang akan saya gunakan sebagai gambar model dalam tutorial kali ini.

Gambar model
say hello untuk model cantik kita
dimensi: 300x200px (downscaled from original)

Nantinya gambar tersebut akan saya input ke beberapa penyedia layanan memperbesar resolusi foto yang ada di internet.

Nah, Untuk dapat memperbesar resolusi foto, kita hanya perlu melakukan hal berikut;

  1. Siapkan foto yang ingin kita naikkan kualitasnya
  2. Masuk ke website penyedia layanan memperbesar resolusi foto
    untuk daftarnya kita bisa temukan di bawah
  3. Upload foto yang sudah kita siapkan tadi
  4. Pilihlah perbesaran yang ingin kita gunakan, biasanya untuk akun free kita bisa memperbesar hingga 4X
  5. Jika ingin menghilangkan noise, pastikan juga pilihan tersebut aktif (tergantung penyedia)
  6. Klik proses, kemudian tunggu hasil jadinya.

Mudah sekali bukan ?

Tidak ada yang sulit dalam proses ini, tiba-tiba saja foto sudah naik resolusinya.

Untuk website penyedia layanannya, kita bisa pilih salah satu diantara berikut :

1. BigJPG.com

Keunggulan: Tidak ada limit jumlah foto

Layanan ubah resolusi foto ini sudah ada sejak awal isu AI masuk bisnis manipulasi foto.

Dengan teknologi Deep Convolutional Neural Network-nya, BigJPG.com mengklaim mampu menghilangkan noise dan gerigi tepi, yang merupakan gejala umum foto resolusi rendah, sehingga ketika resolusi gambar diangkat, gambar tidak kehilangan kualitas.

Setelah dicoba di gambar target kita, ternyata hasilnya lumayan juga.

Bagian rambut dan fitur wajah memang terlihat lebih crisp.

Perbandingan hasil BigJPG.com
BigJPG.com
4X upscaling, high noise reduction

Selain menaikkan resolusi foto, proses smoothing atau noise reduction juga perlu diberlakukan untuk gambar ini supaya noise yang timbul dari pengangkatan resolusi dapat tersamarkan.

Nah, versi berbayar dari BigJPG tersedia untuk kita, dengan keuntungan proses upscaling yang lebih cepat, serta pembesaran diatas 4X.

2. Deep-Image.ai

Keunggulan : Opsi mempertajam foto

Layaknya BigJPG.com, Deep-Image.ai juga menawarkan layanan menaikkan resolusi foto. 

Bedanya, layanan ini memberlakukan limit jumlah file yang bisa di proses dalam akun free.

Sampai ketika saya menulis artikel ini, ada maksimal 5 file credit yang dapat digunakan secara gratis

Selain bisa menaikkan resolusi foto dan menghilangkan noise, Deep-Image juga menyediakan pilihan sharpening yang bisa kita pilih jika ingin mempertajam foto.

Nah, berikut merupakan perbandingan hasilnya.

Perbandingan hasil Deep-Image.ai
Hasil dari Deep-Image.ai
Sharpening + Noise Reduction 

Jelas sekali nampak peningkatan ketajaman, terutama di bagian tepi subjek.

Detil rambut juga semakin jelas.

Namun sayangnya, untuk gambar dibawah 500px seperti gambar target, proses rekonstruksi foto pada Deep-Image sepertinya kurang maksimal, sehingga menghasilkan fitur wajah yang sedikit terdistorsi (lihat bagian mata)

3. Icons8.com

Keunggulan: Hasil upscale yang natural

Icons9.com merupakan sebuah website penyedia aset grafis, dan berbagai layanan online bermanfaat bagi seorang desainer.  

Salah satu layanan yang populer ialah Photos Smart Upscaler.

Tidak jauh berbeda dengan layanan yang telah disebutkan sebelumnya, fitur utama dari Smart Upscaler ini ialah menaikkan resolusi foto.

Dan ternyata hasil yang dihasilkan relatif lebih baik, walaupun terdapat distorsi, tapi cukup memuaskan.

Perbandingan hasil Icons8.com
Hasil upscaling Icons8.com
Memuaskan walau ekspresi wajah model jadi agak berubah


Icons9.com juga menawarkan model langganan pada layanannya, dan bagi kita yang ingin iseng mencoba, tersedia juga opsi Free Plan dengan limit 3 kali upscale foto gratis.

4. LetsEnhance.io

Keunggulan: Kualitas gambar terbaik dari layanan lainnya

LetsEnhance Adalah sebuah perusahaan startup dari Ukrania yang juga menyediakan layanan peningkatan kualitas foto online.

Teknologi yang digunakan adalah Super-Resolution Machine Learning, dimana Neural Network dilatih dengan jutaan kumpulan sample foto asli, untuk mengembalikan detail foto target sembari menjaga garis dan kontur tetap jelas.

