Tuesday, October 8, 2024
Nyoba Fotografi Dengan Infrared Night Vision Kamera HP Android
Kalian tau tidak, kalau ternyata ponsel lama kita yang tidak terpakai bisa
kita gunakan untuk diubah menjadi kamera infra merah lho..
Dan hasilnya tidak tanggung tanggung, foto menjadi lebih artistik dan beda dari hasil jepretan lainnya
![]() |
| hasil foto deep infrared Redmi 4X filter 940nm |
Lebih berasa kayak dunia mimpi lah pokoknya!
Penasaran ?
Mari kita bahas
Sekilas Tentang Infra Merah
Spektral infra merah atau sering juga dikenal sebagai infrared merupakan salah satu bagian dari radiasi elektromagnetik, sama seperti visible light atau cahaya yang kita lihat sehari hari.
Nah, yang membedakan hanyalah panjang gelombang dari keduanya
|
| spektrum infrared disebelah visible light |
Cahaya infrared memiliki gelombang yang lebih panjang dari visible light
Karena gelombangnya yang lebih panjang, cahaya ini memiliki karakter tidak dapat dilihat mata telanjang manusia, dan dapat menembus kabut serta beberapa milimeter kedalam kulit kita.
Wow!!
Kenapa Ingin Foto Menggunakan Kamera Infrared ? Dan Kenapa di Android ?
Sebetulnya saya cuman iseng dan sedikit penasaran setelah membaca beberapa
artikel yang membahas tentang radiasi elektromagnetik.
Kaget juga ketika disebutkan bahwa cahaya yang kita tahu itu hanyalah sebagian kecil dari radiasi elektromagnetik tersebut.
Lebih tepatnya gelombang dengan panjang antara 380nm - 760nm
Jadi selama ini kita hanya melihat dunia dengan spektral visible light saja.
Padahal, range spektrum elektromagnetik lebih luas dari itu
Bayangkan saja nih, kita dari kecil terbiasa melihat dunia dengan cahaya yang kita kenal, dan sekarang ada sebuah kesempatan melihat dunia sehari hari dengan jenis cahaya yang berbeda.
Pasti menarik nih..
Akan tetapi...
Sayangnya nih, seperti yang saya katakan tadi, mata manusia hanya mampu merespon panjang gelombang dari 380nm - 760nm saja
Sedangkan Inframerah berada pada range panjang gelombang 760nm - 1400nm (Near Infrared) dan 1400nm - 1mm (Far Infrared)
Alhasil kita tidak dapat menikmati langsung citra yang dihasilkan oleh cahaya ini.
Tapi jangan khawatir
Ternyata sensor CMOS pada kamera hp android memiliki sensitifitas yang lumayan tinggi pada range 760nm - 1000nm
Hanya saja umumnya kita tidak dapat melihat efek dari spektrum tersebut dalam foto dan video yang kita tangkap menggunakan ponsel Android kita.
Karena di dalam modul kamera HP tersebut masih ada yang namanya hot filter tersemat tepat di depan sensor CMOS
Jadi, yang masuk ke sensor hanyalah visible light atau cahaya yang kita lihat sehari hari.
Cara Mengubah Kamera Android Menjadi Infrared
Solusinya ya kita perlu mencabut hot filter tersebut.
Jika kita memiliki skill untuk mengganti layar ponsel android kita sendiri, saya berani jamin konversi kamera android ini tidaklah sulit.
Yang perlu ditekankan disini adalah kehati-hatian dalam bertindak.
Ini dikarenakan kita perlu mencabut sebuah filter yang terpasang tepat di depan sensor kamera ponsel kita, yang mana ukurannya itu kecil banget!
|
| tampilan hot-filter setelah terpisah dari sensor kamera |
Dan ketika membongkar modul kamera, kita juga dihadapkan dengan konektor autofocus, yang jika terputus, maka kita akan kehilangan fitur auto fokus kamera kita.
Nah, untuk project kali ini, kita akan paparkan ke dalam beberapa langkah:
1. Membuka Modul Kamera
Langkah pertama ini membutuhkan ketelitian, sebab kita harus membelah modul menjadi 2 bagian (Bagian sensor dan lensa) dengan mempertimbangkan konektor autofocusnya juga.
