Tuesday, October 8, 2024
Nyoba Fotografi Dengan Infrared Night Vision Kamera HP Android
Kalian tau tidak, kalau ternyata ponsel lama kita yang tidak terpakai bisa
kita gunakan untuk diubah menjadi kamera infra merah lho..
Dan hasilnya tidak tanggung tanggung, foto menjadi lebih artistik dan beda dari hasil jepretan lainnya
![]() |
| hasil foto deep infrared Redmi 4X filter 940nm |
Lebih berasa kayak dunia mimpi lah pokoknya!
Penasaran ?
Mari kita bahas
Sekilas Tentang Infra Merah
Spektral infra merah atau sering juga dikenal sebagai infrared merupakan salah satu bagian dari radiasi elektromagnetik, sama seperti visible light atau cahaya yang kita lihat sehari hari.
Nah, yang membedakan hanyalah panjang gelombang dari keduanya
|
| spektrum infrared disebelah visible light |
Cahaya infrared memiliki gelombang yang lebih panjang dari visible light
Karena gelombangnya yang lebih panjang, cahaya ini memiliki karakter tidak dapat dilihat mata telanjang manusia, dan dapat menembus kabut serta beberapa milimeter kedalam kulit kita.
Wow!!
Kenapa Ingin Foto Menggunakan Kamera Infrared ? Dan Kenapa di Android ?
Sebetulnya saya cuman iseng dan sedikit penasaran setelah membaca beberapa
artikel yang membahas tentang radiasi elektromagnetik.
Kaget juga ketika disebutkan bahwa cahaya yang kita tahu itu hanyalah sebagian kecil dari radiasi elektromagnetik tersebut.
Lebih tepatnya gelombang dengan panjang antara 380nm - 760nm
Jadi selama ini kita hanya melihat dunia dengan spektral visible light saja.
Padahal, range spektrum elektromagnetik lebih luas dari itu
Bayangkan saja nih, kita dari kecil terbiasa melihat dunia dengan cahaya yang kita kenal, dan sekarang ada sebuah kesempatan melihat dunia sehari hari dengan jenis cahaya yang berbeda.
Pasti menarik nih..
Akan tetapi...
Sayangnya nih, seperti yang saya katakan tadi, mata manusia hanya mampu merespon panjang gelombang dari 380nm - 760nm saja
Sedangkan Inframerah berada pada range panjang gelombang 760nm - 1400nm (Near Infrared) dan 1400nm - 1mm (Far Infrared)
Alhasil kita tidak dapat menikmati langsung citra yang dihasilkan oleh cahaya ini.
Tapi jangan khawatir
Ternyata sensor CMOS pada kamera hp android memiliki sensitifitas yang lumayan tinggi pada range 760nm - 1000nm
Hanya saja umumnya kita tidak dapat melihat efek dari spektrum tersebut dalam foto dan video yang kita tangkap menggunakan ponsel Android kita.
Karena di dalam modul kamera HP tersebut masih ada yang namanya hot filter tersemat tepat di depan sensor CMOS
Jadi, yang masuk ke sensor hanyalah visible light atau cahaya yang kita lihat sehari hari.
Cara Mengubah Kamera Android Menjadi Infrared
Solusinya ya kita perlu mencabut hot filter tersebut.
Jika kita memiliki skill untuk mengganti layar ponsel android kita sendiri, saya berani jamin konversi kamera android ini tidaklah sulit.
Yang perlu ditekankan disini adalah kehati-hatian dalam bertindak.
Ini dikarenakan kita perlu mencabut sebuah filter yang terpasang tepat di depan sensor kamera ponsel kita, yang mana ukurannya itu kecil banget!
|
| tampilan hot-filter setelah terpisah dari sensor kamera |
Dan ketika membongkar modul kamera, kita juga dihadapkan dengan konektor autofocus, yang jika terputus, maka kita akan kehilangan fitur auto fokus kamera kita.
Nah, untuk project kali ini, kita akan paparkan ke dalam beberapa langkah:
1. Membuka Modul Kamera
Langkah pertama ini membutuhkan ketelitian, sebab kita harus membelah modul menjadi 2 bagian (Bagian sensor dan lensa) dengan mempertimbangkan konektor autofocusnya juga.
Jalur autofocus tersebut akan lebih baik kita tentukan dulu apa mau dibengkokkan saja atau mau di potong sekalian, yang nantinya perlu disolder lagi untuk menyambungnya.
Kalau saya pribadi, saya lebih senang untuk memotongnya dulu, supaya lebih leluasa dalam melepas filter infra merah nantinya.
2. Mencabut Filter Infra Merah
Nah, filter infra merah ini biasanya menempel di depan sensor CMOS.
Bentuknya biasanya persegi panjang, dengan kilau kilau kemerahan.
|
| hot filter kamera Android |
Ada juga yang malah menempel di belakang lensa dan berbentuk bundar.
Tergantung model modul kamera di hp Android kita.
Tugas kita sekarang adalah menemukannya, dan mencabutnya dengan sangat hati hati.
Terutama yang menempel didepan sensor.