Kedengaran biasa saja memang, tapi mari kita lihat hasilnya

Perbandingan LetsEnhance.io
Hasil dari LetsEnhance.io
(bandingkan detil alis dengan gambar resolusi original)

Wow! sangat mengagumkan!

Hasil dari proses upscaling di layanan ini memiliki kualitas yang menyerupai resolusi original target sebelum di downscale

Sayangnya layanan ini memerlukan kita untuk mendaftar bahkan untuk akun gratisannya, dan kredit yang  diberikan hanyalah 3 foto per free-account.

5. PosterBurner.com

Keunggulan: Gratis

Selain bisnis bikin poster, website ini memiliki layanan photo upscaling yang bernama Poster Burner Super Resolution.

Layanan ini dikatakan bekerja memanfaatkan teknologi AI untuk mengisi pixel seiring diangkatnya dimensi foto.

Dalam dokumentasi resminya juga disebutkan bahwa Super Resolution sangat cocok digunakan pada foto yang memiliki dimensi dibawah 2000x2000px.

Perbandingan hasil Poster-Burner.com
Hasil dari posterburner.com
Cukup baik walau maksimal pembesaran 2X

Sayangnya, hasil dari Poster Burner Super Resolution tidaklah se-spektakuler hasil dari letsenhance.io dan icons8.com yang menunjukkan peningkatan clarity foto.

Pembesaran maksimal juga hanya 2X.

Tapi seperti BigJPG.com, layanan ini pantas dipertimbangkan karena gratis.

6. UpscalePics.com

Keunggulan: Gratis

Ditenagai oleh kekuatan Artificial Inteligence, UpscalePics.com juga bekerja dengan algoritma yang sudah dilatih menggunakan ratusan ribu foto sample. 

Layanan ini dapat memprediksi gambar target dalam resolusi yang lebih tinggi, dengan akurasi yang tinggi pula. 

Jadi selain resolusi foto, detail juga menjadi hal yang cukup diperhatikan.

Perbandingan hasil UpscalePics.com
Hasil dari UpscalePics.com
minim noise, namun kurang tajam

Namun, hasil dari test yang sudah saya lakukan menunjukkan bahwa penambahan detail UpscalePics.com tidak terlalu kentara, walau hasil dari noise removal dan smoothing di bagian tepi cukup baik.

7. Zyro.com

Keunggulan: Sementara tidak ada

Ada satu lagi layanan online gratis yang mengklaim dapat meningkatkan resolusi foto hanya dengan beberapa kali klik. 

Namanya Zyro.com AI Image Upscaler. 

Layanan ini ada sebagai pelengkap dari bisnis utama website Zyro.com

Namun ternyata kualitas yang dihasilkan dari proses upscaling menggunakan layanan ini tidaklah jauh berbeda dengan gambar resolusi rendah dari foto target.

Perbandingan hasil Zyro.com
Hasil zyro.com
ini upscale atau downscale sih?!

Bahkan, karena saya saking penasaran dengan si Zyro.com ini, saya  juga mengetesnya dengan gambar promosi di websitenya, 

Dan hasilnya jauh dari yang dijanjikan, seperti tidak melakukan apa-apa selain mengangkat dimensi foto.

Testing Zyro.com
Ternyata tidak seperti yang diiklankan

Oh iya, disamping hasil yang kurang memuaskan, zyro.com juga membatasi pembesaran resolusi maksimal 2X, sehingga foto yang dihasilkan dari pemrosesan target berdimensi 600x400px. 

Bonus: Preserve Detail dengan Photoshop

Dengan bertambahnya popularitas Artificial Inteligence, ternyata Adobe juga ikut memanfaatkan kemampuan teknologi ini, salah satunya dengan menyematkan fungsi Preserve Detail pada produk terpopulernya, Photoshop

Opsi tersebut berfungsi untuk menjaga detail yang biasanya hilang karena kompresi jpg pada foto yang diperbesar dimensinya.

Dengan memanfaatkan fitur tersebut, kita bisa dengan leluasa memperbesar ukuran foto serta menjaga detail dari foto tersebut.

Perbandingan hasil upscaling dengan Preserve Detail Photoshop
Preserve Detail Photoshop
Lebih baik ketimbang pembesaran Photoshop lama

Nah, bagi yang tidak memiliki koneksi internet, saya rasa Preserve Detail Photoshop merupakan cara terbaik yang dapat dilakukan

Akhir Kata

Itu dia cara meningkatkan resolusi foto rendah menjadi HD yang sangat mudah dilakukan

LetsEnhance.io memiliki hasil yang paling baik, namun layanan ini tidaklah gratis.

Di lain sisi, BigJPG dan UpscalePics merupakan pilihan terbaik bagi kita yang sekedar ingin meningkatkan foto untuk kepentingan non-professional.

Resolusi foto yang rendah sering kali membuat kita jengkel, terutama jika kita bermaksud untuk mengedit dan membagikan foto tersebut. ...

