Saturday, August 13, 2016

Prisma: Mengubah Foto Menjadi Karya Seni


Greetings bro!!
Welcome back to my humble blog!

Di pagi hari yang cerah ini saya ditemani secangkir kopi hitam yang nikmat plus sebatang rokok (iya, hanya sebatang) yang setia menemani dalam menjalani sebuah kebiasaan kronis, ketika jam 10.00 AM terlalu pagi untuk bekerja.

Browsing di internet merupakan hal yang lumrah saya lakukan dalam waktu-waktu berkualitas seperti ini. Dari membaca artikel bermanfaat seperti di ngelewa.com, sampai menguntit profil facebook wanita-wanita cantik di jagat maya.

But hold on a second...

Ada yang menarik perhatian saya ketika scrolling home page facebook!




Yaitu gambar yang kurang lebih seperti di bawah ini..

Begitu Indah..

Setelah saya cek, ternyata banyak juga muncul di instagram dan beberapa sosmed lainnya. Saya jadi berpikir mengapa orang-orang jadi mendadak artistik dalam satu malam, atau jangan-jangan malah saya yang kurang gaul..

Ya, ternyata memang saya yang kurang gaul saudara-saudara...

Menurut teman saya yang gaulnya tak terbantahkan, fenomena gambar artistik ini adalah hasil dari aplikasi spektakuler yang mampu mengubah foto yang super biasa menjadi luar biasa dalam sekali sentuh, super sekali...

Namanya Prisma bro,

Tapi bagaimana mungkin sebuah aplikasi mobile di android atau iOS ini mampu "melukis" foto menjadi begitu indah? sedangkan jika kita pernah trace otomatis gambar bitmap di adobe illustrator atau coreldraw, hasilnya malah,, maaf, "Terlalu artistik", sehingga tidak menarik bagi mata normal.

Setelah saya melakukan riset di pagi berikutnya, masih ditemani dengan sebatang rokok, saya menemukan tulisan yang terdengar begitu teknis. Dikatakan bahwa aplikasi ini melibatkan yang namanya neural network dan artificial intelligence dalam melakukan triknya. Dari istilahnya saja sudah "wuiihh..", saya pikir saya tidak akan mengerti tentang isi dari tulisan itu, dan benar saja..

Tetapi yang paling penting adalah bagaimana aplikasi ini memperoleh popularitas hanya dalam beberapa hari setelah release di iOS tanpa tindakan promosi apapun dari pengembangnya. Bahkan Alexey Moiseenkov, sang pengembang aplikasi ini, rela resign dari pekerjaannya di Mail.Ru dan fokus mengembangkan Prisma.


Prisma

Nah, ketika kita mencoba aplikasi ini, kita akan disuguhkan dengan tampilan kamera yang simple, dengan tombol shutter, flash, switch camera dan pilihan untuk memilih foto dari galeri.

Tampilan awal Prisma

Tampilan penyesuaian

Penggunaannya juga begitu mudah, tinggal snap photo langsung dari aplikasi atau mengambil dari galeri, kemudian tinggal apply filter yang telah disediakan oleh Prisma.

Memilih style

Style yang disediakan juga tidak sedikit bro, saya sendiri sampai bingung memilihnya. Ada banyak style yang bisa di aplikasikan kedalam foto kita, dan kemungkinan akan ada banyak tambahan lagi seiring dengan update-update yang disediakan kedepannya.

Ketika memilih style, aplikasi ini membutuhkan sedikit waktu untuk mengaplikasikan style tersebut ke dalam foto. Hal ini semakin membuat saya percaya bahwa memang ada hal advance (neural network dan artificial intelligence) yang terjadi dalam proses ini, tidak hanya filter biasa yang tinggal tempel.

Setelah semua proses selesai dan foto kita sudah menjadi sebuah karya seni, tinggal sebuah proses akhir lagi yang belum kita lakukan, yaitu pamer. Pilihan untuk share ke beberapa media sosial juga disuguhkan demi memenuhi kebutuhan pamer kita bro. Tapi bagi kalian yang mungkin tidak suka pamer, juga ada opsi untuk hanya menyimpan hasil ini ke dalam galeri foto kita. Ada juga pilihan untuk menghilangkan watermark bertuliskan "PRISMA" yang biasanya muncul di pojokan foto, tetapi saya tidak mencobanya, karena saya menghargai usaha keras aplikasi ini dengan artificial intelligence-nya, hahahaha..

