Tuesday, December 14, 2021
Cara Upgrade Windows 11: Bypass TPM 2.0 Dan Secureboot
Bagi pecinta sistem Operasi Windows, tahun 2021 ini merupakan salah satu tahun yang penting.
Pasalnya, di bulan Oktober tahun ini, Microsoft merilis Windows 11 dengan update tampilannya yang sangar dan agak berbeda dari versi versi sebelumnya.
Namun ternyata tidak semua perangkat bisa menikmati update ini lho.
Karena ternyata, menurut spesifikasi Windows 11, Microsoft membatasi upgrade hanya bisa dilakukan dengan syarat CPU modern dengan TPM 2.0 dan dukungan terhadap Secureboot.
Kenapa mesti punya TPM 2.0 & Secureboot?
Trusted Platform Module atau biasa disingkat dengan TPM versi 2.0 merupakan sebuah standar cryptoprocessor, yang mana sebuah mikro kontroler didesain khusus untuk menangani perihal keamanan pada level hardware.
Sedangkan Secureboot merupakan fitur dari EUFI yang bertugas untuk memvalidasi file penting yang berperan sebelum booting dijalankan, seperti bootloader misalnya.
Pusing ?
Intinya fitur-fitur ini bertugas untuk membuat perangkat kita lebih aman.
Kita tau kan, Windows merupakan sistem operasi paling populer dan memiliki market share terbesar saat ini.
Ini berarti Windows merupakan target empuk bagi para hacker yang berkeliaran di luar sana.
Dalam tahun 2021 saja, sudah banyak tuh ada kejadian kasus serangan ransomware ke beberapa perusahaan besar.
Mulai dari Collonial Pipeline, Acer, NBA, AXA, dan masih banyak lagi
Ngeri kan..?
Nah selain Microsoft kepingin membuat sistem operasi barunya lebih cantik, ternyata mereka juga ingin membuat hidup para hacker diluar sana sedikit lebih sulit dengan mewajibkan seluruh pengguna Windows 11 berada pada perangkat dengan TPM 2.0 dan memiliki fitur SecureBoot.
Semua fitur ini merupakan kombinasi yang dapat membuat perangkat kita berada pada level keamanan lebih tinggi.
Jadinya ya agak lebih susah ditanemin malware lah.
Cara cek apakah PC kita memiliki TPM dan Secureboot
Untuk memeriksa apakah perangkat kita memiliki TPM 2.0, kita bisa melakukan step-step berikut:
- Buka jendela Run (Windows + R), kemudian ketikkan tpm.msc
- Tekan enter, lalu jendela TPM Management akan muncul
-
Disana kita akan bisa langsung melihat versi TPM yang aktif.
TPM management yang tidak menemukan TPM
Mudah sekali bukan?
Tapi bagaimana jika ternyata TPM management menyatakan bahwa tidak ada TPM tidak ditemukan ?
Tenang temen-temen, karena hal ini tidak serta merta berarti bahwa perangkat kita tidak disertai TPM.
Mungkin saja fitur ini dinonaktifkan pada level EUFI/BIOS, sehingga hal yang perlu kita lakukan adalah mengaktifkannya saja.
Caranya juga cukup mudah, kita tinggal masuk ke EUFI/BIOS, kemudian di tab Security kita bisa temukan konfigurasi TPM.
Tinggal di enable
|
|
| tampilan konfigurasi bios TPM 2.0 |
Untuk Secureboot, biasanya kita bisa temukan settingnya di tab Security ataupun Boot.
Kalau tidak ketemu, maka kemungkinan besar memang perangkat kita tidak mendukung fitur-fitur tersebut.
Lalu apakah ini berarti perangkat lawas sama sekali tidak bisa mencicipi Windows 11 ?
|
|
| tampilan pesan installer ketika tidak menemukan TPM 2.0 |
Tidak juga mas.
Karena tenyata, bagi yang memiliki perangkat berbasis 64 bit dan RAM minimum 4 GB masih dapat menikmati Windows 11 dengan cara yang akan saya share dibawah ini.