Jalur autofocus tersebut akan lebih baik kita tentukan dulu apa mau dibengkokkan saja atau mau di potong sekalian, yang nantinya perlu disolder lagi untuk menyambungnya.
Kalau saya pribadi, saya lebih senang untuk memotongnya dulu, supaya lebih leluasa dalam melepas filter infra merah nantinya.
2. Mencabut Filter Infra Merah
Nah, filter infra merah ini biasanya menempel di depan sensor CMOS.
Bentuknya biasanya persegi panjang, dengan kilau kilau kemerahan.
|
| hot filter kamera Android |
Ada juga yang malah menempel di belakang lensa dan berbentuk bundar.
Tergantung model modul kamera di hp Android kita.
Tugas kita sekarang adalah menemukannya, dan mencabutnya dengan sangat hati hati.
Terutama yang menempel didepan sensor.
Ini dikarenakan jika kita kurang hati hati, kita dapat menggores sensor dengan pecahan kaca filter, atau lebih parah, sensor tergores oleh alat congkel kita.
Kalau sudah tergores parah, maka sudah tidak ada gunanya lagi untuk melanjutkan proses.
Step ini dimulai dengan menghangatkan permukaan filter dengan blower, atau dalam kasus saya, hairdryer, supaya permukaan lebih mudah terangkat.
Lalu kemudian kita coba congkel pinggiran filter dengan silet atau material tipis sejenis.
Pada tahapan ini, sering sekali kejadian dimana filter retak dan pecah.
Tapi hal ini tidak terlalu jadi masalah, toh juga tidak di pakai lagi
Pastikan juga pecahan tersebut tidak menggores permukaan sensor CMOS.
Sedikit tips nih, kita bisa coba mencongkel filter dengan modul yang menghadap ke bawah, alias posisi filter berada di bawah CMOS
Ini dimaksudkan supaya ketika filter pecah, partikel kecil yang tajam tersebut tidak jatuh ke permukaan sensor
3. Membersihkan Permukaan CMOS
Ini merupakan tahapan krusial, dimana kita harus memastikan sensor dalam keadaan bersih tanpa menggoresnya.
Untuk membersihkan permukaan sensor, kita dapat menggunakan blower secara hati-hati.
Sangat tidak disarankan untuk meniup sensor dengan mulut, karena kemungkinan besar sensor akan basah terkena air liur, yang akhirnya akan meninggakan bercak air pada setiap foto yang akan diambil.
Nah, pada tahapan ini juga kita bisa mengetes sensor untuk mengecek tingkat kebersihannya.
Kita bisa hubungkan modul kamera tanpa lensa terpasang ke mainboard ponsel kita (dalam keadaan mati), lalu hidupkan ponsel, dan buka aplikasi kamera.
Jika tampilan display kamera hasilnya rata tanpa debu dan garis garis, maka selamat..
Kita telah berhasil mencabut filter infra merah ponsel kita.
4. Memasang Lensa, Dan Menghubungkan Kembali Jalur Autofocus
Jika kalian mengikuti saran saya untuk memotong jalur Autofocus, maka sekarang adalah saat dimana kita akan sambung kembali jalur tersebut menggunakan solder dan timah.
Tinggal kita posisikan saja lensa diatas sensor, lalu solder jalur autofocusnya.
Ketika sudah berhasil, kita bisa memastikan lensa terpasang supaya tidak pindah pindah posisi dengan menempelkan selotip di sekeliling modul.
Setelah proses ini usai, kita bisa tes modul kamera tadi dengan kembali menyambungkanya ke mainboard ponsel.
Penting untuk diingat, ketika kita mencabut filter infra merah, ini berarti kita juga menggeser titik fokus lensa.
Maka dari itu sangat diperlukan untuk mengatur titik fokus dengan memutar lensa menggunakan pinset sampai kita menemukan range fokus optimal, dimana kita bisa tetap fokus terhadap objek dekat atau jauh ketika diinginkan.