Ini dikarenakan jika kita kurang hati hati, kita dapat menggores sensor dengan pecahan kaca filter, atau lebih parah, sensor tergores oleh alat congkel kita.
Kalau sudah tergores parah, maka sudah tidak ada gunanya lagi untuk melanjutkan proses.
Step ini dimulai dengan menghangatkan permukaan filter dengan blower, atau dalam kasus saya, hairdryer, supaya permukaan lebih mudah terangkat.
Lalu kemudian kita coba congkel pinggiran filter dengan silet atau material tipis sejenis.
Pada tahapan ini, sering sekali kejadian dimana filter retak dan pecah.
Tapi hal ini tidak terlalu jadi masalah, toh juga tidak di pakai lagi
Pastikan juga pecahan tersebut tidak menggores permukaan sensor CMOS.
Sedikit tips nih, kita bisa coba mencongkel filter dengan modul yang menghadap ke bawah, alias posisi filter berada di bawah CMOS
Ini dimaksudkan supaya ketika filter pecah, partikel kecil yang tajam tersebut tidak jatuh ke permukaan sensor
3. Membersihkan Permukaan CMOS
Ini merupakan tahapan krusial, dimana kita harus memastikan sensor dalam keadaan bersih tanpa menggoresnya.
Untuk membersihkan permukaan sensor, kita dapat menggunakan blower secara hati-hati.
Sangat tidak disarankan untuk meniup sensor dengan mulut, karena kemungkinan besar sensor akan basah terkena air liur, yang akhirnya akan meninggakan bercak air pada setiap foto yang akan diambil.
Nah, pada tahapan ini juga kita bisa mengetes sensor untuk mengecek tingkat kebersihannya.
Kita bisa hubungkan modul kamera tanpa lensa terpasang ke mainboard ponsel kita (dalam keadaan mati), lalu hidupkan ponsel, dan buka aplikasi kamera.
Jika tampilan display kamera hasilnya rata tanpa debu dan garis garis, maka selamat..
Kita telah berhasil mencabut filter infra merah ponsel kita.
4. Memasang Lensa, Dan Menghubungkan Kembali Jalur Autofocus
Jika kalian mengikuti saran saya untuk memotong jalur Autofocus, maka sekarang adalah saat dimana kita akan sambung kembali jalur tersebut menggunakan solder dan timah.
Tinggal kita posisikan saja lensa diatas sensor, lalu solder jalur autofocusnya.
Ketika sudah berhasil, kita bisa memastikan lensa terpasang supaya tidak pindah pindah posisi dengan menempelkan selotip di sekeliling modul.
Setelah proses ini usai, kita bisa tes modul kamera tadi dengan kembali menyambungkanya ke mainboard ponsel.
Penting untuk diingat, ketika kita mencabut filter infra merah, ini berarti kita juga menggeser titik fokus lensa.
Maka dari itu sangat diperlukan untuk mengatur titik fokus dengan memutar lensa menggunakan pinset sampai kita menemukan range fokus optimal, dimana kita bisa tetap fokus terhadap objek dekat atau jauh ketika diinginkan.
Nah, sebetulnya pada tahapan ini, kita sudah selesai dalam melakukan konversi kamera.
Tapi konversi kamera normal menjadi kamera Full Spektrum ya
Masih belum Infra merah
Sabaar...
5. Memasang Filter IR BandPass
Kamera tipe full spektrum memiliki range sangat luas, mulai dari inframerah, kemudian spektrum visible light, sampai dengan ultraviolet.
Tentu dalam misi kali ini kita tidak memerlukan yang namanya visible light dan ultraviolet.
Jadi solusinya kita harus memasang sesuatu yang hanya memperbolehkan cahaya infra merah masuk ke lensa kamera
Barang jenis ini namanya IR Band Pass Filter.
Filter jenis ini banyak dijual di tokopedia, dengan kisaran harga 200ribuan.
Kalian bisa beli itu untuk hasil yang maksimal.
Ada yang 720nm, 860nm, 940nm
Bebas, boleh beli sesuai selera fotografi kalian.
Semakin tinggi angkanya, semakin bagus kontras foto yang dihasilkan, namun
warna foto akan hilang.
Nah, bagi kalian yang hanya iseng ingin coba coba, kalian bisa membuat filter gretongan dengan polarizer layar lcd yang ditumpuk dua (vertikal dan horizontal)
Asli gess, filter abal abal ini kalau di lihat melalui mata telanjang emang gelap banget
Akan tetapi transparan kalau dilihat melalui kamera infra merah
![]() |
| filter infrared menggunakan polarizer (tengah) |
Alternatif lain ya bisa pakai plastik mika yang diwarnai spidol hitam permanent.
Tinggal tempel depan lensa kamera, hasilnya langsung joss!
Nah itu dia tadi pengalaman yang saya bisa bagikan pada tulisan kali ini.
Itung itung memberi fungsi tambahan pada ponsel yang sudah tidak terpakai
Daripada nganggur kan?
Lumayan lah buat tambah tambah foto instagram..
Btw, pssst.. ini ada bonus video IR yang saya ambil dulu di tempat kerja..
| tembus kabut gengs..🤔 |
Thursday, December 2, 2021
FlexClip, Video Editor Online Terbaik Yang Pernah Saya Gunakan
Mengedit video pada sebuah aplikasi video editor yang terinstal di perangkat kita merupakan hal yang sudah biasa dilakukan.