Cara Upgrade Windows 11 tanpa TPM 2.0 atau Secure Boot
Dengan penjelasan yang sudah saya jabarkan diatas, jika kita tetap memaksa untuk upgrade Windows 11 tanpa TPM 2.0 atau Secureboot, itu berarti kita sudah paham bahwa kita tidak akan dapat menikmati fitur keamanan lebih yang ditawarkan Windows terbaru ini.
Tapi selama kita merupakan user yang cerdas, saya rasa akan jadi aman-aman saja.
Oke, sebelum memulai, kita pastikan dulu perangkat kita sudah berada diatas spec minimum
- Processor 64bit dengan core lebih dari 2, masing-masing minimum 1GHz
- RAM 4GB
- Kapasitas penyimpanan kosong minimum 64GB
- Harddisk menggunakan tabel partisi GPT (belum sempat coba di MBR)
Untuk tutorial kali ini, kita akan mencoba untuk upgrade tanpa membuat bootable disk, karena memakan waktu lebih banyak jika ingin sekedar upgrade.
Jadi bukan clean install ya.
Langkah-langkah yang perlu dilakukan ialah:
-
Pastikan kita sudah punya iso file Windows 11
kalau tidak punya, bisa download langsung di website Microsoft. - Download dan jalankan file Skip_TPM_Check_on_Dynamic_Update.cmd
- Mount file iso Windows 11 tadi, lalu jalankan setup.exe
- Tunggu proses pengecekan dan lakukan upgrade seperti biasa.
- Perangkat akan restart sendiri dalam proses upgrade tersebut
Sangat mudah kan ?
Saya sendiri sudah coba di dua perangkat yang tidak memiliki support terhadap TPM 2.0, dan hasilnya lancar semua.
Oh iya, sebetulnya Microsoft juga telah memberikan sebuah cara untuk bypass TPM 2.0 ini dengan membuat key "AllowUpgradesWithUnsupportedTPMOrCPU" pada registry.
Tapi ternyata cara yang ditawarkan Microsoft tersebut masih membutuhkan TPM minimal versi 1.2 untuk jalan.
Jadi ya percuma saja bagi PC yang agak lebih lawas.
Akhir kata
Oke itu dia cara upgrade Windows 11 dengan bypass TPM 2.0 dan Secureboot.
Walaupun kita tidak kebagian fitur keamanan penuh yang ditawarkan sistem ini, setidaknya kita dapat sebagian besar fitur lainnya
Dan jika kita merupakan pengguna komputer yang cerdas, saya rasa resiko terserang malware juga akan minim sekali.
Jadi, tidak usah terlalu khawatir lah
Tuesday, April 27, 2021
Inilah Kenapa Apple M1 Bakal Memulai Era Baru Di Dunia Komputer Desktop
Baru-baru ini banyak orang membicarakan perceraian Apple dan Intel dengan munculnya chip silikon besutan Apple bernama M1
Chip ini digadang-gadang merupakan gebrakan besar di dunia komputer desktop saat ini.
Segala kelebihannya dibanding kompetitor, bahkan mantan partnernya (intel), diumumkan dengan lantang, melalui WWDC 2020
Tapi kenapa repot-repot, Apple ??
Lambatnya Intel Dalam Berinovasi
Setelah sekian lama menjadi penguasa pasar dalam dunia microprocessor, Intel sepertinya terlalu PD akan posisinya selama ini.
Ya, gimana enggak sih, sudah kurang lebih 30 tahun mendominasi pangsa pasar CPU, siapa yang tidak ngembang kepalanya, coba..
Tapi dalam masa-masa jayanya tersebut, bisa dibilang inovasi yang dilakukan Intel malah kian melambat.
Ya, dari awal core2duo yang saya miliki di tahun 2008, sampai rilisnya i9 sekarang, kesannya intel masih gitu-gitu aja..
Ga ada yang Wow, gitu
Hal ini juga sempat dikeluhkan Apple ternyata.
Dan saya yakin banyak produsen lain mengeluhkan hal yang sama.
Walaupun banyak kritik yang masuk nih dalam masa perlambatan inovasi itu, anehnya dari Intel belum ada respon serius untuk menanggapi hal-hal tersebut.
Mungkin karena mereka masih terbuai dengan kesuksesannya selama ini.