Nah, sebetulnya pada tahapan ini, kita sudah selesai dalam melakukan konversi kamera.
Tapi konversi kamera normal menjadi kamera Full Spektrum ya
Masih belum Infra merah
Sabaar...
5. Memasang Filter IR BandPass
Kamera tipe full spektrum memiliki range sangat luas, mulai dari inframerah, kemudian spektrum visible light, sampai dengan ultraviolet.
Tentu dalam misi kali ini kita tidak memerlukan yang namanya visible light dan ultraviolet.
Jadi solusinya kita harus memasang sesuatu yang hanya memperbolehkan cahaya infra merah masuk ke lensa kamera
Barang jenis ini namanya IR Band Pass Filter.
Filter jenis ini banyak dijual di tokopedia, dengan kisaran harga 200ribuan.
Kalian bisa beli itu untuk hasil yang maksimal.
Ada yang 720nm, 860nm, 940nm
Bebas, boleh beli sesuai selera fotografi kalian.
Semakin tinggi angkanya, semakin bagus kontras foto yang dihasilkan, namun
warna foto akan hilang.
Nah, bagi kalian yang hanya iseng ingin coba coba, kalian bisa membuat filter gretongan dengan polarizer layar lcd yang ditumpuk dua (vertikal dan horizontal)
Asli gess, filter abal abal ini kalau di lihat melalui mata telanjang emang gelap banget
Akan tetapi transparan kalau dilihat melalui kamera infra merah
![]() |
| filter infrared menggunakan polarizer (tengah) |
Alternatif lain ya bisa pakai plastik mika yang diwarnai spidol hitam permanent.
Tinggal tempel depan lensa kamera, hasilnya langsung joss!
Nah itu dia tadi pengalaman yang saya bisa bagikan pada tulisan kali ini.
Itung itung memberi fungsi tambahan pada ponsel yang sudah tidak terpakai
Daripada nganggur kan?
Lumayan lah buat tambah tambah foto instagram..
Btw, pssst.. ini ada bonus video IR yang saya ambil dulu di tempat kerja..
| tembus kabut gengs..🤔 |
Tuesday, August 31, 2021
Cara Menaikkan Resolusi Foto Rendah Jadi HD Dengan Mudah
Resolusi foto yang rendah sering kali membuat kita jengkel, terutama jika kita bermaksud untuk mengedit dan membagikan foto tersebut.
Wajar saja, gambar yang pecah-pecah, tidak tajam, dan cenderung noisy bisa merusak reputasi kita.
Tidak banyak memang yang dapat dilakukan untuk menanggulanginya, apalagi kita sudah terlanjur kepincut untuk menggunakan foto tersebut.
Tapi ternyata, sekarang ada sebuah solusi untuk permasalahan ini.
Yaitu memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas foto atau gambar tadi
Menaikkan Resolusi Foto
Sering kali resolusi foto dikaitkan dengan kualitas foto secara menyeluruh.
Semakin tinggi resolusi foto, maka semakin baik kualitas foto tersebut
Tapi ternyata hal ini tidak selalu benar.
Resolusi foto hanyalah jumlah total pixel, yang menentukan banyak sedikitnya pixel tersimpan dalam file foto.
Nah, pixel-pixel itu belum tentu berisi informasi yang berkontribusi terhadap kualitas foto.
Sementara ketika kita berbicara tentang kualitas foto atau gambar, kita berbicara tentang clarity atau "kejernihan foto"
Oleh karena itu, sangat mungkin kita temukan foto yang berukuran lebih dari 13MP yang memiliki kualitas lebih buruk dibanding 8MP
Untuk mudahnya, coba deh lihat perbandingan gambar dibawah ini.
|
|
|
Gambar 1 memiliki dimensi resolusi 2000x1123 px Gambar 2 memiliki dimensi resolusi 700x393 px mencengangkan... |
Gambar diatas adalah contoh ekstrim yang membuktikan bahwa semakin besarnya resolusi foto, kualitas gambarnya belum tentu lebih baik.