Namun taukah temen-temen, kalau ternyata editing video sekarang bisa dilakukan secara online lho, tanpa perlu menginstall apa-apa.
Bagaimana caranya ?
Mari kita bahas
Kenapa Harus Edit Video Online ?
Nah, beberapa dari kita pastinya bertanya-tanya, kenapa harus edit video online kalau bisa offline ?
Pertama kita perlu tahu dulu, bahwa kebutuhan setiap editor itu berbeda-beda.
Ada yang mengerjakan project yang rumit, sehingga membutuhkan video editor dengan kompleksitas yang tinggi.
Ada pula yang sedang mengerjakan project yang simple namun mereka hanya memiliki waktu yang sangat terbatas untuk mengerjakan video tersebut.
Nah, jika kita merupakan bagian dari kelompok editor yang kedua, maka salah satu solusi yang dapat memenuhi kebutuhan editing kita adalah web app yang akan saya share kali ini.
Karena video editor online yang satu ini akan memungkinkan kita untuk buat video di perangkat manapun, kapanpun, bahkan dengan waktu yang mepet sekalipun!
FlexClip, Video Editor Online yang Gokil Abis
FlexClip merupakan layanan video editor berbasis web yang siap melayani kebutuhan editing simpel dan cepat, dengan hasil sekelas profesional
|
| FlexClip |
Meskipun bukan yang pertama muncul di internet, tapi layanan ini merupakan salah satu layanan video editor yang terbaik dikelasnya.
Web app ini berjalan di peramban internet seperti Google Chrome, dan untuk menjalankannya pun kita tidak perlu menginstal aplikasi tambahan lagi.
Sama seperti web app lainnya,Flexclip dapat dijalankan hanya dengan membuka websitenya, kemudian pengoperasiannya pun tidak jauh berbeda dengan aplikasi-aplikasi offline lainnya.
Fitur fitur unggulan FlexClip
Sebagai aplikasi penyunting video online, FlexClip ternyata juga memiliki fitur-fitur yang ada pada video editor offline pada umumnya lho.
Fitur-fitur yang saya maksud diantaranya :
- Trimming Video
- Menambah musik
- Menambah Text
- Voice Over
- Menggabungkan Video
- Pilihan aspect ratio
- Pilihan resolusi export
- Video Adjustment
- Efek Transisi
- Animasi Foto
- Penyesuaian kecepatan video
- Filter
- Media Library
- Stock Videos
- dan masih banyak lagi...
Nah, kelebihan lainnya adalah adanya pilihan untuk menambahkan stock video footage yang sudah disediakan, jadi kita tidak perlu repot-repot untuk mencarinya lagi di internet.
Kemudian, dengan misi utamanya untuk memudahkan pembuatan video sekelas profesional dalam waktu yang relatif singkat, FlexClip juga dilengkapi dengan berbagai macam template video yang bisa kita gunakan.
Template-template ini beragam, mulai dari format video bisnis, video personal, hingga yang dikhususkan untuk dibagi di sosial media seperti Facebook, Instagram, dan Youtube.
Dan yang paling penting adalah, layanan ini memroses video kita secara lokal, yang artinya video dan media lain yang kita import tidak akan terupload ke server FlexClip.
Jadi jangan khawatir soal kecepatan proses editing, dan quota yang terkuras.
Cara mengedit video di FlexClip
Walau tampilannya terlihat agak berbeda dari video editor yang biasa kita gunakan, ternyata alur editingya tidak serumit yang dibayangkan.
Untuk memulainya, kita bisa pilih template yang sesuai dengan keinginan kita, atau kalau mau lebih bebas, kita bisa mulai tanpa menggunakan template.
Kemudian, jika kita memilih untuk tidak menggunakan template, kita akan disuguhkan dua pilihan mode editing yang dapat kita pilih.
Yaitu mode Storyboard, dan mode Timeline.
|
| tampilan dua mode editing FlexClip |
Mode storyboard akan menampilkan clip video per scene, sedangkan mode timeline akan menampilkan clip dengan panjang sesuai durasi klip tersebut pada timeline editornya.
Bingung ?
Intinya jika kita terbiasa menggunakan tool seperti Filmora, kita akan familiar dengan Storyboard mode ini, sedangkan jika kita terbiasa menggunakan Premiere Pro, maka Timeline Mode akan lebih cocok digunakan.
Sangat mengakomodir kebutuhan kita dong..
Nah, setelah memutuskan menggunakan salah satu mode editing, kita tinggal memasukkan media yang akan diedit, yang dalam hal ini bisa import dari media penyimpanan lokal, ataupun menggunakan stock footage yang telah disediakan.
|
| tampilan editor FlexClip mode Timeline |
Lakukan trimming dan penyesuaian sesuai kebutuhan, dan jika diperlukan, tambahkan juga beberapa elemen seperti teks dan efek transisi untuk membuat video kita lebih menarik.
Jika dirasa sudah cukup, kita bisa mengeksport videonya dengan format mp4
Sangat mudah dan cepat !