Nah, setelah posisinya digoyang AMD dengan processor Ryzennya sejak tahun 2018, mereka masih aja dengan sikapnya yang sok cool gitu
Hingga kini Intel mendapatkan pukulan telak setelah diceraikan dan dibanding-bandingkan oleh mantannya partnernya sendiri
Baru deh mereka kebakaran jenggot.
Sampai-sampai akhirnya Intel ganti CEO di bulan Februari 2021 kemarin.
Dan tau apa yang mereka lakukan setelah tau hal tersebut ?
Bikin iklan ngejek Apple.
Briliant!
M1: transisi Apple untuk sebuah ekosistem yang solid
Sebetulnya gerak-gerik Apple untuk beralih ke ARM bisa ketebak tujuannya.
Yaitu disamping untuk membuat chip yang dapat dikontrol penuh pengembangannya supaya sesuai dengan visi perusahaan, hal ini juga bertujuan untuk membuat suatu ekosistem yang unified, dengan penggunaan arsitektur yang sama disemua perangkatnya.
Nantinya, semua aplikasi yang ada di iPhone dan iPad, akan dapat dijalankan di MacOS.
Ini berkat arsitektur ARM yang sama yang digunakan di semua perangkat Apple tadi.
Bukan konsep yang baru memang..
Dulu di tahun 2016, ketika Google diam-diam mengembangkan OS baru bernama Fuchsia, konsep ini sudah terdengar, walau bukan merupakan statement resmi dari Google itu sendiri.
Tapi apakah Fuchsia dan Chip M1 itu pendekatannya sama ?
Tentu tidak.
Ketika Google masih berkutat di software, Apple sudah berani bermain hardware dan menantang pemain lama di bidang tersebut.
Bahkan tak tanggung-tanggung, menggunakan teknologi fabrikasi terbaru, 5nm.
Seperti apa yang mereka selalu katakan, mereka berani menantang status quo.
Dan ini, percaya atau tidak, membuka segala kemungkinan yang tidak terbatas!
Permulaan Era Baru
Dengan diluncurkannya M1, Apple mencoreng wajah Intel, yang kerjaan utamanya ya,.. membuat mikroprosesor
Seolah Apple sedang berkata kepada Intel "Eh, ngapain aja lu selama ini ? Gak becus!"
Tapi ternyata kesialan intel tidak sampai disitu.
Setelah melihat kedigjayaan Apple saat merilis M1, Nvidia ngikut dengan memulai project CPU berbasis ARM bernama Grace.
Apple telah membuktikan bahwa ARM mampu menyaingi performa X86 yang mendominasi pasar selama ini.
Dengan begini, semua pemain seperti Samsung, AMD, dan produsen lainnya mungkin akan mengikuti jejak yang sama.
Percaya atau tidak, bakal ada gebrakan besar lainnya dalam beberapa tahun kedepan!
Dan ini bakal menjadi persaingan pasar yang lebih kompetitif, yang akan mendorong inovasi komputer desktop lebih jauh lagi!
Thursday, April 22, 2021
Cara Menyambungkan Kamera HP Ke Laptop/PC, Kualitas Oke!

Pernah tidak kalian merasa kalau webcam di laptop kalian itu kualitasnya rendah banget..
Atau bahkan kalian tidak memiliki webcam sama sekali ?
Sayang banget ya..
Padahal di sisi lain, kalian memiliki sebuah smartphone dengan kamera yang lumayan oke..
Lalu tiba-tiba muncul suatu ide radikal..
Apakah mungkin menggunakan kamera smartphone tersebut untuk disambungkan ke laptop / PC ?
Nah, jangan bersedih dulu kawan-kawan, karena itulah yang akan kita lakukan sekarang
Kenapa sih kamera tidak terdeteksi ketika kita connect HP ke Laptop / PC
Sebetulnya yang menjadi penghalang kenapa kamera smartphone Android tidak bisa disambungkan ke PC hanyalah ketiadaan driver yang dapat menghubungkan komunikasi antara PC dan kamera yang dioperasikan oleh sistem Android.
Seperti yang kita ketahui, kamera smartphone hanya bisa diakses oleh sistem operasi ponsel kita, dan Sistem Android tersebut juga akan bertindak sebagai penerjemah ketika dihubungkan ke PC.