Friday, February 5, 2021

Edit Photo Online Gratis Dengan Photopea, Bisa di Android Juga!

Edit Photo Online Gratis Dengan Photopea

Mengedit foto,.. 

Pasti sudah banyak yang tau tentang proses yang satu ini.

Kalian seorang professional? Suka pakai Photoshop dong ya untuk edit foto ?

Atau malah seorang yang baru akan mencoba belajar edit foto, namun bingung pakai software apa ?

Bagaimana kalau sekarang saya bilang ada alternatif Photoshop (Standar Photo Editor Professional)  yang kemampuannya persis, tapi gratis ?

Dan dapat berjalan di semua sistem operasi..

Ga percaya ?

Kenalin nih, Photopea.com


Sekilas tentang Photopea

Photopea.com merupakan program pengolah gambar raster (bitmap) berbasis web yang gratis, dan bisa digunakan oleh siapa saja, selama memiliki koneksi internet.

Edit Photo Online Gratis Dengan Photopea
tampilan ketika editing menggunakan editor photo online Photopea


Kedengaran asing ya ?

Memang, jika kalian cari di internet dengan kata kunci "edit photo online free" atau "images editor online", kalian tidak akan menemukannya.

Saya juga heran

Kok yang muncul malah editor-editor model HP android, gitu.., yang mana menu-menu dan pilihan tool nya sudah disederhanakan sedemikian rupa.

Padahal, kalau saya nilai pribadi mereka-mereka ini, masih jauh kalah kemampuannya sama photopea.com

Anyway..

Photopea.com merupakan satu-satunya program pengolah gambar yang sangat mirip dengan Photoshop di PC, baik dari segi tampilan dan fungsi.

Lho, bagaimana dengan GIMP?

Beda mas, GIMP itu memiliki "behaviour"  atau "tingkah" yang jauh beda dengan Photoshop.

Emang sih bisa di setting shortcut, tampilan, dll..

Tapi kalau orang biasa pakai Photoshop sekarang dikasi GIMP, pasti bakal bingung..

Photopea tidak begitu...

Nah, jika kita lihat gambar dibawah, Photopea memiliki tools-tools yang percis dengan milik Photoshop di PC atau MAC, walau ada yang posisinya tertukar.

Edit Photo Online Gratis Dengan Photopea
kemiripan toolbox antara Photoshop dan Photopea

Bahkan, shortcut untuk tool tersebut juga dibuat mirip untuk memudahkan mereka yang biasa pakai Photoshop.


Kebutuhan Sistem

Karena merupakan PWA atau Progressive Web App, maka selama sebuah sistem operasi memiliki browser yang mendukung (seperti Google Chrome), program ini bisa berjalan.

Jangan tanya Samsung Tab S6 Lite Android milik saya, karena sama sekali "ngga diduga-duga bisa  LANCAR JAYA !"

Intinya tidak ada kebutuhan sistem minimal yang ditetapkan oleh developer, selama perangkat kita tidak kuno-kuno amat.

Koneksi internet yang diperlukan juga hanya ketika load aplikasi saja di awal, atau ketika gonta-ganti font. Selain itu, kita free untuk menggunakan aplikasinya untuk kebutuhan dasar secara offline.

Saya sendiri pernah coba untuk memutus internet ketika mengedit foto, 

Eehh taunya, masih bisa dipakai buat dan edit project, bahkan sampai export photo!

Setelah diselidiki, ternyata semua aktifitas editing dilakukan sepenuhnya di perangkat kita, bukan melalui web, atau cloud.

Artinya, performa program lebih oke, dan file-file kita aman, tidak ada yang terupload ke server Photopea.

Mantap,, mantap...


Dukungan format file dan Performa Nyata

Nah, sekarang pembahasan untuk urusan untuk format file

Dukungannya buaanyak mas!, 

Lebih dari yang saya butuhkan..

Edit Photo Online Free dengan Photopea
mendukung banyak format, termasuk diantaranya
PSD, JPG, RAW, dam WEBP

Berhubung saya pakai format WebP pada foto atau gambar untuk kebutuhan blogging, saya sangat terbantu sekali dengan adanya aplikasi edit foto online ini.

Kalau di Photoshop mah, saya mesti tambah dukungan file dengan plugin dulu.


Untuk performa, saya tidak akan membahasnya secara detail.

Tapi, secara keseluruhan program ini sangat smooth berjalan, bahkan untuk mengedit gambar resolusi tinggi sekalipun.

Eraser tool, Brush tool, sampai ke filter-filternya seperti Liquify (filter favorit saya) bisa jalan tanpa lag yang signifikan.

Kaget juga ya..

Hanya saja, kalian harus pastikan WebGL aktif untuk performa maksimal

Edit Photo Online Gratis Dengan Photopea
WebGL untuk performa maksimal

Sisanya, tidak perlu otak-atik setting lainnya, sudah bisa langsung digunakan.


Bottomline

Dan pada akhirnya muncul satu pertanyaan..