Lihat saja dua video sample yang telah saya buat.
| video FlexClip pertama saya |
| video FlexClip dengan mode timeline (tanpa template) |
Yang pertama menggunakan template dan selesai dalam 15 menit.
Yang kedua tanpa menggunakan template, dan selesai dalam durasi edit sekitar 1 jam (karena bingung mau buat apa 😆)
Oh iya, satu lagi,
Disamping dapat membantu kita untuk membuat video, FlexClip juga menawarkan berbagai tool "lepasan" dari video editornya, seperti Slideshow maker, video converter, compressor, trimmer, dan yang lainnya.
Pokoknya komplit deh..
Akan tetapi...
Flexclip, seperti video editor lainnya, membutuhkan resource yang relatif besar, sehingga belum bisa didukung oleh peramban web mobile seperti yang ada pada Android.
Jadi memang disarankan untuk menggunakan laptop atau PC ketika melakukan editing.
Kemudian untuk versi gratisnya, kita dibatasi untuk export dengan resolusi 480P dan menggunakan maksimal 1 stock footage.
Akan tetapi hal ini tidak akan jadi masalah, karena layanan ini juga memberi opsi untuk tetap export video di 1080p, serta menggunakan lebih dari satu stock footage secara gratis, hanya dengan syarat menyertakan intro FlexClip di awal video kita.
Akhir kata
Mantap kan ?
Menurut saya layanan ini cukup berpotensi karena jaman sekarang apa-apa kita butuhnya serba cepat.
Walau tidak sepenuhnya free, setidaknya video editor online ini ga memaksa kita untuk memakai watermark yang mengganggu
Dan khusus bagi kalian pengunjung setia Ngelewa.com, ada promo spesial 20% off dari FlexClip nih!
Cukup masukkan kode promo Ngelewa20, kalian bisa nikmati potongan harga 20% dari harga normal di setiap plan.
Buruan dicoba juga dong 😆
Langsung aja mampir ke FlexClip
Thursday, May 27, 2021
Cara Ampuh Download & Menyimpan Video Dari Facebook Ke GalerI
Sebagai tipe konten yang memiliki tingkat engagement paling tinggi, video sepertinya akan menjadi pilihan yang lebih menarik untuk dinikmati ketimbang tulisan, walau memiliki topik bahasan yang sama.
Dan sepertinya banyak platform digital di internet yang sadar akan hal ini, salah satunya Facebook, sebuah jejaring sosial yang mulai populer sejak tahun 2008 lalu.
Buktinya, muncul layanan video-on-demand Facebook yang bernama Facebook Watch yang sekarang sudah banyak diisi oleh berbagai aliran video, termasuk diantaranya video tutorial dan hiburan lucu-lucuan.
Tapi sayangnya nih ya, video-video di FB ini hanya bisa diakses secara online, dan tidak ada pilihan yang disediakan oleh Facebook untuk mengunduh medianya, sehingga kita harus terus menerus streaming jika ingin menonton videonya secara berulang-ulang dalam waktu yang berbeda.
Tentu saja ini bukanlah pilihan yang pas dikantong dong ya.
Lalu bagaimana cara menyiasati hal ini ?
Tenang, karena kali ini saya akan membagikan solusi bagi kita semua.
Cara menyimpan video dari Facebook
Walau secara moral hal ini merupakan hal yang kurang tepat (termasuk kategori nyolong), tapi kalau kita gunakan ini untuk hal-hal bermanfaat, atau setidaknya tidak merugikan orang, rasanya hal ini masih bisa ditoleransi.
Contohnya jika video hasil download mau dibuat video commentary atau kritik.
Untuk lebih lengkapnya kenapa, kalian bisa cek di tulisan saya sebelumnya mengenai Cara download semua video yang ada di Internet
Oke, tanpa basa-basi lagi kita langsung saja masuk ke bahasan tutorial kali ini.
Sebetulnya ada dua metode untuk download video di FB.
Yang pertama adalah cara download video di Facebook dengan aplikasi, yang kedua adalah download video di Facebook tanpa aplikasi.
Baik, mari kita mulai dari yang pertama
Download video Facebook dengan aplikasi
Banyak aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengunduh video dari Facebook.
Salah satunya adalah aplikasi TubeMate, yang sebetulnya dipublikasikan sebagai Youtube downloader.
Tapi ternyata, aplikasi ini mampu mengunduh semua downloadable video di Internet!
Dan ini merupakan aplikasi yang biasa saya gunakan sehari-hari.
Nah, spesial untuk saat ini, saya akan bagikan tidak hanya satu, tapi tiga aplikasi yang mampu melaksanakan tujuan download video dari Facebook,
Berikut merupakan daftar aplikasi Android yang dapat digunakan untuk download video di Facebook.
- TubeMate
- InShot Video Downloader
- FastVid
Download video Facebook dengan TubeMate
Seperti yang saya katakan sebelumnya, TubeMate merupakan aplikasi yang saya gunakan sehari-hari.
Nah, jika kalian ingin mendownload video Facebook dengan aplikasi TubeMate ini, silahkan ikuti langkah-langkah berikut.