Tapi, kenapa saya jauh-jauh jelaskan hal tersebut ?
Simpel saudara-saudara, karena pada tutorial kali ini kita akan membahas tentang cara meningkatkan kualitas foto, bukan hanya meningkatkan jumlah pixelnya.
Sehingga hasil yang kita dapat adalah kualitas gambar yang meningkat, bukan hanya ukurannya.
Oke, kita lanjut..
Ngomong-ngomong, saya telah mempersiapkan sebuah foto resolusi rendah yang akan saya gunakan sebagai gambar model dalam tutorial kali ini.
|
|
say hello untuk model cantik kita dimensi: 300x200px (downscaled from original) |
Nantinya gambar tersebut akan saya input ke beberapa penyedia layanan memperbesar resolusi foto yang ada di internet.
Nah, Untuk dapat memperbesar resolusi foto, kita hanya perlu melakukan hal berikut;
- Siapkan foto yang ingin kita naikkan kualitasnya
-
Masuk ke website penyedia layanan memperbesar resolusi foto
untuk daftarnya kita bisa temukan di bawah - Upload foto yang sudah kita siapkan tadi
- Pilihlah perbesaran yang ingin kita gunakan, biasanya untuk akun free kita bisa memperbesar hingga 4X
- Jika ingin menghilangkan noise, pastikan juga pilihan tersebut aktif (tergantung penyedia)
- Klik proses, kemudian tunggu hasil jadinya.
Mudah sekali bukan ?
Tidak ada yang sulit dalam proses ini, tiba-tiba saja foto sudah naik resolusinya.
Untuk website penyedia layanannya, kita bisa pilih salah satu diantara berikut :
1. BigJPG.com
Keunggulan: Tidak ada limit jumlah foto
Layanan ubah resolusi foto ini sudah ada sejak awal isu AI masuk bisnis manipulasi foto.
Dengan teknologi Deep Convolutional Neural Network-nya, BigJPG.com mengklaim mampu menghilangkan noise dan gerigi tepi, yang merupakan gejala umum foto resolusi rendah, sehingga ketika resolusi gambar diangkat, gambar tidak kehilangan kualitas.
Setelah dicoba di gambar target kita, ternyata hasilnya lumayan juga.
Bagian rambut dan fitur wajah memang terlihat lebih crisp.
|
|
BigJPG.com 4X upscaling, high noise reduction |
Selain menaikkan resolusi foto, proses smoothing atau noise reduction juga perlu diberlakukan untuk gambar ini supaya noise yang timbul dari pengangkatan resolusi dapat tersamarkan.
Nah, versi berbayar dari BigJPG tersedia untuk kita, dengan keuntungan proses upscaling yang lebih cepat, serta pembesaran diatas 4X.
2. Deep-Image.ai
Keunggulan : Opsi mempertajam foto
Layaknya BigJPG.com, Deep-Image.ai juga menawarkan layanan menaikkan resolusi foto.
Bedanya, layanan ini memberlakukan limit jumlah file yang bisa di proses dalam akun free.
Sampai ketika saya menulis artikel ini, ada maksimal 5 file credit yang dapat digunakan secara gratis
Selain bisa menaikkan resolusi foto dan menghilangkan noise, Deep-Image juga menyediakan pilihan sharpening yang bisa kita pilih jika ingin mempertajam foto.
Nah, berikut merupakan perbandingan hasilnya.
|
|
Hasil dari Deep-Image.ai Sharpening + Noise Reduction |
Jelas sekali nampak peningkatan ketajaman, terutama di bagian tepi subjek.
Detil rambut juga semakin jelas.
Namun sayangnya, untuk gambar dibawah 500px seperti gambar target, proses rekonstruksi foto pada Deep-Image sepertinya kurang maksimal, sehingga menghasilkan fitur wajah yang sedikit terdistorsi (lihat bagian mata)
3. Icons8.com
Keunggulan: Hasil upscale yang natural
Icons9.com merupakan sebuah website penyedia aset grafis, dan berbagai layanan online bermanfaat bagi seorang desainer.
Salah satu layanan yang populer ialah Photos Smart Upscaler.