Nah, ketika kita menyambungkah HP ke Laptop / PC, sistem Android hanya akan melaporkan fitur-fitur yang didukung saja melalui protokol yang berbeda-beda setiap operasi, seperti Media Transfer Protocol untuk media transfer, Picture Transfer Protocol yang hanya menampilkan berkas gambar & foto, dan beberapa minor protocol yang memiliki fungsi berbeda yang mungkin hadir di setiap perangkat.
Dan sampai sekarang pun saya masih bertanya-tanya, kenapa protokol streaming kamera tidak didukung secara default oleh Android, padahal itu merupakan fitur yang cukup menjanjikan, terutama di masa pandemi seperti sekarang.
Tapi ini tidak membuat sambungan kamera Android ke PC menjadi mustahil, karena ternyata ada satu cara yang dapat kita gunakan untuk tujuan ini.
Cara menyambungkan Kamera HP ke Laptop/PC
Satu fitur yang menjadi harapan kita kali ini adalah Android USB debugging.
Dan jangan takut dulu kawan-kawan, karena langkah yang akan saya jelaskan tidak seribet kedengarannya.
Nah, untuk dapat menyambungkan kamera hp ke laptop/pc, kalian hanya perlu melakukan langkah-langkah berikut;
-
Aktifkan Developer Option dengan masuk ke
Pengaturan > Tentang Perangkat > Informasi Perangkat Lunak >
dan ketuk Build Number tujuh kali sampa muncul peringatan
bahwa kalian telah mengaktifkan Opsi Pengembang.

cari Build Number dan ketuk 7 kal untuk mengaktifkan Opsi Pengembang (Developer Option) - Kembali ke menu pengaturan awal, lalu scroll kebawah sampai kalian menemukan pilihan Opsi Pengembang
-
Masuk ke menu Opsi Pengembang, lalu aktifkan pilihan USB Debugging.

Aktifkan USB Debugging
serta Wireless Debugging (optional)
- Install aplikasi iVCam di Playstore, [Download]
- Install juga aplikasi iVCam di Laptop/PC kalian, [Download]
- Buka Aplikasi iVCam di Laptop/PC
-
Tentukan cara kalian terhubung, mau melalui USB atau Wifi.
Untuk sambungan dengan Wifi, Laptop/PC dan Hp Android kalian harus terhubung pada jaringan wifi yang sama. Kalau tidak ada wifi kalian bisa buat dulu hotspot di HP Android kalian dan sambungkan Laptop/PC, lalu buka aplikasi iVCam di Hp kalian.
Untuk sambungan melalui USB, kalian hubungkan dulu smartphone ke Laptop/PC menggunakan kabel USB, lalu buka aplikasi iVCam di hp kalian. -
Ketika sudah melakukan step 7 dan aplikasi iVCam telah terbuka pada kedua
perangkat, sambungan kamera akan otomatis aktif.
- Selamat, kalian telah berhasil menyambungkan kamera HP ke Laptop/PC kalian
Nah, jika kalian ingin memanfaatkan sambungan kamera ini di aplikasi lain (misalnya Zoom atau Skype) pada Laptop/PC, sumber kamera perlu diatur terlebih dahulu pada aplikasi tersebut.
Biasanya kalian akan temukan kamera Android kalian sebagai e2eSoft iVcam pada Laptop/PC.
Nah sebetulnya masih ada aplikasi lain yang memiliki fungsi serupa dengan iVCam diluaran sana.
Contohnya DroidCam..
Bahkan dengan versi gratisnya, DroidCam ini tidak menyisipkan watermark pada kamera.
Namun, karena kualitas yang dihasilkan dari DroidCam sementara ini masih lebih rendah dibanding iVCam, saya rasa sedikit watermark tidak akan jadi masalah.
Nah, untuk menghilangkan watermark pad iVCam, kalian bisa membeli versi PRO nya melalui program langganan, atau permanen sekali beli.
Oke, saya rasa itu saja yang dapat saya share kali ini.
Jika kalian ada yang kurang dipahami, kalian bisa share di kolom komentar di bawah.