-
Pastikan TubeMate terinstal di ponsel kalian
Untuk yang belum punya silahkan download dulu -
Buka aplikasi, lalu login ke Facebook dan temukan video yang ingin
didownload
Jika kalian memiliki link ke video tersebut, bisa juga di paste di URL (address bar) TubeMate. -
Setelah videonya ketemu, akan ada ikon download di pojok bawah kanan
video
Ketuklah ikon tersebut.
langkah-langkah untuk download video melalui tubemate
- Akan muncul pilihan kualitas video, pilih salah satu sesuai kebutuhan.
- Setelah salah satu pilihan terpilih, ketuk lagi icon download di pojok kanan bawah.
- Proses download akan dimulai, kalian dapat melihat progressnya dengan melakukan swipe ke kiri pada layar ponsel.
Mudah sekali bukan ?
Selain mudah, proses downloadnya juga jarang stuck, sehingga sangat nyaman sekali dan cukup bisa diandalkan
Tapi bagaimana jika kalian lebih memilih untuk tidak menggunakan TubeMate ?
Tenang, kalian bisa coba download menggunakan Video Downloader besutan Inshot.
Download video Facebook dengan InShot Video Downloader
Sebetulnya saya kurang familiar terhadap aplikasi ini.
Tetapi setelah saya coba, ternyata tidak jauh berbeda dengan TubeMate.
Hanya saja satu perbedaan mencolok yang saya amati adalah absentnya dukungan download Youtube di aplikasi mobile ini.
Nah, untuk dapat melakukan download video Facebook dengan aplikasi Inshot Video Downloader ini, kalian hanya perlu melakukan langkah-langkah berikut:
- Pastikan Video Downloader terinstal di perangkat kalian
-
Buka aplikasi dan login ke Facebook menggunakan aplikasi ini.
login ke facebook terlebih dahulu
- Temukan video yang kalian ingin download, atau jika sudah punya linknya, tinggal kalian paste pada URL (address bar) aplikasi ini.
-
Ketika sudah menemukan video, akan ada ikon download di pojok kanan bawah
video tersebut.
Pilihlah ikon tersebut.
ketika menemukan sebuah video, akan ada tombol download di pojok bawah
-
Akan muncul popup untuk memilih kualitas video, dan pilihlah salah satu
sesuai kebutuhan.
tampilan untuk memilih kualitas video
- Jika diminta untuk mengizinkan akses aplikasi jalan di background, izinkanlah
- Progress download akan bisa kalian lihat pada notification bar hp kalian.
Tidak sulit sama sekali kan?
Seperti yang saya katakan sebelumnya, langkah-langkah untuk download melalui aplikasi ini sangatlah mirip dengan langkah pada TubeMate.
Jadi hanya masalah selera saja kalian mau download di aplikasi mana.
Tapi masih ada satu aplikasi lagi nih bro.., yaitu FastVid.
Download video Facebook dengan aplikasi FastVid
Tanpa basa basi lagi, untuk download video Facebook dengan aplikasi FastVid, kalian hanya perlu melakukan hal berikut :
- Pastikan kalian telah memiliki aplikasi FastVid terinstal.
-
Buka aplikasi dan login ke Facebook menggunakan aplikasi ini
login facebook terlebih dahulu
-
Temukan video, kemudian pilihlah video tersebut untuk mengunduhnya
ketuk video untuk mengunduhnya
- Tampilah pilihan kualitas video akan muncul, pilih salah satu yang sesuai keinginan kalian
-
Progress download dapat kalian lihat pada tab download di aplikasi yang
sama.
tampilan tab download
Cukup simpel..
Nah, itu dia cara menyimpan video dari Facebook menggunakan aplikasi pihak ketiga.
Tapi bagaimana jika kalian tidak ingin menginstal aplikasi tambahan lagi ?
Santai,..
Karena seperti janji saya tadi, saya akan membagikan juga cara download video di Facebook tanpa aplikasi.
Download video Facebook tanpa aplikasi
Untuk metode download video Facebook tanpa aplikasi, kalian bisa memanfaatkan browser internet untuk mengakses downloader online.
Nah, downloader online yang banyak ada diinternet ini lebih dikenal dengan istilah layanan stream-ripper.
Dalam konteks download video dari Facebook, ada satu hal yang sangat saya sukai dari layanan stream-ripper ini.
Yaitu kemampuannya mendownload video tanpa membuat kita login terlebih dahulu ke Facebook.
Jadi terasa lebih aman saja.
Lalu apa saja layanan stream-ripper yang bisa kita manfaatkan ?
Saya rekomendasikan tiga saja, yaitu:
- Savefrom.net
- Snapsave.app
- fbdown.net
Oke, mari kita mulai dari cara downloa video Facebook menggunakan savefrom.net
Download video Facebook via savefrom.net
Layanan ini merupakan layanan yang pertama yang mesti kita coba.
Selain karena muncul paling atas pada query pencarian "facebook video download", layanan stream-ripper ini cukup solid dalam melakukan tugasnya.