Tidak jauh berbeda dengan layanan yang telah disebutkan sebelumnya, fitur utama dari Smart Upscaler ini ialah menaikkan resolusi foto.
Dan ternyata hasil yang dihasilkan relatif lebih baik, walaupun terdapat distorsi, tapi cukup memuaskan.
|
|
|
Hasil upscaling Icons8.com Memuaskan walau ekspresi wajah model jadi agak berubah |
Icons9.com juga menawarkan model langganan pada layanannya, dan bagi kita yang ingin iseng mencoba, tersedia juga opsi Free Plan dengan limit 3 kali upscale foto gratis.
4. LetsEnhance.io
Keunggulan: Kualitas gambar terbaik dari layanan lainnya
LetsEnhance Adalah sebuah perusahaan startup dari Ukrania yang juga menyediakan layanan peningkatan kualitas foto online.
Teknologi yang digunakan adalah Super-Resolution Machine Learning, dimana Neural Network dilatih dengan jutaan kumpulan sample foto asli, untuk mengembalikan detail foto target sembari menjaga garis dan kontur tetap jelas.
Kedengaran biasa saja memang, tapi mari kita lihat hasilnya
|
|
Hasil dari LetsEnhance.io (bandingkan detil alis dengan gambar resolusi original) |
Wow! sangat mengagumkan!
Hasil dari proses upscaling di layanan ini memiliki kualitas yang menyerupai resolusi original target sebelum di downscale
Sayangnya layanan ini memerlukan kita untuk mendaftar bahkan untuk akun gratisannya, dan kredit yang diberikan hanyalah 3 foto per free-account.
5. PosterBurner.com
Keunggulan: Gratis
Selain bisnis bikin poster, website ini memiliki layanan photo upscaling yang bernama Poster Burner Super Resolution.
Layanan ini dikatakan bekerja memanfaatkan teknologi AI untuk mengisi pixel seiring diangkatnya dimensi foto.
Dalam dokumentasi resminya juga disebutkan bahwa Super Resolution sangat cocok digunakan pada foto yang memiliki dimensi dibawah 2000x2000px.
|
|
Hasil dari posterburner.com Cukup baik walau maksimal pembesaran 2X |
Sayangnya, hasil dari Poster Burner Super Resolution tidaklah se-spektakuler hasil dari letsenhance.io dan icons8.com yang menunjukkan peningkatan clarity foto.
Pembesaran maksimal juga hanya 2X.
Tapi seperti BigJPG.com, layanan ini pantas dipertimbangkan karena gratis.
6. UpscalePics.com
Keunggulan: Gratis
Ditenagai oleh kekuatan Artificial Inteligence, UpscalePics.com juga bekerja dengan algoritma yang sudah dilatih menggunakan ratusan ribu foto sample.
Layanan ini dapat memprediksi gambar target dalam resolusi yang lebih tinggi, dengan akurasi yang tinggi pula.
Jadi selain resolusi foto, detail juga menjadi hal yang cukup diperhatikan.
|
|
Hasil dari UpscalePics.com minim noise, namun kurang tajam |
Namun, hasil dari test yang sudah saya lakukan menunjukkan bahwa penambahan detail UpscalePics.com tidak terlalu kentara, walau hasil dari noise removal dan smoothing di bagian tepi cukup baik.
7. Zyro.com
Keunggulan: Sementara tidak ada
Ada satu lagi layanan online gratis yang mengklaim dapat meningkatkan resolusi foto hanya dengan beberapa kali klik.
Namanya Zyro.com AI Image Upscaler.
Layanan ini ada sebagai pelengkap dari bisnis utama website Zyro.com
Namun ternyata kualitas yang dihasilkan dari proses upscaling menggunakan layanan ini tidaklah jauh berbeda dengan gambar resolusi rendah dari foto target.
|
|
Hasil zyro.com ini upscale atau downscale sih?! |
Bahkan, karena saya saking penasaran dengan si Zyro.com ini, saya juga mengetesnya dengan gambar promosi di websitenya,
Dan hasilnya jauh dari yang dijanjikan, seperti tidak melakukan apa-apa selain mengangkat dimensi foto.