Sebenernya siapa sih orang gila yang bikin WebApp keren begini sendirian ?

Namanya Ivan Kutskir mas, kelahiran Ukrania yang tinggal di Prague, Republik Ceko.

Bisa dibilang dia sendiri pun tidak menyangka akan membuat WebApp berguna seperti ini.

Awalnya karena iseng, tapi ternyata photo editor onlinenya semakin powerful, dan mendapat banyak respon positif dari penggunanya

Trus kejadian deh.. boom....

Ini baru namanya iseng-iseng berhadiah..


Nah, bagi kalian yang hobi edit foto, saya sarankan coba aplikasi ini..

Langsung aja masuk ke photopea.com, ga pake instal instal lagi lah, 

Jaman udah modern..

Saya jamin, kalian langsung kecanton dan tidak pindah ke lain hati.

Oh iya, saya juga rencananya mau bikin artikel tutorial untuk editing di Photopea

Doakan ya..


Mengedit foto,..  Pasti sudah banyak yang tau tentang proses yang satu ini. Kalian seorang professional? Suka pakai Photoshop don...

Sunday, January 10, 2021

Aplikasi Edit Foto Android Terbaik & Terlengkap 2021, Ada Yang Seperti Photoshop PC Lho!

Aplikasi edit foto Android Terbaik dan Terlengkap yang pernah ada

Dahulu kala, mengedit foto hanya dilakukan oleh orang yang terlibat di dunia desain dan fotografi.

Namun siapa sangka,  ternyata jaman sekarang semua orang juga perlu yang namanya mengedit foto.

Mau di "oplod" ke Instagram lah, Facebook lah.

Bahkan, bagi para Youtuber-youtuber diluar sana, editing foto sangat penting bagi mereka untuk buat thumbnail yang berkualitas.

Tapi apa jadinya kalau kita hanya bermodalkan HP Android ?

Apa bisa ?

Jelas bisa dong ya!

Lalu bagaimana caranya ?

Tenang, karena kali ini saya akan share beberapa aplikasi edit foto Android terbaik dan terlengkap yang pernah ada!

Aplikasi edit foto Android terbaik dan terlengkap

Ada banyak aplikasi pilihan yang dapat kalian coba, namun saya hanya akan bagikan beberapa aplikasi yang terbukti keampuhannya. 

Setiap aplikasi yang saya sebutkan memiliki keunggulan tersendiri, jadi kalian bisa pilih sesuai dengan kebutuhan kalian.

Dan aplikasi-aplikasi ini saya pilih bedasarkan kinerja dan pengalaman penggunaanya.

Maka dari itu, selain work 100%, saya juga lebih mengedepankan aplikasi yang minim iklan.

Baik, berikut merupakan aplikasi edit foto Android terbaik dan juga mujarab:

Snapseed

Keunggulan : Bagus untuk retouch foto advance di HP Android dengan cepat

Snapseed

 
Aplikasi ini merupakan aplikasi yang sekarang dikembangkan oleh Google dan sudah menjadi fenomenal sejak awal kemunculannya.

Kemampuan yang ditawarkan snapseed tidak main-main, walau merupakan aplikasi hp, namun mampu memenuhi hampir semua  kebutuhan para photographer untuk menambahkan sentuhan terakhirnya.

Mulai dari pencahayaan, detail foto, pewarnaan, penambaan caption, serta filter-filter nya yang unik.

Tidak sampai disitu, Snapseed juga mampu melakukan proses pemisahan (masking) terhadap filter yang kalian terapkan.

Ini berkat tool yang bernama "Stacks Brush"

Jadi, jika kalian ingin membuat foto kalian memiliki shallow depth-of-field (itu lho, foto yang backgroundnya blur), kalian dapat menerapkan tool lens-blur, lalu memisahkan background foto dengan menggunakan Stack Brush ini.

Dan ternyata masih banyak lagi yang bisa kalian lakukan dengan tool-tool yang ada di Snapseed ini! 

Adobe Photoshop Mix

Keunggulan : Kemampuan multi layer dan cut-out gambar

Photoshop Mix

Selain tool-tool basic yang juga ada di banyak aplikasi edit foto Android yang lain, Adobe Photoshop Mix telah menambahkan salah satu fitur yang selalu dirindukan oleh para editor foto di PC.

Tidak lain dan tidak bukan; multi layer support dan seleksi foto.

Nah, bagi kalian yang perlu menggabungkan beberapa gambar menjadi satu hasil akhir yang jadi, maka aplikasi inilah yang perlu kalian gunakan.

Adobe Lightroom

Keunggulan : Penyesuaian foto dengan cepat dan lengkap, terutama untuk foto RAW

Lightroom CC


Bagi kalian yang hobby fotografi di ponsel Android, selain memiliki kemampuan mengambil foto dengan format RAW, Adobe Lightroom merupakan aplikasi yang wajib kalian miliki.

