Showing posts with label kinemaster. Show all posts
Showing posts with label kinemaster. Show all posts

Saturday, February 27, 2021

Tutorial PRO : Cara Membuat Efek Speed Ramping / Time Remapping di Kinemaster Android

Tutorial Kinemaster Cara membuat efek speed ramping / time remapping

Buat efek di After Effect udah biasa..

Bikin efek di Premiere, juga tidak mengejutkan..

Tapi kalau kalian buatnya di Kinemaster Android, kreativitas kalian tidak lagi diragukan

Karena kalian akan membuktikan bahwa; sebuah karya tidak tergantung pada alat yang kalian punya, melainkan muncul dari dalam diri kalian dengan memanfaatkan apa yang ada.

Dan itu ga harus mahal.


Cara Membuat Efek Speed Ramping / Time Remapping di kinemaster

Apa sih sebetulnya time remapping itu ?

Time remapping merupakan sebuah fitur yang biasanya ada di program editing video professional, yang memungkinkan kita memanipulasi durasi dari setiap poin atau moment di klip video kalian.

Ini bertujuan supaya terdapat variasi kecepatan di setiap moment tersebut, sehingga video panjang kalian tidak lagi terlihat membosankan.

Nah, efek ini biasa dikenal dengan nama speed ramping 

Sayangnya, secara fitur, memang Kinemaster sebagai salah satu aplikasi editing video low power masih belum mendukung fitur emas ini.

Tapi dengan absennya fitur time remapping, bukan berarti kita tidak bisa membuat efek speed ramping di Kinemaster lho.

Ingat kata-kata yang tadi.. "memanfaatkan apa yang ada"


Untuk langkah membuat Efek Speed Ramping di Kinemaster, saya bagi jadi dua bagiam diantaranya :

  1. Pengambilan video
  2. Editing


1. Proses pengambilan video

Pada proses ini kalian harusnya sudah tau mau membuat video yang model gimana.

Ini penting karena akan menentukan teknik pengambilan video, gerakan kamera, dan sudut pengambilan gambarnya.

Dan kalian tidak akan membuang waktu kalian untuk berpikir di setiap take.


Sedikit tips nih,  

Untuk dapat menghasilkan video speed ramp yang memanjakan mata, ada beberapa hal yang harus kalian perhitungkan, diantaranya:


Mulailah dengan merekam aktifitas manusia

Bukannya saya ingin membatasi kreativitas saudara-saudara, namun aktivitas manusia merupakan objek speed ramping yang paling mudah dilakukan.

Istilahnya "sudah pasti keren hasilnya"

Saya sendiri pernah merekam orang-orang melakukan aktifitas random yang ngaco, dan setelah di edit ternyata hasilnya oke punya.

Kaget juga kan..


Aktifkan Stabilizer saat merekam

Saya sarankan untuk mencapai hasil yang lebih oke, kalian perlu merekam dengan mengaktifkan stabilizer kamera hp kalian.

Ini karena gambar yang stabil lebih enak saja kalau dipercepat.

Tidak terlalu lompat-lompat random lah kesannya.


Merekam dengan teknik Following-shot dan Orbit-shot

Untuk lebih memunculkan efek dari speed ramp ini, kalian bisa menggunakan pergerakan kamera following-shot atau sederhananya gerakan maju. 

Nah, ketika menunjukkan objek yang ingin ditonjolkan, gunakan gerakan kamera orbit untuk memberi kesan dramatis, yang apalagi kalau dikombinasikan dengan efek slow motion..

Beeuuuhh,, pokoknya nyuss!

Ngorbitnya tipis-tipis aja lah.. tidak usah keras-keras

Supaya efeknya subtle, yet effective (halus tapi efektif)


Merekam dengan high-framerate (60fps keatas) 

Ini sebetulnya hanya berfungsi untuk penunjang ketika kalian memutuskan untuk membuat efek slow motion saat kamera terkunci pada objek.

Seperti yang telah dijelaskan di poin nomor dua tadi, kalian akan menurunkan speed dibawah speed normal ketika ketemu objek yang ingin ditonjolkan.

Pada framerate standar, proses ini akan membuat frame patah-patah, karena menurunkan speed berarti mengurangi frame per detik.

Tapi, dengan 60fps kalian sudah bisa menurunkan speed sebuah klip sampai di angka 0.5 (menjadi 2 kali lebih lambat) tanpa membuat klip menjadi patah-patah, yang mana masih masuk akal, karena 60/2 = 30fps


Coba merekam dan lakukan ease-out setiap pemberhentian

Usahakan juga untuk melakukan gerakan kamera ease out, atau seperti saat kita mengerem mendadak ketika mau ngorbit objek.

Tujuannya supaya ketika editing, kita dapat menggunakan ease out ini sebagai transisi ketika perubahan speed dari cepat ke slow motion tidak terkesan abrupt (tiba-tiba) dan terkesan patah.

Hal ini penting dilakukan, karena Kinemaster juga belum support transform ease out.

Segalanya masih linear, jadi harus diakali.


2. Editing: Memanipulasi durasi klip di Kinemaster

Sebetulnya Kinemaster memiliki satu kontrol yang dapat kita manfaatkan, yaitu menu speed di dalam media control..