![]() |
| Ternyata tidak seperti yang diiklankan |
Oh iya, disamping hasil yang kurang memuaskan, zyro.com juga membatasi pembesaran resolusi maksimal 2X, sehingga foto yang dihasilkan dari pemrosesan target berdimensi 600x400px.
Bonus: Preserve Detail dengan Photoshop
Dengan bertambahnya popularitas Artificial Inteligence, ternyata Adobe juga ikut memanfaatkan kemampuan teknologi ini, salah satunya dengan menyematkan fungsi Preserve Detail pada produk terpopulernya, Photoshop
Opsi tersebut berfungsi untuk menjaga detail yang biasanya hilang karena kompresi jpg pada foto yang diperbesar dimensinya.
Dengan memanfaatkan fitur tersebut, kita bisa dengan leluasa memperbesar ukuran foto serta menjaga detail dari foto tersebut.
|
|
Preserve Detail Photoshop Lebih baik ketimbang pembesaran Photoshop lama |
Nah, bagi yang tidak memiliki koneksi internet, saya rasa Preserve Detail Photoshop merupakan cara terbaik yang dapat dilakukan
Akhir Kata
Itu dia cara meningkatkan resolusi foto rendah menjadi HD yang sangat mudah dilakukan
LetsEnhance.io memiliki hasil yang paling baik, namun layanan ini tidaklah gratis.
Di lain sisi, BigJPG dan UpscalePics merupakan pilihan terbaik bagi kita yang sekedar ingin meningkatkan foto untuk kepentingan non-professional.
Friday, February 5, 2021
Edit Photo Online Gratis Dengan Photopea, Bisa di Android Juga!
Mengedit foto,..
Pasti sudah banyak yang tau tentang proses yang satu ini.
Kalian seorang professional? Suka pakai Photoshop dong ya untuk edit foto ?
Atau malah seorang yang baru akan mencoba belajar edit foto, namun bingung pakai software apa ?
Bagaimana kalau sekarang saya bilang ada alternatif Photoshop (Standar Photo Editor Professional) yang kemampuannya persis, tapi gratis ?
Dan dapat berjalan di semua sistem operasi..
Ga percaya ?
Kenalin nih, Photopea.com
Sekilas tentang Photopea
Photopea.com merupakan program pengolah gambar raster (bitmap) berbasis web yang gratis, dan bisa digunakan oleh siapa saja, selama memiliki koneksi internet.
|
| tampilan ketika editing menggunakan editor photo online Photopea |
Kedengaran asing ya ?
Memang, jika kalian cari di internet dengan kata kunci "edit photo online free" atau "images editor online", kalian tidak akan menemukannya.
Saya juga heran
Kok yang muncul malah editor-editor model HP android, gitu.., yang mana menu-menu dan pilihan tool nya sudah disederhanakan sedemikian rupa.
Padahal, kalau saya nilai pribadi mereka-mereka ini, masih jauh kalah kemampuannya sama photopea.com
Anyway..
Photopea.com merupakan satu-satunya program pengolah gambar yang sangat mirip dengan Photoshop di PC, baik dari segi tampilan dan fungsi.
Lho, bagaimana dengan GIMP?
Beda mas, GIMP itu memiliki "behaviour" atau "tingkah" yang jauh beda dengan Photoshop.
Emang sih bisa di setting shortcut, tampilan, dll..
Tapi kalau orang biasa pakai Photoshop sekarang dikasi GIMP, pasti bakal bingung..
Photopea tidak begitu...
Nah, jika kita lihat gambar dibawah, Photopea memiliki tools-tools yang percis dengan milik Photoshop di PC atau MAC, walau ada yang posisinya tertukar.
|
| kemiripan toolbox antara Photoshop dan Photopea |
Bahkan, shortcut untuk tool tersebut juga dibuat mirip untuk memudahkan mereka yang biasa pakai Photoshop.
Kebutuhan Sistem
Karena merupakan PWA atau Progressive Web App, maka selama sebuah sistem operasi memiliki browser yang mendukung (seperti Google Chrome), program ini bisa berjalan.