Pasalnya, aplikasi ini merupakan aplikasi terbaik dalam menangani foto RAW, yang kalau dibandingkan dengan yang lain, performa aplikasi ini jauh lebih unggul.

Banyak yang bisa kalian lakukan dalam menciptakan foto spektakuler di HP Android, salah satunya menyeimbangkan highlight dan shadow, recovery detail foto, meminimalisir kabut (dehaze), dan masih banyak lagi.    

Prisma

Keunggulan : Membuat foto menjadi artistik dengan mudah dan cepat

Prisma


Saya rasa belum ada aplikasi yang mampu menandingi kemampuan Prisma dalam mengubah foto menjadi gambar artistik dalam beberapa kali usap.

Kalian pasti akan setuju dengan saya

Prisma ini dibacking oleh teknologi Neural Network yang canggih, jadi tidak heran kalau semua serba otomatis di aplikasi ini.

Yang perlu kita lakukan hanya geser slider untuk menyesuaikan intensitas dan style dari filter yang kita gunakan.

LiveCollage

Keunggulan : Membuat kolase dengan mudah dan cepat.

LiveCollage

Dewasa ini, tidak jarang juga kita harus mengumpulkan foto dan membuat kolase, apapun tujuannya.

Nah, sekarang ini sudah ada aplikasi Android yang memang baik untuk membuat kolase itu, namanya LiveCollage: Collage maker.

Kalau dulu, membuat kolase di PC memakan waktu yang tidak sedikit, dimulai dari membuat layout,  penyesuaian foto secara individu, sampai akhirnya jadi.

Dengan LiveCollage ini, dijamin, waktu yang kalian habiskan hanya untuk memilih style yang tepat untuk kalian.

Over

Keunggulan : Pilihan text style yang banyak untuk caption foto yang memukau.

Over

Banyak aplikasi photo editor di Android yang menawarkan fitur penambahan text, namun tidak banyak gaya tulisan yang ditawarkan.

Berbeda dengan Over,..

Aplikasi ini menawarkan berbagai style text dengan kebebasan penerapannya, sehingga kalian lebih bisa berekspresi sesuka kalian.

Dengan disematkannya pilihan untuk mengambil gambar stock image dari Pixabay, rasanya waktu yang kalian gunakan menyelesaikan project kalian akan semakin cepat.

Pokoknya mantap ! 

Canva

Keunggulan : Baik untuk membuat foto brand dan promosi secara cepat

Canva

Jika kalian terlibat di dunia marketing, tidak jarang kalian harus membuat poster-poster dan pamflet digital yang memukau untuk promosi produk.

Nah, dengan adanya Canva, proses membuat poster dan pamflet digital tidak pernah secepat semudah sekarang ini.

Belum lagi dengan stock image yang ditawarkan, yang walau sebagian dari image tersebut tidak free, tapi masih banyak lagi pilihan yang free dengan kualitas yang oke.

Motionleap (Pixaloop)

Keunggulan : Mengubah foto menjadi gambar bergerak

Motionleap



Ada satu lagi yang unik nih, namanya Motionleap.

Aplikasi ini memiliki kemampuan utama untuk mengubah foto statis kalian menjadi lebih dinamis dengan menggerakkan beberapa elemen pada foto kalian.

Misalnya nih, kalian ingin membuat rambut menjadi terurai sedemikian indahnya..

Atau, saat kalian berfoto di pantai, kalian ingin membuat laut dan awan menjadi lebih "hidup"

Dengan Motionleap, hal tersebut merupakan hal yang kecil.

Tinggal kalian atur arah gerakan dan beberapa parameter elemen pada foto kalian, trus tinggal simpan sebagai foto atau gif, selesai deh..

Photopea.com

Keunggulan : Editing foto dengan kemampuan seperti Photoshop di PC

Photopea.com

Yang terakhir dan merupakan editor favorit saya.

Photopea.com ini sebetulnya bukan aplikasi Android lho, melainkan sebuah aplikasi berbasis web yang bisa kalian buka di semua browser modern sekarang ini.

Tidak ketinggalan juga di Android!

Kemampuan yang ditawarkan juga sangat advance, fitur-fitur dan tampilannya mirip Adobe Photoshop di PC.

Pokoknya, kalau kalian sering pakai Photoshop, kemudian pindah pakai Photopea.com ini, saya jamin kalian tidak akan bingung.

Namun sayangnya, aplikasi ini tidak begitu ampuh jika digunakan di smartphone dengan layar kecil, karena banyak menu di toolbox yang akan terhalang.

Nah, jika kalian merupakan pengguna Tablet, saya rasa ini tidak akan menjadi masalah.

PS: Eh, foto header artikel ini saya buat di Photopea.com lho, pakai Tab S6 Lite 😁



Nah itu dia beberapa pilihan aplikasi edit foto Android terbaik dan terlengkap yang pernah ada!