Nah, untuk dapat mengunduh video Facebook menggunakan layanan ini, kita hanya perlu melakukan hal berikut:
- Siapkan link video Facebook dengan cara mengetuk tanda titik tiga di pojok kanan atas video (dalam aplikasi Facebook), kemudian pilih copy link.
- Buka web browser, kemudian masuk ke savefrom.net
-
Paste link yang telah kalian copy tadi ke textbox yang telah disediakan di
tampilan utama.
tampilan savefrom.net setelah menangkap link
- Video target akan otomatis muncul dibawah textbox tadi
- Pilih tombol download video di bagian bawah
- Progress download akan segera dimulai.
Sangat sederhana cara kerjanya!
Tapi dibalik kesederhanaannya ternyata sangat bisa diandalkan.
Nah, pada beberapa kasus, mungkin kalian akan pernah menemukan pesan error dimana katanya video tidak ditemukan karena bersifat private.
Dalam kasus tersebut, saya rekomendasikan kalian untuk mengunduh video Facebook menggunakan webapp yang kedua, yaitu Snapsave.app
Download video Facebook via Snapsave.app
Layanan online ini memiliki fungsi yang sama dengan savefrom.net tadi.
Hanya saja, entah kenapa link video Facebook yang error tadi malah dapat digunakan di snapsave.app.
Mungkin ini sebuah kelebihan dari layanan ini, saya tidak tau.
Tapi yang penting, jika kalian ingin mengunduh video Facebook dengan layanan snapsave.app ini, berikut merupakan caranya:
- Siapkan link video Facebook dengan cara mengetuk tanda titik tiga di pojok kanan atas video (dalam aplikasi Facebook), kemudian pilih copy link.
-
Buka Web Browser, lalu masuk ke
snapsave.app
tampilan snapsave.app
- Paste link video yang telah kalian copy tadi pada textbox tampilan utama snapsave.
- Tekan tombol Unduh di sebelah kanan
-
Akan muncul pilihan kualitas video, pilihlah sesuai kebutuhan
tampilan pilihan kualitas video
- Untuk kualitas video yang belum terload, akan muncul tombol bertuliskan render di sebelahnya. Kalian juga bisa ketuk tombol itu untuk memulai proses download
-
Setelah video ready, akan ada tombol download di halaman yang baru.
tampilan halaman download
- Ketuk tombol download tersebut, dan tunggu prosesnya.
Gampang kan?
Tapi saya masih ada satu lagi nih layanan online rekomendasi
Namanya fbdown.net
Download video Facebook via fbdown.net
Untuk aplikasi, cara pengoperasiannya sebetulnya mirip dengan cara diatas.
Tinggal masuk ke fbdown.net, kemudian paste URL video Facebook, kemudian langsung download
Hanya saja untuk fbdown.net, saya kurang srek pakainya.
Ini dikarenakan fbdown.net sering gagal menangkap media, sehigga sering sekali
menampilkan pesan "this video might be private", entah apa alasannya.
|
| tampilan halaman utama fbdown.net |
Tapi itu dia, layanan ini tetap saya sertakan karena bagi sebaian orang fbdown.net ini jalan-jalan saja tanpa kendala seperti yang saya alami.
Au ah! mungkin saya yang lagi apes.
Oke kembali lagi ke pokok permasalahan kita.
Bagaimana jika semua cara yang sudah dijelaskan tadi masih tidak bisa digunakan untuk download video Facebook ?
Wow!
Dalam kasus itu, saya dengan berat hati sampaikan kalau satu-satunya hal logis yang dapat kalian lakukan adalah merekam layar audio internal.
Cara kotor memang.
Hahahaha..
Saya rasa cukup sekian lah ya, daripada kepanjangan
Jika rasanya masih ada yang mengganjal di kepala, bisa kalian lampiaskan di kolom komentar di bawah.
Atau mungkin kalian ternyata lebih tau dari saya, bisa juga share pendapat di kolom komen tersebut
Wednesday, May 12, 2021
Review CapCut: Aplikasi Editing Ini Lebih PRO Dari Yang Dibayangkan
Don't judge the book by its cover!
Kurang lebih seperti itulah kata-kata yang pernah kita dengar dari orang-orang yang kemungkinan besar tidak kita kenal sama sekali.
Sangat disayangkan memang, berprasangka sepertinya sudah jadi tabiat alami manusia
Kenyataannya ya kita selalu menilai sesuatu by its cover, pada tingkat tertentu..
Dan untuk kasus saya, terjadi pada CapCut, sebuah aplikasi yang akan saya review kali ini.
Sekilas tentang CapCut
Dari impresi pertama saya melihat nama aplikasi ini, yang ada di pikiran saya saat itu adalah:
"hmm.. meragukan.."
Sekilas aplikasi ini lebih terlihat seperti aplikasi editing video alay yang hasilnya buat lucu-lucuan, dan di post di tiktawk atau video jajan.
Ya tidak heran sih,
Setelah menertawakan namanya, ternyata screenshotnya di PlayStore lebih cupu lagi
Gambarnya pada pakai stock image ala Drakor semua.
|
| CapCut di PlayStore |
Yap, udah mulai ngelawan nih alam bawah sadar saya..
Apalagi, setelah ditelusuri setiap screenshot yang di pajang, captionnya pakai bahasa.. entahlah..