Alhasil, supaya tidak dibilang kurang gaul lagi, saya pun mencoba aplikasi ini, dan lihat apa yang terjadi..

Mendadak Artistik
No Color, No Problem..
Yah, begitulah sedikit perjalanan saya untuk menjadi tidak ketinggalan zaman. Semoga bermanfaat, atau mungkin bisa menjadi inspirasi bagi kalian.

Oh iya, kalian juga bisa download aplikasi ini di Play Store bagi android, maupun App Store bagi iOS.

Yasudah, sekian dulu sharing saya kali ini..
Akhir kata,

BYE

Tuesday, August 9, 2016

Remix OS: Harapan Baru Pengguna Desktop


Greetings bro..
Sudah sekian bulan berlalu tanpa adanya update di blog ini. Tapi tidak usah khawatir, karena saya kembali membawa kabar gembira untuk kita semua..

Kali ini kita tidak akan membicarakan tentang manggis yang ada ekstraknya, namun saya akan sharing mengenai perkembangan sistem operasi Android yang kali ini sudah dapat dirasakan bagi kalian pengguna desktop.

Apa maksudnya?

Begini bro, android merupakan sistem operasi besutan Google yang dirancang untuk touchscreen user interface atau bahasa lokalnya antarmuka layar sentuh. Pengoperasiannya pun berbeda dengan sistem operasi yang dirancang untuk desktop, karena pada desktop kita menggunakan kursor mouse atau trackpad untuk navigasi dan pemilihan menu yang ditampilkan di layar, sedangkan pada android kursor ini tidak ada, melainkan menggunakan gestur jari seperti sentuh maupun usap.

Nah, kali ini Jide technologi berhasil nge-port Android agar bisa digunakan pada desktop dan dapat diinstall pada laptop atau PC pada umunya. Mereka menyebutnya "Remix OS"

Apa artinya?

Belum sadar juga bro? Artinya Kekuatan Android dengan berjuta-juta aplikasi/gamenya sudah dapat dirasakan bagi kita pengguna laptop atau PC!

Hal ini tentu tidak terbatas untuk mereka dengan spek PC yang "super" saja, namun mereka yang memiliki netbook lambat (seperti saya) juga dapat merasakan nafas baru dari gatgetnya, jadi sistem operasi ini sangat cocok untuk alternatif ketika Windows XP terlalu kuno dan  Windows 10 terlalu lambat untuk netbook/PC kesayangan kita.

Lebih dalam tentang Remix OS 

Sekilas sistem operasi ini memiliki tampilan yang mirip dengan Windows 10. Pada desktopnya terdapat start menu, taskbar, desktop icon, status bar, dan notification center. 

Tampilan desktop
Untuk notification centernya, mirip seperti milik Mac OSX dan Windows 10 bro.

Notification Center

Sistem operasi ini juga memungkinkan kita untuk download aplikasi dari Play Store bro, mantap..

Tampilan Playstore

Tidak lupa juga, Remix OS dilengkapi dengan file manager ala desktop yang tentu saja sudah tidak asing bagi pengguna desktop untuk manajemen berkas.

Manajemen berkas

Bagaimana dengan Game?

Bagi pecinta game android, sistem operasi ini juga memungkinkan kita memainkan game kesayangan di PC. Namun sayangnya belum semua game yang ada di Play Store dapat nyaman dimainkan karena game tersebut didesain untuk antarmuka layar sentuh. Tapi tidak usah khawatir karena sebagian besar game terkenal dapat dimainkan dengan keyboard atau gamepad yang kita miliki berkat usaha keras para developer yang mengembangkan OS ini.

COC pada Remix OS

Untuk aplikasi PPSSPP, entah kenapa terus crash ketika dibuka. Mungkin ini hanya terjadi di netbook saya, entahlah. Tapi saya berharap masalah ini akan segera "fixed" pada update os berikutnya.

Bottomline

Yah, sekilas Remix OS terdengar menjanjikan bro. Terlepas dari kemampuan gamingnya, Sistem Operasi ini sangat cocok sebagai alternatif untuk digunakan untuk kegiatan digital sehari-hari seperti browsing, chatting, mendengarkan musik dan produktifitas lainnya. Bagi kalian yang ingin mencobanya, bisa download dulu di http://www.jide.com/remixos-for-pc. Untuk tahap instalasi, saya akan share pada postingan berikutnya bro..

Yasudah.. 
Sekian dulu bro
Akhir kata

BYE
Powered by Blogger.