Kalau kalian tanya aplikasi photo editing apa saja yang ada di hp saya, ya saya hanya pakai Snapseed dan Photoshop Mix saja.

Lightroom sudah lama saya uninstall, karena sekarang saya jarang ambil gambar RAW.

Tapi, untuk di Tab S6 lite, saya hanya sisakan Snapseed saja.

Sisanya saya serahkan ke Photopea.com.

Kalian mungkin akan beda..

Kalau ada masukan atau pertanyaan, silahkan komen di bawah ya 👍👍

Dahulu kala, mengedit foto hanya dilakukan oleh orang yang terlibat di dunia desain dan fotografi. Namun siapa sangka, ...

Friday, May 8, 2020

Apa Itu HDR di Kamera Smartphone ? Kapan Harus Dimatikan?

Apa itu HDR
Bagi yang suka bolak balik buka aplikasi kamera di smartphone, pasti tidak asing dengan yang namanya HDR.

Terlebih, dengan diaktifkanya fitur ini, tidak sedikit dari kita yang merasa bahwa fotonya jadi asik.
 
Faktanya fitur ini memang banyak yang pakai, sadar atau tidak sadar ya..

Tapi mungkin banyak yang masih belum tau.

Apa itu HDR, dan Apa Fungsinya ?

Dalam dunia fotografi HDR itu adalah sebuah kondisi dimana foto memiliki jangkauan dinamis yang tinggi.

Hah ? Jangkauan dinamis ?

Jangkauan dinamis dalam fotografi, kasarnya merupakan jangkauan titik tergelap  (shadow) dan titik terang (highlight) dalam sebuah foto.

Tidak terbayang? tidak apa-apa, saya pun dulu begitu, susah untuk mengerti apa itu HDR.

Tapi coba bayangkan, ketika kita mengambil foto sebuah pemandangan, 

Kemudian bayangkan kalian memusatkan fokus  ke area shadow atau area gelap yang memiliki pencahayaan paling sedikit di bingkai layar kamera kalian, misalkan saja pepohonan.

Nah, otomatis area itu akan menjadi fokus, dan yang awalnya gelap jadi sedikit lebih terang di kamera smartphone kalian, sehingga detil batang dan dedaunannya terlihat.

Tentu saja ini diikuti oleh area highlight yang memiliki eksposur cahaya lebih tinggi, seperti bagian langitnya misalnya.

Hasilnya, bagian langit yang tertangkap kamera akan menjadi putih bersih tanpa detil sedikitpun, atau istilahnya wash-out.

detil pohon menyebabkan langit overexposure
Detil pohon menyebabkan langit yang wash-out


Nah, foto yang HDR tidak seperti itu.

Foto HDR memiliki detil langit, awan sampai ke bagian shadow seperti ada apa di bawah pohon, detil gunung, semua tertangkap dengan baik dalam satu frame foto.

Mirip dengan apa yang biasa kita lihat dengan mata kepala kita sendiri secara langsung. 

Detil langit tidak hilang walau fokus pada pohon
Detil langit dan pohon masih tertangkap
 

Intinya HDR ini membuat foto yang kita ambil memiliki kontras pencahayaan yang seimbang, antara shadow, dan highlight.

Sampai disana paham ya.


Lalu sihir apa yang digunakan smartphone selama ini untuk dapat HDR ?


Sebenarnya ada dua metode secara umum untuk mendapatkan HDR ini dalam sebuah foto, yaitu menggunakan filter ND Gradual, dimana sebuah filter spesial diletakkan di depan sensor kamera ketika mengambil gambar, dan yang kedua yaitu Pencitraan Digital.

GND Filter untuk mendapat HDR
Filter GND dipegang di bagian kiri, menunjukkan perbedaan jangkauan dinamis
kiri: detil awan tertangkap jelas, kanan: detil awan hilang


Nah, kita fokus ke pencitraan digital mas, karena ini yang digunakan oleh semua smartphone masa kini.

Digital imaging disini sebenarnya sangat luas. 

Selama teknik menghasilkan foto melibatkan algoritma perangkat lunak, teknik tersebut masuk kedalam metode Pencitraan digital.

Kebetulan, yang biasa kita gunakan di smartphone modern masa kini menggunakan teknik bernama Tone Mapping.

Local tone mapping menggabungkan beberapa gambar
Gambaran hasil proses HDR dengan teknik tone mapping


Teknik ini menghasilkan foto dengan mengambil beberapa foto dengan objek yang sama, namun dengan exposure yang berbeda disetiap shot nya, 

Kemudian melalui proses yang terjadi secara otomatis dibelakang layar, algoritma aplikasi kamera kita akan menggabungkan semua gambar tersebut hingga didapat hasil akhir yang memuaskan.

Sehingga semua detil tertangkap, baik detil di bagian tembok (shadow) yang didapat dari foto paling terang, tanpa membuat jendela (highlight) menjadi bocor-bocor.

Oke, lalu apa pentingnya tau hal ini?