Tuesday, February 23, 2021
Berbagai Cara Screenshot di Laptop dan Komputer (Yang Dirahasiakan Selama Ini)

Cuman ya terkadang kita bingung karena setiap laptop kan beda-beda.
Sampai sampai kita mendownload aplikasi tambahan untuk melakukan hal simpel itu,
Anda tidak sendiri mas, semua orang juga pernah mengalaminya.
Tapi jangan khawatir, karena mulai sekarang kalian tidak akan merasakan penderitaan yang sama.
Kalian akan menjadi master screenshot yang PRO, saya jamin.
Tentu saja semua yang akan saya share ini berfungsi dengan baik di segala komputer dan laptop bersistem Windows.
Pokoknya semua perangkat dengan sistem Windows didalamnya.
Hanya saja, ketika menggunakan laptop, maka akan ada hal yang perlu diperhatikan lagi.
Yaitu tombol Fn.
![]() |
| perhatikan tombol Fn |
Kalian bisa coba setiap cara yang saya jelaskan di bawah, namun kalau gagal kemungkinan tombol Fn ini lah penyebabnya.
Tombol Fn (function) adalah tombol yang berfungsi untuk mengaktifkan fungsi tambahan dari tombol-tombol di barisan atas keyboard laptop.
Oleh karena ada beberapa laptop yang driver keyboardnya tidak terinstal dengan baik, atau memakai driver yang tidak semestinya, maka tombol Fn kadang berfungsi kadang tidak.
Silahkan bereksperiman untuk menambahkan tombol Fn tersebut di setiap cara yang akan saya jelaskan, terutama yang saya masukkan di dalam kurung (), dijamin semua masalah akan teratasi.
Nah, langsung saja nih, ini dia cara screeshot laptop yang ampuh tanpa download aplikasi tambahan lagi.
#1 Screenshot seluruh layar menggunakan tombol PrtScn (PrintScreen)
Cara ini sudah lama ada dan akan selalu berfungsi di hampir semua versi Windows modern, termasuk windows 7, 8, dan juga Windows 10.Nah, untuk langkahnya sendiri cukup mudah, hanya saja setelah menekan tombok di keyboard tersebut, kalian harus membuka aplikasi Paint lagi untuk menempel hasil screenshot tersebut.
![]() |
| beberapa variasi tombol PrtScr |
Langkah-langkah yang harus ditempuh untuk screenshot di laptop dengan PrtScr adalah:
- Persiapkan layar yang akan di screenshot.
- Cari dan pencet tombol (Fn) PrtScr
- Buka aplikasi Micosoft Paint
- Paste atau tekan Ctrl dan V untuk menempelkan hasil screenshot
- Ambil bagian yang akan kalian gunakan
- Simpan file tersebut, dan selesai
Silahkan lanjut mas..
#2. Screenshot jendela yang aktif menggunakan shortcut Alt + PrtScn.
Nah, untuk cara yang satu ini sama gampangnya seperti cara yang pertama, hanya lebih pendek.Juga kita tidak perlu memotong screenshotnya, karena hanya mengambil jendela aktif yang kalian perlukan.
Untuk langkah-langkahnya seperti ini
- Persiapkan tampilan yang akan di ambil screenshotnya
- Tekan kombinasi tombol (Fn) Alt dan PrtScr.
- Buka aplikasi pengedit gambar seperti Microsoft Paint.
- Tempel gambar dengan menekan shortcut Ctrl dan V
- Simpan gambar, selesai.
#3. Screenshot seluruh layar tanpa pakai aplikasi.
![]() |
| tekan kombinasi (Fn) Windows + PrtScn untuk langsung screenshot |
#4. Gunakan Snipping tool.
![]() |
| cari "snipping tool" di start menu |
![]() |
| tampilan utama snipping tool |
#5. Gunakan Snip & Sketch (hanya untuk Windows 10)
![]() |
| tampilan Snip & Sketch |
#6. Gunakan Xbox Game Bar (Windows 10 Creator Update)
![]() |
| tampilan utama Xbox Game Bar |
Pasti kalian berpikir bahwa cara yang saya share terlalu banyak hanya untuk sebuah screenshot.
Tapi tidak apa-apa mas, senang rasanya punya pilihan.