Jangan tanya Samsung Tab S6 Lite Android milik saya, karena sama sekali "ngga diduga-duga bisa LANCAR JAYA !"
Intinya tidak ada kebutuhan sistem minimal yang ditetapkan oleh developer, selama perangkat kita tidak kuno-kuno amat.
Koneksi internet yang diperlukan juga hanya ketika load aplikasi saja di awal, atau ketika gonta-ganti font. Selain itu, kita free untuk menggunakan aplikasinya untuk kebutuhan dasar secara offline.
Saya sendiri pernah coba untuk memutus internet ketika mengedit foto,
Eehh taunya, masih bisa dipakai buat dan edit project, bahkan sampai export photo!
Setelah diselidiki, ternyata semua aktifitas editing dilakukan sepenuhnya di perangkat kita, bukan melalui web, atau cloud.
Artinya, performa program lebih oke, dan file-file kita aman, tidak ada yang terupload ke server Photopea.
Mantap,, mantap...
Dukungan format file dan Performa Nyata
Nah, sekarang pembahasan untuk urusan untuk format file
Dukungannya buaanyak mas!,
Lebih dari yang saya butuhkan..
|
|
mendukung banyak format, termasuk diantaranya PSD, JPG, RAW, dam WEBP |
Berhubung saya pakai format WebP pada foto atau gambar untuk kebutuhan blogging, saya sangat terbantu sekali dengan adanya aplikasi edit foto online ini.
Kalau di Photoshop mah, saya mesti tambah dukungan file dengan plugin dulu.
Untuk performa, saya tidak akan membahasnya secara detail.
Tapi, secara keseluruhan program ini sangat smooth berjalan, bahkan untuk mengedit gambar resolusi tinggi sekalipun.
Eraser tool, Brush tool, sampai ke filter-filternya seperti Liquify (filter favorit saya) bisa jalan tanpa lag yang signifikan.
Kaget juga ya..
Hanya saja, kalian harus pastikan WebGL aktif untuk performa maksimal
|
| WebGL untuk performa maksimal |
Sisanya, tidak perlu otak-atik setting lainnya, sudah bisa langsung digunakan.
Bottomline
Dan pada akhirnya muncul satu pertanyaan..
Sebenernya siapa sih orang gila yang bikin WebApp keren begini sendirian ?
Namanya Ivan Kutskir mas, kelahiran Ukrania yang tinggal di Prague, Republik Ceko.
Bisa dibilang dia sendiri pun tidak menyangka akan membuat WebApp berguna seperti ini.
Awalnya karena iseng, tapi ternyata photo editor onlinenya semakin powerful, dan mendapat banyak respon positif dari penggunanya
Trus kejadian deh.. boom....
Ini baru namanya iseng-iseng berhadiah..
Nah, bagi kalian yang hobi edit foto, saya sarankan coba aplikasi ini..
Langsung aja masuk ke photopea.com, ga pake instal instal lagi lah,
Jaman udah modern..
Saya jamin, kalian langsung kecanton dan tidak pindah ke lain hati.
Oh iya, saya juga rencananya mau bikin artikel tutorial untuk editing di Photopea
Doakan ya..
Sunday, January 10, 2021
Aplikasi Edit Foto Android Terbaik & Terlengkap 2021, Ada Yang Seperti Photoshop PC Lho!
Dahulu kala, mengedit foto hanya dilakukan oleh orang yang terlibat di dunia desain dan fotografi.
Aplikasi edit foto Android terbaik dan terlengkap
Snapseed
|
| Snapseed |
Adobe Photoshop Mix
|
| Photoshop Mix |
Adobe Lightroom
|
| Lightroom CC |
Prisma
|
| Prisma |
LiveCollage
|
| LiveCollage |
Over
|
| Over |
Canva
|
| Canva |
Motionleap (Pixaloop)
|
| Motionleap |
Photopea.com
|
| Photopea.com |
Friday, May 8, 2020
Apa Itu HDR di Kamera Smartphone ? Kapan Harus Dimatikan?