Dengan kita tau cara kerja HDR ini, kita jadi tau kapan saja waktu terbaik menggunakan mode ini, kapan tidak boleh,

Kapan disarankan menggunakan HDR

1. Ketika memotret pemandangan 

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, pemandangan cenderung memiliki kontras yang tinggi yang menyebabkan daratan yang difoto akan gelap ketika kita mencoba fokus ke detil langit. 

Dengan mengaktifkan fitur HDR, kita dapat membuat daratan lebih cerah tanpa membuat langit terekspos berlebih.

2. Ketika memotret portrait dengan backlight

Bagi kalian yang hobby foto-foto outdoor, ini merupakan kabar gembira. 

Sama seperti konsep nomor 1, HDR sangat membantu dalam menangkap detil subjek walau memiliki kontras yang sangat tinggi.

Hal yang sama juga berlaku ketika kita mengambil foto indoor dengan keadaan jendela atau pintu yang terbuka seperti contoh gambar tone mapping diatas.

Jendela atau pintu tersebut menjadi sumber cahaya yang menyebabkan overexposure.

3. Memotret dalam keadaan minim cahaya

Nah, saat memotret dengan keadaan minim cahaya, kita juga disarankan untuk menyalakan fitur HDR lho manteman.

Ini dikarenakan oleh  fakta bahwa umumnya pada saat gelap atau malam hari, biasanya ada sumber cahaya, baik berupa lampu atau yang lainnya yang sekali lagi dapat menyebabkan beberapa masalah pada hasil foto.

Kapan disarankan mematikan HDR

1. Ketika memang sengaja membuat foto artistik dengan rasio kontras tinggi.

Semua menjadi lain jika kita memiliki tujuan yang beda. 

Ketika memang sengaja membuat foto dengan rasio kontras tinggi, seperti misalnya membuat foto siluet, atau portrait yang ingin menonjolkan subjek, sebaiknya HDR dimatikan saja, karena kalau tidak, HDR yang akan mematikan tujuan utama kalian.

2. Ketika memotret subjek bergerak

Jadi, oleh karena HDR pada kamera smartphone memerlukan waktu untuk menangkap sejumlah foto seperti yang dijelaskan di atas, hasil foto HDR akan menjadi sedikit blur dan tidak konsisten ketika mengambil subjek bergerak. 

Ini dikarenakan subjek bergerak menyebabkan serangkaian foto bahan tone mapping tidak sama satu sama lain, jadi kemungkinan akan timbul ghosting atau trailing.



Nah, itu dia penjelasan tentang apa itu HDR di kamera hp beserta kapan saat yang tepat untuk menggunakannya.

Saya rasa kepala kalian pasti penuh dengan pertanyaan

Jangan sungkan untuk di luapkan di kolom komentar ya !
Bagi yang suka bolak balik buka aplikasi kamera di smartphone, pasti tidak asing dengan yang namanya HDR. Terlebih, dengan diaktifkanya fi...

Thursday, October 12, 2017

Smartphone Dengan Dual-Camera? Apa Untungnya?

Perkembangan smartphone masa kini telah sampai pada saat dimana ada dua kamera yang terpasang beriringan. Kamera ini katanya bakal jadi inovasi baru, dimana akan membuat fotografi smartphone selangkah lebih maju.

Tapi, ketika satu kamera sudah bisa digunakan untuk mengambil foto maupun video, banyak orang menjadi penasaran dengan fungsi kamera yang satunya lagi. Ga salah bro, saya pun heran ketika pertama kali mendengar fitur baru tersebut.

Lalu apa keuntungannya dengan menambah kamera tambahan?


Apa sih yang membuat perusahaan terkenal memutuskan untuk menaruh 2 kamera berdekatan, padahal hanya dengan 1 kamera saja kita sudah bisa mengambil foto dengan mudahnya.

Dual Camera Smartphone: Sebuah Ide Kamera Poket Masa Depan

Dual camera pada smartphone masa kini ternyata membuka berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan terhadap kamera pada smartphone. Kemungkinan-kemungkinan itu disebut-sebut dapat mensimulasikan beberapa hasil yang biasanya dicapai dengan kamera DSLR tanpa harus mengubah bentuk smartphone menjadi sebesar kamera DSLR. Nah, dengan ukuran yang kecil dan fitur yang ditawarkan kamera DSLR, tentunya akan menjadi sebuah tawaran yang lebih bagi para pecinta fotografi smartphone.

Tapi kemungkinan apa aja yang bisa terjadi akibat kamera tambahan pada smartphone?

Berikut ulasannya dari berbagai sumber..

Bokeh Effect

Depth of Field effect, atau biasa dikenal dengan blurred background effect yang biasa kita lihat hasilnya pada kamera DSLR sangatlah artistik dan membuat subject foto menjadi pop-out. Efek ini dapat dicapai secara natural dengan ukuran lensa dan aperture lebih besar yang ada pada kamera DSLR itu sendiri.