Tapi yang mana favorit kalian ? Share di kolom komentar dong biar yang lain tau..
Friday, January 15, 2021
Cara Instal Android Di PC & Laptop, Bahkan Tanpa Emulator!

Tapi jaman sekarang, karena kebutuhan orang yang aneh-aneh, banyak yang menginginkan sistem operasi yang satu ini supaya dipasang di PC
Entah apa tujuannya.
Mungkin supaya main game mobile jadi lebih asik.
Padahal sudah jelas, by design Android hanya akan bekerja maksimal pada perangkat dengan layar sentuh,
Buktinya, semua tombol dibuat lebih besar untuk menunjang touch interface.
Ah, sudahlah..
Biar saya ngomong sepanjang apapun, kalian pembaca setia blog Ngelewa pasti tidak akan pernah menyerah...
Saya salut!!
Maka dari itu, saya akan membagikan dua cara untuk instal Android di PC/Laptop kesayangan kalian
Supaya kalian senang :D
Cara instal Android di PC & Laptop
Pertama tama, ketahui dulu keingingan kalian..
Kalian inginya Android terinstal di dalam Windows, atau berdiri sendiri ?
Karena kedua metode instalasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan.
Instal Android di PC di dalam Windows
Keunggulan : Mudah dipasang, nyaman dipakai
![]() |
| Android dalam Windows |
Jika kalian menginstal Android di dalam Windows, maka Android akan bertindak sebagai aplikasi pada umumnya.
Atau dalam kata lain, Android akan berjalan di dalam emulator.
Nah, biasanya instalasi model ini digunakan oleh mereka yang hanya ingin bermain game Android di PC, karena tidak ribet.
Tipe instalasi ini sangat nyaman digunakan, kalian bisa lompat-lompat antar kedua sistem tanpa perlu proses booting lagi
Tapi akan membuat sistem Android kebagian resource PC yang lebih sedikit dari yang mampu ditunjang perangkat keras kalian.
Istilahnya, sumber daya PC tidak sepenuhnya dapat dipakai Android.
Melainkan akan dibagi untuk host OS atau sistem operasi yang kalian gunakan.
Jadi keunggulan metode ini yaitu kemudahan dan kenyamanan, namun lemah di performa.
Nah, cara untuk menginstal Android di PC dengan metode ini sangatlah mudah
Kita hanya perlu menginstal sebuah aplikasi emulator yang tersedia gratis di Internet
Ada banyak aplikasi emulator model ini, salah satunya adalah BlueStack
![]() |
| proses instalasi BlueStack |
Cara instalnya pun cukup mudah, tinggal download installer, lalu ikuti instruksi didalamnya.
Instal Android di PC sebagai sistem operasi yang berdiri sendiri (Tanpa Emulator)
Keunggulan: Performa maksimal
![]() |
| dual boot Android dan Windows |
Cara yang kedua merupakan instalasi Android secara berdiri sendiri, menggunakan dual booting.
Kalau kalian memilih yang ini, keunggulan yang ditawarkan yaitu di performa, namun kalah di pengalaman pengguna.
Sama seperti ketika kalian menjalankan Sistem Operasi pada umumnya, resource PC sepenuhnya dapat diakses oleh Android.
Ini artinya, performa Android jika dipasang secara mandiri akan jauh lebih maksimal ketimbang melalui virtualisasi atau aplikasi, karena tidak dibagi-bagi lagi.
Tapi...
Nah ada tapinya nih..
Seperti yang kalian ketahui, dengan dual booting, jika ingin pindah pindah sistem, kalian harus melakukan reboot, dan booting ke sistem yang kalian ingin gunakan.
Tentu saja ini kurang nyaman, dan akan memakan banyak waktu kalian yang berharga.
Nah, jika kalian memilih cara ini, saya sarankan untuk tidak melakukan pindah-pindah OS lagi.
Kalian bisa buat nyaman sistem Android yang kalian gunakan dengan cara melengkapinya dengan aplikasi apapun yang kalian perlukan
Misalnya, jika kalian adalah seorang Gamer game mobile, tapi kalian juga anak kuliahan yang perlu menyelesaikan tugas seperti buat makalah, presentasi dan sebagainya.
