Thursday, June 11, 2020

Pengalaman Melacak HP Android Yang Hilang

Pengalaman melacak HP Android yang hilang
Ketika saya mengetik judul post random ini, saya jadi teringat sebuah kisah dimana ipar saya kehilangan ponselnya.

Kejadian ini terjadi kalau tidak salah di awal tahun 2019, dimana sang ipar sedang pergi mengunjungi pamannya. 

Nah singkat cerita, ketika balik dari kunjungan tersebut dia baru sadar ada yang salah dengan kantong jaketnya.

Ponselnya tidak ada.

"Oh, ketinggalan", pikirnya.

Setelah dicek lagi ke tempat dia berkunjung, ponsel tersebut masih belum ketemu.

DUG !! sepertinya itulah yang dia rasakan di dadanya.

Melacak HP yang hilang

Melacak HP Android yang hilang bukanlah perkara yang sulit mas..

Yang kita butuhkan hanyalah sebuah akses akun yang terdaftar di ponsel hilang tersebut, dan koneksi internet tentunya.

Tapi yang sulit ternyata adalah menemukan kembali ponsel tersebut. (super sekali!)

Ini dikarenakan banyaknya faktor yang menentukan apakah perangkat itu dapat ditemukan kembali, atau sebaliknya, kita harus mengikhlaskan saja kehilangannya.

Nah, pada cerita kali ini, setelah dengar kabar hilangnya ponsel sang ipar, saya langsung buru-buru melakukan hal sebuah hal yang penting.

Lacak menggunakan Find My Device

Find my device sendiri merupakan software besutan mamaknya Android (Google) yang dapat dimanfaatkan ketika kita lupa atau kehilangan ponsel kesayangan kita.

Aplikasi ini bisa diinstal di berbagai perangkat android, atau bisa langsung diakses Webapp nya menggunakan browser seperti Chrome atau Firefox.

Nah, menurut saya, hal yang paling tepat dicoba saat itu adalah; langsung masuk ke Webapp nya, karena lebih cepat dan tidak perlu menginstall apa-apa lagi.

Kebetulan saat itu saya menggunakan ponsel saya pribadi untuk melacak milik ipar saya

Langkah-langkah yang saya ambil adalah sebagai berikut.

  1. Masuk ke website https://www.google.com/android/find, dan login menggunakan akun gmail yang terhubung dengan perangkat yang hilang.
  2. Biarkan beberapa saat, sampai perangkat yang hilang tersebut ditemukan dan tampil di peta yang disediakan.
  3. Ketika sudah terhubung, lock terlebih dahulu dengan pilihan Secure Device atau Amankan Perangkat.
    Setelah itu kalian juga akan ditawarkan untuk mengisi pesan singkat dan kontak yang bisa dihubungi, yang nantinya akan muncul pada lockscreen perangkat kalian yang hilang.
    Ini bertujuan untuk antisipasi jika ponsel telah ditemukan oleh orang lain
  4. Kemudian, rencananya kita akan menelusuri area dengan panduan peta yang disedikan, dan ketika sudah dekat, kita bisa gunakan fitur Play Sound atau Mainkan Suara untuk menemukan tepatnya lokasi ponsel tersebut.
  5. Kalau sudah ketemu, kita akan tetap bisa unlock ponsel menggunakan akun yang tadi

Disini, poin nomor 3 sangatlah penting, dan merupakan prioritas yang harus dilakukan pertamakali setelah kalian mendapatkan akses.

Tapi, rencana hanyalah sebuah rencana saat itu.

Kenyataannya, Find My Device tidak dapat terhubung dengan ponsel ipar saya.

Dan satu kesimpulan dapat saya tarik, 

HP nya sudah mati.

Menemukan lokasi aktif terakhir

Dimatikan, 

Itulah hal pertama yang ada di pikiran saya saat itu.

Mungkin HP nya jatuh dari kantong saat naik motor, kemudian ada orang yang menemukan dan langsung mematikannya.

Mungkin...

Tapi ada kalanya koneksi internet bisa saja terputus, atau bahkan tidak menutup kemungkinan kalau ponsel tersebut tiba-tiba mati karena benturan dengan aspal.

Tenang saja, ketika sudah di lock, walau dalam keadaan mati pun, lock akan tetap berlaku.

Nantinya, ketika ponsel dihidupkan kembali oleh orang yang menemukannya, layarnya akan terkunci dengan pesan yang kita sudah atur sebelumnya.

Tapi saya masih penasaran.

Supaya tidak berprasangka buruk, langkah selanjutnya yang saya ambil adalah mencoba menemukan posisi terakhir ponsel tersebut sebelum hilang kontak

Pada aplikasi Find My Device, ada sebuah pilihan untuk melihat histori lokasi dari ponsel kita yang hilang.

Namanya Maps Timeline, atau sering juga dikenal dengan istilah "Linimasa".

Jadi yang saya harapkan, minimal saya tau di area mana ponsel kita tiba-tiba mati.

Dan hasil yang saya peroleh waktu itu sedikit mencengankan.

Posisi terakhir ponsel tersebut berada agak jauh ke utara dari rute perjalanan sang ipar.

Berarti memang sudah ditemukan oleh orang lain.

Dan kemungkinan dia bawa pulang.


Pada situasi tersebut, kita sudah pasrah kalau ponsel tidak dapat ditemukan.

Akhirnya, kita putuskan untuk Erase Device, atau menghapus semua data yang ada menggunakan Find My Device tadi, dengan sebuah harapan bahwa si penemu ponsel ini membaca pesan pengaman perangkat, dan bersedia menghubungi kami untuk segera mengembalikan perangkat tersebut.

Tapi lucunya ada satu hal lagi yang tiba-tiba muncul di pikiran saya

Apakah nomor IMEI dapat digunakan dalam kasus seperti ini ?

Bisakah IMEI membantu ?

IMEI sendiri merupakan kombinasi 15 digit nomor unik yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah produk elektronik

Karena secara teori tidak ada nomor IMEI yang identik, mungkin dapat digunakan untuk melacak ponsel walau sudah di wipe dan diganti kartunya.

Akhrinya saya lakukan sedikit browsing dalam bidang teknis ini.

Dan hasil dari penelusuran saya di jagat maya, ternyata melacak HP dengan IMEI merupakan HOAX

Dan juga lebih terdengar seperti phising.

Kalaupun bisa, mungkin hanya bisa dilakukan oleh orang dengan otoritas tinggi.

Lagipula saya juga pernah baca kalau IMEI dapat diganti dengan software khusus, jadi tidak begitu bisa dipercaya.

Dan saya pikir saat itu, saya sudah terlalu jauh bergulat pada permasalahan ini.

Bottomline

Kehilangan ponsel merupakan hal yang sama sekali tidak kita inginkan.

Tapi realitanya, cerita seperti di atas sangat sering terjadi.

Hanya ada satu hal yang dapat kita lakukan selain lock dan erase perangkat, yaitu berserah diri.

Namanya juga lagi apes.

Walaupun tingkat keamanan secanggih Apple, yang mana mekanisme iCloud lock nya belum bisa dibobol, masih juga bisa diakalin demi sebuah keuntungan dengan cara dijual untuk dikanibalkan.

Tapi biarpun ponsel hilang, setidaknya data pribadi kita aman, dan hanya menjadi milik kita seorang.


Sampai Jumpa !


Header :tirachardz

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar kalian. Jangan spam ya bro :)

Powered by Blogger.