Terlebih, dengan diaktifkanya fitur ini, tidak sedikit dari kita yang merasa bahwa fotonya jadi asik.
Faktanya fitur ini memang banyak yang pakai, sadar atau tidak sadar ya..
Apa itu HDR, dan Apa Fungsinya ?
Dalam dunia fotografi HDR itu adalah sebuah kondisi dimana foto memiliki jangkauan dinamis yang tinggi.![]() |
| Detil pohon menyebabkan langit yang wash-out |
Lalu sihir apa yang digunakan smartphone selama ini untuk dapat HDR ?
![]() |
| Filter GND dipegang di bagian kiri, menunjukkan perbedaan jangkauan dinamis kiri: detil awan tertangkap jelas, kanan: detil awan hilang |
![]() |
| Gambaran hasil proses HDR dengan teknik tone mapping |
Oke, lalu apa pentingnya tau hal ini?
Kapan disarankan menggunakan HDR
1. Ketika memotret pemandangan
2. Ketika memotret portrait dengan backlight
3. Memotret dalam keadaan minim cahaya
Kapan disarankan mematikan HDR
1. Ketika memang sengaja membuat foto artistik dengan rasio kontras tinggi.
2. Ketika memotret subjek bergerak
Thursday, October 12, 2017
Smartphone Dengan Dual-Camera? Apa Untungnya?
Perkembangan smartphone masa kini telah sampai pada saat dimana ada dua kamera yang terpasang beriringan. Kamera ini katanya bakal jadi inovasi baru, dimana akan membuat fotografi smartphone selangkah lebih maju.Dual Camera Smartphone: Sebuah Ide Kamera Poket Masa Depan
Tapi kemungkinan apa aja yang bisa terjadi akibat kamera tambahan pada smartphone?
Berikut ulasannya dari berbagai sumber..
Bokeh Effect
Depth of Field effect, atau biasa dikenal dengan blurred background effect yang biasa kita lihat hasilnya pada kamera DSLR sangatlah artistik dan membuat subject foto menjadi pop-out. Efek ini dapat dicapai secara natural dengan ukuran lensa dan aperture lebih besar yang ada pada kamera DSLR itu sendiri.Namun, pada smartphone dengan satu kamera, hal ini sangatlah tidak mungkin di capai, mengingat lensa yang terlalu kecil serta sensor dan aperture pada kamera smartphone memiliki ukuran yang fixed.
![]() |
| Stereo Bokeh Effect (sumber gambar: phonearena.com) |
Hasil tangkapan lebih detil dan minim noise
Namun dengan munculnya konsep dual camera, hal ini akan lebih mudah dicapai..
| Low-Light mode yang lebih detail berkat Fusion Imaging (sumber gambar: image-sensor-world.blogspot.com) |
High Dynamic Range yang lebih mudah dicapai
![]() |
| High Dynamic Range dalam sekali jepret (sumber gambar: slashgear.com) |
Simulasi Optical Zoom
Ini berarti, gambar yang dihasilkan akan mengalami pengurangan resolusi yang mana akan membuat gambar menjadi pecah-pecah.
![]() |
| Perbandingan 6x zoom iPhone 7 plus vs Galaxy S7 Edge (sumber gambar: ubergizmo) |
Wide Angle Photography
Ketika vendor memutuskan untuk memasang lensa wide pada kamera tambahan, ini berarti kita bisa bertukar mode foto dari lensa yang lebih sempit ke mode sudut pandang yang lebih lebar semau kita..![]() |
| Perbedaan Lensa Wide dan Lensa Telephoto yang lebih sempit (sumber gambar: iphonephotographyschool.com) |
Jujur, ini merupakan salah satu yang paling saya tunggu-tunggu, karena saya adalah salah satu orang yang bakal sering memakainya.
Fitur ini sangatlah menarik karena hanya akan bisa dicapai di tingkat hardware alias tidak akan ada yang bisa membuat simulasinya.


.webp)



