Kalian bisa instal Microsoft Office, atau aplikasi Office lain seperti WPS, Google docs, dan lain-lain untuk menunjang keperluan kalian.
Atau bahkan jika kalian adalah seorang photographer, bisa instal aplikasi editing photo seperti Snapseed dan Photopea, seperti pada artikel yang satu ini
Jadi sebetulnya banyak tool-tool alternatif yang bisa kalian gunakan jika memilih untuk pindah sepenuhnya ke Android.
Tinggal kalian cari-cari saja.
Oke, kita lanjut ...
Ada beberapa distro populer yang dapat kalian pilih, namun saya rekomendasi tiga saja, yaitu Android X86 Project, Bliss OS, dan Prime OS.
Dari ketiga distro itu, Android X86 merupakan distro yang paling mendekati versi Vanilla dari Android.
Jadi ya.. mungkin bakal sedikit yang akan suka.
Untuk pengalaman yang lebih, kalian bisa pilih antara Bliss OS atau Prime OS.
![]() |
| tampilan utama PrimeOS |
Nah, sekarang saya akan gunakan Prime OS sebagai contoh.
Pada Prime OS ini, ada dua metode instalasi, yaitu; Installer EXE, dan Bootable USB.
Kedua file installer ini dapat kalian temukan di XDA Developer
Untuk yang menggunakan installer.exe, step-step nya sangat mudah, tinggal download installer, jalankan file installer, lalu ikuti prosesnya.
Namun ini hanya jalan di sistem operasi Windows.
Bagi kalian yang tidak menggunakan Windows, atau sekedar ingin cari tantangan, kalian bisa coba menggunakan bootable USB.
Oke, untuk dapat menginstal Android di PC dengan metode bootable USB, kalian perlu mengikuti beberapa step berikut
- Download Installer ISO dan sebuah aplikasi bernama Rufus
- Siapkan USB flash drive, direkomendasikan USB stick dengan kapasitas 8GB
- Buka Rufus dan pilih file installer ISO yang kalian download tadi, lalu buat bootable drive pada USB flashdrive dengan mengikuti step pada Rufus.

tampilan rufus - Setelah selesai dengan Rufus, siapkan partisi baru di PC kalian, minimal 16GB
- Reboot komputer, matikan secure boot (jika ada) dan booting ke USB installer yang dibuat tadi
- Menu GRUB akan muncul, pilih "Install Prime OS"
- Setup partisi harddrive, pilihlah partisi yang telah kalian buat sebelumnya.
- Ikuti prosesnya dan tunggu hingga selesai.
- Jika tidak ada pesan error, maka, Selamat !!
Nah, itu dia beberapa cara instal android di PC maupun Laptop kesayangan kalian.
Friday, September 4, 2020
Cara Logout Gmail Android dari Perangkat Lain Dengan Aman
Google Account jaman sekarang ibarat master-key yang dapat mengakses semua layanan online di internet.
Kenapa bisa ?
Padahal saya engga suka dangdut..
Coba kalau dia nakal dan hapus-hapus video..
Atau lebih parah, komen yang engga-engga kemana-mana.
Cara logout gmail Android dari perangkat lain
-
Masuk ke Google Account - Device Activity,
jika tidak langsung mengarah ke daftar perangkat aktif, silahkan cari di bagian Security (keamanan) > scroll ke bawah sampai ketemu Your Device (perangkat anda) > Manage Devices -
Cek daftar perangkat yang aktif, kemudian lihat tanggal berapa login,
apa perangkatnya, dan sistem operasinya
- Jika kalian merasa kalau perangkat tersebut bukan milik pribadi, ya sebaiknya langsung di log-out saja dengan menekan tiga titik dipojokan, kemudian pilih log-out.
-
Jika kalian merasa ada yang janggal, seperti perangkat yang sama
sekali tidak dikenali, sebaiknya pilih "Don't recognize this device?",
kemudian ikuti protokol keamanan yang disarankan
Biasanya sih disuruh ganti sandi. - Nah, sampai disini, prosesnya sudah selesai..
|
| tampilan notifikasi langsung dari google |











