Monday, May 11, 2020

Tips Super Ampuh Meningkatkan Performa Android Tanpa Root, Dijamin!

cara meningkatkan performa android tanpa root

Suatu hari si Bambang tersesat pada sebuah jalan yang sepi sendirian hanya dengan smartphonenya tercinta. Ketika dia sadar hari mulai gelap, dia bergegas mengecek smartphonenya yang masih memiliki daya 71% dan full aplikasi untuk mengetahui apakah ada sinyal atau tidak. Entah karena Tuhan masih sayang, sinyal di ponselnya full dan berlabel 5G. Gila!,

Saat itupun dia mulai membuka aplikasi maps. Tapi nasib berkata lain, smartphonenya hang dan menjadi panas. Batrenya yang 71% itupun tiba-tiba menjadi 10%, lalu drop ke 2%. Diapun tersenyum manis dan menyesal telah tidak percaya pada sebuah artikel di ngelewa.com yang pernah dibacanya.

Percaya pada kisah di atas? Kalau iya berarti kalian kebanyakan nonton film fiksi non ilmiah. 

Tetapi intisari cerita di atas mengajarkan kita sesuatu, yaitu jangan sampai pada saat urgent, smartphone kita malah tidak bisa digunakan.

Android adalah salah satu Sistem Operasi yang membuat ponsel anda disebut smartphone saat ini.

Tetapi ada beberapa faktor yang membuat sistem ini melambat seiring berjalannya waktu. Hal-hal tersebut ya bervariasi, bisa dari hardware atau software itu sendiri.

Eh, ngomong-ngomong kalian nyasar ke artikel ini karena memiliki masalah yang sama dengan si Bambang tadi?

Kalian bingung kenapa Android lemot ?

Tenang saja, karena kali ini kita akan membahas tentang kiat-kiat yang bisa dilakukan untuk meningkatkan performa ponsel Android tanpa root.

Oke, langsung saja kita molai

1. Berikan ruang kosong pada media penyimpanan.

Media penyimpanan internal yang penuh sangat berdampak negatif pada performa ponsel kalian.

Hal ini disebabkan oleh karakteristik storage, dimana akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menulis file ketika penuh ketimbang dalam keadaan yang masih kosong.

Setidaknya, 15% dari total keseluruhan kapasitas pada media penyimpanan itu harus kosong.

Jadi silahkan hapus file file yang tidak perlu, terutama file media seperti foto atau video yang telah di backup di Google Photo atau media lain.

Sedikit fakta nih,.

Aplikasi yang jalan di background akan tetap melakukan operasinya termasuk menulis file cache secara berkala.

Inilah salah satu alasan kenapa ketika ponsel dalam keadaan idle, terkadang terasa lambat untuk merespon.

Bahkan ketika kita main game, FPS drop akan terasa ketika ada aplikasi yang sibuk mencari ruang kosong untuk menulis datanya.

2. Hapus aplikasi yang tidak diperlukan

Anda kolektor aplikasi? 

Kalo iya berarti anda harus rela tinggalkan kebiasaan ini. 

Sebetulnya ini erat kaitannya dengan poin nomor satu.

Memang sih ada aplikasi yang tidak terpakai, tapi apa yakin yang tidak terpakai ini tidak jalan di background? 

Nah, kalo mau sehat ya harus menelan pil pahit ini mas

Dan emang sih rasanya pahit banget bagi kolektor aplikasi (kayak saya, dulu) untuk menghilangkan barang koleksiannya, kwkwkw.

Android melambat karena semakin gendut
Android melambat karena semakin gendut

Kenapa ini penting?

Karena sebagian besar penyebab android melambat ya karena memang kebanyakan aplikasi jalan di background.

Aplikasi-aplikasi ini juga perlu resource, makan RAM istilahnya. Akhirnya ya paling parah malah menyebabkan Out of Memory, dan menyebabkan sistem nge-kill aplikasi aktif yang kalian pakai.


Dalam skenario terburuk, sistem mengaktifkan mode thrashing dimana smartphone terus menerus melakukan pertukaran data oleh RAM dan disk internal yang menyebabkan I/O sibuk terus, request tidak dapat diproses oleh CPU dan terjadilah yang namanya fps drop pada game, bahkan hang, 

Tau hang mas? itu lho keadaan dimana hape kalian bengong..

tips super ampuh mengatasi android lambat tanpa root
Jangan biarkan storage kemakan habis

Menghapus aplikasi yang ga penting juga membantu mengosongkan memori internal seperti yang telah dijelaskan di poin pertama.

Jadi tunggu apa lagi mas? segera hapus aplikasi.. 