Di beberapa screenshot terlihat seperti Bahasa Indonesia, di screenshot lainnya tidak dapat dimengerti sama sekali.
Otomatis lah, jiwa saya berontak dan menolak keras untuk menginstal aplikasi aneh ini di perangkat saya.
(update: screenshot menggunakan bahasa Filipina)
Tapi saya ya dibuat penasaran juga, kenapa aplikasi ini ada di peringkat tiga teratas untuk kategori video player and editor.
Dan karena alasan itulah, saya pun memutuskan untuk memberi aplikasi ini sebuah kesempatan.
Jadi lah saya instal aplikasi aneh ini,
Dan dalam prosesnya, rasanya itu sakit banget,
Seperti berkhianat sama diri sendiri gitu (ih lebai)
Nah dengan pesimis, CapCut saya buka untuk pertama kalinya.
Saya coba import footage, dan sreet.. tet.. tet...
Wasu!, kok ga ada yang kasi tau aplikasi ini ke saya sejak dulu ya ?
Fitur-fitur Capcut diluar dugaan!
Sampai dimana tadi ?
Oh iya, ternyata aplikasi ini tidak seperti yang saya bayangkan waktu pertama kali melihatnya di Play Store.
Perkiraan saya tentang fitur-fitur yang hambar, efek-efek yang cupu, dan over-filtered ala aplikasi editing untuk bocah sok-sok'an, seketika terbantahkan dengan disuguhkannya fungsi-fungsi yang bisa dibilang berada pada teknologi bleeding-edge di bidang video editing perangkat mobile.
Ya fitur-fitur seperti trimming, transition, filter, layers, dan adjustment mungkin sudah jadi fitur standar semua video editor di Play Store..
|
| Tampilan utama CapCut Android |
Tapi keyframe animation, curve shifting, stabilizer (warp stabilizer?), chroma key, clipt replacing, dan semua itu dalam aplikasi gratis tanpa watermark ?? c'mon gess!! it can't be right!
|
Baca juga: Edit Foto Jadi Anime Menggunakan Capcut |
Bahkan ada fitur background remover khusus bagi kita yang ingin hasil seperti chroma keying, tapi tidak memiliki greenscreen, bluescreen, dan screen-screen lainnya.
Sangat-sangat mengakomodir.
Stabilizer ala Premiere Pro
Nah, saya ingin mengomentari fitur stabilizer nih, sebuah fitur yang juga ada pada aplikasi Power Director, namun absen di VN.
Untuk performa, analisa klipnya cukup cepat
Bahkan ketika stabilisasi diterapkan ke klip yang kita pilih saya tidak dibuat menunggu sama sekali.
Dan hasilnya pun tidak dapat saya abaikan dalam review kali ini.
Karena fitur ini bukan sekedar gimmick, namun memang berfungsi dan dapat membuat klip kita lebih stabil, walaupun memang tergantung kepada kualitas klip yang akan kita stabilisasi.
Keyboard Shortcut yang tak disangka ada
Satu fitur yang membuat saya cukup kaget adalah dukungan terhadap keyboard shortcut.
Tidak seperti VN yang mengandalkan antarmuka layar sentuh sepenuhnya, CapCut ternyata juga menyematkan keyboard shortcut untuk beberapa fungsi vitalnya.
|
| konfigurasi shortcut untuk CapCut |
Seperti misalnya Ctrl+Z untuk Undo, Ctrl+Shift+Z untuk Redo, backspace untuk delete, Space untuk playback control, kemudian Ctrl+C untuk duplicate.
Tentu saja dengan adanya fitur ini, pekerjaan kita akan serasa lebih cepat karena tidak perlu mencari menu-menu di layar lagi.
Banyaknya pilihan yang diberikan
Belum lagi banyaknya pilihan text-style, sticker, dan sound effect yang disuguhkan.
Biasanya untuk mendapatkan konten sebanyak ini, kita perlu menghabiskan waktu untuk mencarinya dan mengumpulkannya dulu.
|
| tampilan pilihan sticker yang banyak |
Tapi sekarang, dengan aplikasi ini, kebanyakan yang kita perlukan sudah tersedia disini.
Sangat memanjakan bagi video editor gokil diuar sana.
Performa yang baik dan cenderung stabil
Memang ketika pertama kali saya menjalankan aplikasi ini, tingkahnya sempat aneh ya..
Timelinenya itu tidak matching dengan Preview nya.
Tapi ternyata itu adalah masalah kompatibilitas aplikasi dengan mode Samsung DEX yang saya jalankan.
Setelah upgrade perangkat lunak, semua jadi baik baik saja.
Scrubbing timeline terasa oke, playback pun lancar jaya walau dengan beberapa layers aktif.
Dan satu hal yang sangat saya kagumi dari CapCut ini adalah fungsi auto-save yang sangat bisa diandalkan.
Walau belum pernah saya dapati program ini crash, tapi ketika ditinggalkan untuk membuka aplikasi lain yang resource intensive seperti browser dengan web-app nya misalnya, progress edit saya di CapCut tidak hilang.
Bahkan ketika tidak di save sama sekali.