Namun, pada smartphone dengan satu kamera, hal ini sangatlah tidak mungkin di capai, mengingat lensa yang terlalu kecil serta sensor dan aperture pada kamera smartphone memiliki ukuran yang fixed.

Stereo Bokeh Effect
(sumber gambar: phonearena.com)
Nah, dengan fakta tersebut maka jalan satu-satunya adalah membuat simulasi dengan memanfaatkan citra yang dihasilkan oleh kedua kamera tersebut, yang uniknya disini meniru cara kerja mata kita dalam melihat sebuah objek, beda dengan hasil DSLR yang hanya mengandalkan 1 lensa.


Hasil tangkapan lebih detil dan minim noise

Masalah yang sering dihadapi oleh kamera smartphone pada umumnya adalah kemampuannya dalam menangkap gambar pada kondisi minim cahaya. Hal ini sebenarnya dapat diakali dengan memanfaatkan flash-light terpasang di setiap smartphone saat ini. Apalagi dengan kehadiran Camera API 2 yang diperkenalkan di Android Lolipop, shutter speed dapat disetting manual. Dijamin foto yang dihasilkan tidak akan gerimis.

Namun dengan munculnya konsep dual camera, hal ini akan lebih mudah dicapai..

Low-Light mode yang lebih detail berkat Fusion Imaging
(sumber gambar: image-sensor-world.blogspot.com)
Dengan memanfaatkan lensa tambahan untuk menangkap detil dan lensa satunya untuk menangkap citra dengan warna kemudian digabungkan dan diproses sedemikian rupa akan memungkinkan untuk meminimalisir noise ketika proses tersebut terjadi.

High Dynamic Range yang lebih mudah dicapai

Ketika kita ingin menangkap gambar dengan mode HDR, biasanya smartphone akan mengambil 2 kali gambar yang sama secara berurutan dengan konfigurasi exposure yang berbeda. Hal ini memungkinkan kita untuk menghasilkan gambar yang baik bahkan dalam kondisi pencahayaan atau kontras yang tinggi.

Namun, dalam prakteknya, jika pada saat pengambilan gambar HDR ini tangan kita agak goyang, maka akan menimbulkan blur yang membuat foto kita tidak sesuai harapan.

High Dynamic Range dalam sekali jepret
(sumber gambar: slashgear.com)

Tapi semua akan berubah ketika ada kamera tambahan yang mampu mengambil gambar secara bersamaan dengan kamera utamanya. Mengambil gambar HDR yang sempurna, sekarang bisa dicapai dengan  satu kali jepretan.

Simulasi Optical Zoom

Pada smartphone dengan satu kamera utama, kita tidak bisa mengambil gambar dengan kondisi terzoom tanpa mengurangi kualitas gambar tersebut. Hal ini dikarenakan ketika kita melakukan zoom,  sebenarnya yang terjadi adalah digital zoom (magnification) atau memperbesar gambar yang ditangkap.


Ini berarti, gambar yang dihasilkan akan mengalami pengurangan resolusi yang mana akan membuat gambar menjadi pecah-pecah.

Perbandingan 6x zoom iPhone 7 plus vs Galaxy S7 Edge
(sumber gambar: ubergizmo)

Namun untuk mendapatkan kemampuan optical zoom seperti kamera DSLR, kamera smartphone membutuhkan ruang extra untuk menggerakkan lensa, yang berarti smartphone menjadi extra tebal.

Ketika sebuah vendor menyematkan kamera extra dengan focal length yang berbeda, optical zoom dapat disimulasikan. Hal ini dapat dicapai jika vendor smartphone menyematkan satu lensa telephoto dan lensa wide-angle pada kamera lainnya.

Wide Angle Photography

Ketika vendor memutuskan untuk memasang lensa wide pada kamera tambahan, ini berarti kita bisa bertukar mode foto dari lensa yang lebih sempit ke mode sudut pandang yang lebih lebar semau kita..

Perbedaan Lensa Wide dan Lensa Telephoto yang lebih sempit
(sumber gambar: iphonephotographyschool.com)


Jujur, ini merupakan salah satu yang paling saya tunggu-tunggu, karena saya adalah salah satu orang yang bakal sering memakainya.

Fitur ini sangatlah menarik karena hanya akan bisa dicapai di tingkat hardware alias tidak akan ada yang bisa membuat simulasinya.

Bottomline

Nah, itu dia beberapa kemungkinan yang akan terjadi pada dunia forografi smartphone, dan mungkin akan muncul banyak lagi yang lainnya. Terlepas dari pro kontra fitur yang akan terjadi, saya sih tertarik ingin melihat kedepannya bakal jadi gimana. 

Nah, gimana menurut kalian? 

Kalian bisa share pendapat kalian melalui kolom komentar.

Perkembangan smartphone masa kini telah sampai pada saat dimana ada dua kamera yang terpasang beriringan. Kamera ini katanya bakal jadi in...