3. Ga usah pake Live Wallpaper

Apa sih untungnya mas? emang siapa sih yang bakal nontonin live wallpaper?



Kebanyakan waktu kita itu habis di level aplikasi, browsing kek, nonton youtube, update status di sosmed, atau baca blog ngelewa yang asik..

Live wallpaper itu cuman muncul di lockscreen dan home screen saja, jarang diliatin, bikin lemot dengan makan resource CPU dan GPU, menghabiskan batere pula, Meh.. 

Mendingan kan resourcenya dipake sama aplikasi yang lebih manfaat.

4. Ga usah pake widget yang aneh-aneh

Sebenarnya ini sama seperti pada poin ke dua tadi.

Saya mengerti mas untuk alasan estetika, beberapa orang menghiasi ponselnya, biar lebih bergaya..

But please guys, don't turn your phone into a christmas tree.. 

Nambah estetika ya konsekuensinya biasanya di performa. Gunakan yang perlu-perlu saja. Be wise!

5. Gunakan aplikasi alternatif

Memang tidak bisa kita pungkiri, kalo ada beberapa aplikasi yang serakah di android. 

Sekalinya dibuka, RAM android dimakan habis. 

Di close, eh ternyata tetep jalan di background. 

Mau di diemin, hape kita lemot. 

Di uninstall sayang karena emang kita butuh banget.. 

Gimana Dong??

Yah kalo begitu case nya, terpaksa cari jalan tengah, yaitu cari aplikasi serupa yang ga resource hungry, lebih ringan gitu. 

Jadi hape kita tidak lemot, kepentingan juga jalan.

Banyak tuh ada aplikasi alternatif, misalnya Facebook, bisa diganti sama Facebook lite yang dibuat oleh Facebook sendiri. 

Hmm... seperti permainan kata-kata..

6. Colek software update

Yah ini juga penting,  

Terkadang hape lemot itu asalnya dari bugs bawaan lahir.. kwkwkw.

Maksud saya begini...

Ada beberapa bugs dari vendor gitu, yang membuat smartphone kita jadi suka hang

Ketika bugs ini disadari oleh vendor, mereka akan segera me-release fix dalam bentuk update-update bermanfaat.

Bahkan, pada beberapa kasus, updata sistem operasi membawa fitur baru yang dapat meningkatkan performa ponsel kita secara drastis.

Jadi saya recommend bagi kalian yang tidak punya akses root di ponsel kalian, rajin-rajinlah ngecek update, biasanya menu ini bisa diakses di About Phone > Software Update

7. Factory reset

Ini nih salah satu pelarian ketika semua tips diatas sudah dilakukan, tapi hape masih suka bengong.

Factory Reset sendiri memiliki makna kembali ke pengaturan pabrik. Jadi semua data aplikasi (tidak termasuk data personal di sdcard) akan hilang dan setingan hape kembali ke keadaan default.

Tapi pikir-pikir dulu kalau mau menjalankan langkah ini. Cek apakah ada aplikasi yang datanya penting, semisal chat-chat, kontak yg belum di sync, juga SMS dari sang pacar.

Kenapa gitu mas? Karena semuanya akan hilang!

Mending di backup dulu semuannya, baru di reset.



Bottomline

Rasanya itu saja yang bisa dilakukan untuk kalian yang tidak punya akses root atau memang tidak mau nge-root smartphone dalam rangka meningkatkan performa Android kesayangan kalian.

Tapi ingat mas, kita tidak perlu percaya pada mitos-mitos yang beredar dan belum terbukti kebenarannya, atau jika memang terbukti, malah lebih merugikan. 

Contohnya nge-kill aplikasi secara manual ketika tidak digunakan atau membersihkan cache.

Ingat mas, ini smartphone, ponsel cerdas...

Android sendiri memiliki task killer yang bekerja secara otomatis berdasarkan nilai pada file yg namanya minfree (nanti di bahas ketika kalian sudah mau nge-root). 

Cache juga bakal terbentuk lagi segera setelah kita membersihkannya, karena aplikasi memang membutuhkannya. 

Jadi ya, percuma saja..



Satu hal lagi, jangan risau jika saat melihat free RAM sedikit pada ponsel anda. 

Jika ram mendekati penuh, tapi kinerja tetap lancar, harusnya anda bangga!

Tujuan orang orang custom rom itu bervariasi, dan yang paling tepat menurut saya pribadi adalah memaksimalkan pengunaan ram, namun user experience (UX) nya tetap smooth,

Tapi ini begitu sulit untuk dicapai..

Sip.

Yak sekian untuk kali ini. Kabarin saya kalau smartphone kalian sudah tidak hang ya..
Atau kalau kalian punya pernyataan atau pertanyaan, silahkan share di kolom komentar.



Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.