Ini tentu agak berbeda dengan VN yang jika kita mau keluar aplikasi, ya mesti di save dulu.
Tapi masih ada sedikit yang kurang!
Tentu saja definisi PRO untuk program video editing itu sebetulnya disamping ada fitur yang saya sebutkan tadi, minimal juga ada Parametric EQ dan Lumetri Vectorscope.
Ya, fitur-fitur tersebut akan sangat berguna bagi mereka yang melakukan editing lebih serius secara mobile.
Saya juga berharap, CapCut ini memiliki UI spesial jika terinstal pada Tablet Android, karena banyak spasi yang terbuang pada mode landskap, terutama di sebelah kanan dan kiri preview panel..
Tapi seriusan gess, ini tuh aplikasi hp Android yang udah bisa membuat saya senang.
Bahkan menurut saya aplikasi ini mengalahkan VN dari segi stabilitas.
Nah itu dia tulisan penyesalan saya terhadap aplikasi CapCut ini.
Kesimpulannya adalah aplikasi ini memiliki fitur yang sangat advance untuk sekelas aplikasi ponsel.
Saya sangat rekomendasikan ini bagi kalian yang memilih untuk melakukan editing di smartphone atau Tab Android.
Kalian bisa download CapCut melalu tombol dibawah ini
Oh iya, jangan menilai buku dari sampulnya ya..
Monday, May 10, 2021
[4 Terbaik] Aplikasi Edit Video Untuk Youtuber di HP Android 2021, Yang 3 & 4 Tanpa Watermark!
Selama beberapa tahun saya hidup di dunia, tidak pernah saya melihat demand atau antusiasme dalam hal editing video separah sekarang ini.
Tapi Kenapa Edit Video Di HP ?
- Scripting, Take, Edit, dan Publish video dimana saja dan kapan saja (efisien waktu)
- Tidak memerlukan tenaga (daya listrik) yang tinggi (efisien energi)
- Hampir semua orang punya smartphone, jadi bisa dilakukan siapa saja (merakyat)
- Aplikasi editing yang kebanyakan gratis, walau dengan limitasi (merakyat+)
4 Aplikasi edit video di HP untuk Youtube Terbaik versi Jujur
|
|
contoh tampilan timeline klasik A: Video timeline B: Audio timeline |
Simpel, karena kita perlu kontrol penuh terhadap setiap proses editing di timeline.
- Kontrol yang mudah (trim & arrange element)
- Multi Layer (kemampuan overlay element)
- Kemampuan menambah musik
- Transisi Video
- Penyesuaian gambar (kecerahan, kontras, saturasi warna)
- Volume envelope (setting naik turun volume audio)
- Instant Preview
1. KineMaster
Tanya saja teman kalian, pasti mereka merekomendasikan aplikasi ini juga.
|
| Antarmuka KineMaster |
- Tema
- Animated Sticker Overlay*
- Triming per frame
- Layer Effect
- Screenshot
- Audio filter & reverb
- Perekam Realtime
- Chroma key
- Premium Assets Store (tidak termasuk stock footage)
| Kalian mungkin tertarik dengan : Cara Menggunakan Kinemaster Bagi Pemula, Dijamin PRO! |
harganya itu lho...
Yap, betul, untuk sekelas video editor di hp, $40 per tahun itu lumayan mas,
Belum lagi sifatnya langganan, jadi setelah setahun kita harus bayar untuk perpanjang lagi.
Tapi, kalau tidak mau bayar ya tidak apa-apa, karena KineMaster juga menyediakan pilihan gratis,
Hanya saja dengan bentuk export video ber-watermark
2. Power Director
- Reverse video
- Skin smoothener filter
- Video Stabilizer
- Audio Mixing control
- Stock Video Assets (free to use)
- Stock Audio Assets (free to use)
3. Premiere Rush
|
|
Antarmuka Premiere Rush |
4. VN Video Editor Maker VlogNow
Tidak disangka-sangka memang, ada sebuah aplikasi yang bisa dibilang, mungkin paling unik diantara yang saya sebutkan diatas..
|
| Sekilas tampilan VN di ponsel Android |
VN ini merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh VN LLC, dan dapat kita unduh dengan gratis di Play Store.
Salah satu yang saya sukai dari VN ini adalah fitur curve shifting, snap timeline/viewport, dan keyframe animationnya.
Saking kerennya VN ini, bahkan penjelasan di artikel ini tidak akan cukup untuk menggambarkannya
Aplikasi editing video ini membutuhkan sebuah artikel sendiri yang didedikasikan khusus.
Jadi saya putuskan unuk menulis review yang bisa kalian baca di Review VN: Aplikasi Video Editing Paling PRO 2021
Dan ada satu lagi yang cukup mengejutkan.
Untuk aplikasi yang full fitur ini, VN Video Editor tidak menempelkan watermark, bahkan pada versi gratisnya sekalipun!
Jadi saya sangat rekomendasikan kalian coba aplikasi ini juga, karena jujur, saya juga sedang menggunakannya untuk project sehari-hari.
Nah, kita bisa download aplikasinya melalui link dibawah.


.webp)














