Monday, June 15, 2020

Tangi, Aplikasi Gabungan Tiktok dan Pinterest Untuk Sharing Tutorial

Tangi, Aplikasi sharing ide yang trend saat ini
Bukan Google namanya kalau tidak selalu melakukan eksperimen !

Kali ini, melalui sebuah proyek inkubasi bernama Area 120, Google merilis sebuah aplikasi yang mirip Pinterest, sharing inspirasi dan tutorial DIY.

Namanya Tangi gess.

Tampilan web Tangi
tampilan home tangi

Bedanya, tidak seperti Pinterest yang hanya berbagi foto, Tangi memilih video pendek sebagai core contentnya.

Saya sendiri heran, kenapa namanya "Tangi" ya ? Lebih kedengaran seperti "bangun" dalam bahasa Bali.

Mungkin maksudnya supaya kita bangun, begitu ?

Tapi ternyata, seperti keterangan yang diberikan oleh sang pembuatnya, Tangi disini merupakan singkatan dari "TeAch aNd GIve", atau "tangible" yang kasarnya berarti "nyata"

Inspirasi Tangi sendiri muncul dari sebuah pengalaman pribadi dari sang pendiri, Coco Mao, dimana dia mendapati kedua orang tuanya senang menonton video tutorial fotografi dan melukis melalui ponsel pintarnya.

Dia pun kaget sekaligus senang kan, kok tiba-tiba ibunya mendadak menjadi seorang oil-painter amatir.

Bergabunglah juga dia ke komunitas yang sama.

Bedanya disini dia masuk ke area memasak dan bidan fashion.

Akhirnya dia takjub sendiri, bagaimana sebuah video pendek tenyata dapat menyampaikan pesan yang lebih to the point dibandingkan dengan sekumpulan teks dan gambar.

Lahirlah Tangi.


Tidak sepert Tiktok yang berorientasi lebih ke hiburan, Tangi mendedikasikan hidupnya supaya pengguna bisa mengeksplor dan mempelajari hal-hal baru.

Ini dapat dibuktikan dengan adanya sebuah tombol aneh dan unik yang bertuliskan "Try It", yang mana mendorong pengguna untuk mencoba tutorial yang ditontonya, kemudian mengunggah jepretan hasil jadinya untuk dibagikan pada video yang sama, sehingga orang-orang bisa berinteraksi.

Tampilan tangi di ponsel
tombol try it yang unik


Inilah yang saya rasa akan membuat Tangi menjadi salah satu platform favorit untuk berbagi ide.

Nah, karena tujuan dibuatnya sendiri adalah untuk memudahkan pengguna menemukan tutorial berkualitas, ini menyebabkan limit videonya hanya sekitar 1 menit atau kurang.

Untuk sementara, mengupload video di Tangi tidak seterbuka platform lainnya. Kita harus melamar dulu untuk menjadi bagian dari kreator Tangi.

Mungkin supaya platform yang baru seumur jagung ini terjamin kualiatas kontennya.

Tapi untuk kedepannya, tidak menutup kemungkinan siapapun bisa mengunggah konten dengan bebas.
Get it on Google Play




Artikel Terkait

0 komentar:

Post a Comment