Teorinya, jika di kombinasikan dengan splitting klip video, kita dapat memanipulasi speed setiap moment di potongan klip tersebut

Ya.., intinya kita mencoba menyiasati fitur keyframe  Premiere Pro yang tidak ada di Kinemaster..

Caranya adalah dengan memotong setiap moment yang akan diubah durasinya, lalu menerapkan parameter speed di setiap moment individual tadi di timeline.

Clip yang kurang penting, speednya dibuat 8x lebih cepat.

Yang ingin ditonjolkan dibuat slow motion dengan menurunkan speed ke 0.5, bahkan lebih rendah.

Mantap..

Namun, sebelum kalian kaget nantinya, ada satu hal lagi nih..

Satu hal yang tidak saya sangka-sangka adalah betapa beratnya speed control pada Kinemaster ini.

Ketika klip dibuat 8X lebih cepat, sepertinya program kesulitan untuk melakukan playback.

Jadi, jika HP kalian juga terdampak playback lag ini, solusinya hanya dua, yaitu mengganti proses playback preview dengan scrubbing (menggeser) timeline pelan-pelan, atau melakukan export video ketika ingin preview video.

Kedua cara tersebut memang tidak nyaman, tapi ya apa daya, kan.. ?

Setelah semua oke, ya tinggal step terakhir, diexport.


Oke itu dia sedikit yang dapat saya share kali ini. 

Sampai saat ini, seharusnya kalian telah berhasil membuat sebuah video speed ramp ala-ala Kinemaster.

Jika belum, berarti memang kalian masih belum mencoba

Silahkan segera dipraktekkan, dan Semoga bermanfaat !

 

Buat efek di After Effect udah biasa.. Bikin efek di Premiere, juga tidak mengejutkan.. Tapi kalau kalian buatnya di Kinemaster Androi...

Friday, February 19, 2021

PRO Tips: Cara Memotong Video Di Kinemaster Yang Cepat Dan Akurat, Dijamin!

Cara Memotong Video Di Kinemaster Yang Cepat Dan Akurat

Kinemaster, seperti pada yang sudah saya tulis di artikel Cara MenggunakanKinemaster, merupakan aplikasi edit video yang paling populer di Android.

Kemampuannya tidak tanggung-tanggung, bahkan ternyata bisa menyelesaikan sebuah film pendek dan compile Animasi di Android yang mungkin dulu tidak pernah kita sangka sebelumnya.

Yang jadi batasan hanya imajinasi dan kreatifitas kita saja.

Nah, sekarang saya mau share nih, tentang tips dan trik cara memotong video maupun audio di Kinemaster yang paling PRO.

Dengan cara ini kalian bisa potong memotong dengan akurat, dan akan menghemat banyak waktu kalian.

Saya jamin dengan pro tips tutorial kali ini, kalian akan cepat jago dalam hal potong memotong media di Kinemaster


Cara Memotong Dengan Kinemaster

Sebetulnya yang dimaksud memotong di Kinemaster bisa merujuk ke dua hal

Yang pertama dimaksudkan untuk trimming durasi video/audio, misalkan untuk membuang durasi bagian yang tidak penting.

Yang kedua adalah cropping video, dimana dengan ini kalian bisa membuang bagian di frame video yang tidak ingin kalian tampilkan.

Misalkan saja nih, karena ada mantan nongol di video kalian. 

Naah.. di crop aja tuh biar musnah dari kehidupan kalian. 😂😂


Hueks!!, cukup basa basinya, mari langsung saja kita molai..


Cara trimming video di Kinemaster

Jika kalian sudah baca artikel saya sebelumnya yang membahas tentang Workspace Kinemaster, kalian pasti sudah tau tool apa yang perlu kalian gunakan untuk trimming video atau audio ini.

Workspace Kinemaster
tampilan Workspace Kinemaster


Kalau belum baca, silahkan dibaca dulu supaya minimal tau istilah-istilah yang akan kita gunakan di artikel ini.

Biasanya, dengan memilih clip media yang sudah kalian load di primary timeline, akan muncul sebuah tampilan baru di sebelah kanan workspace.

Namanya menu Media Control.

Cara  memotong video di Kinemaster
langkah trimming video di Kinemaster

Ketika kalian memilih menu berlogo gunting, akan ada lagi beberapa pilihan.

Nah, masing-masing pilihan ini memiliki fungsi tersendiri.

Menu trim untuk memotong video di Kinemaster
berbagai fungsi trim/split

Yang pertama untuk memotong dan membuang bagian awal klip, yang kedua memotong dan membuang bagian akhir klip

Sedangkan yang ketiga itu hanya untuk memotong clip menjadi dua bagian.

Dan yang keempat itu berfungsi untuk memotong clip dan menyisipkan screenshot clip diantara bagian clip yang terpotong tadi.

Tapi pada umumnya tugasnya sama, trimming/splitting clip.


>> Pro Tips untuk trimming video <<

Jika belum tau teknik yang tepat dalam trimming ini, maka akan berdampak pada akurasi, lama pengerjaan, serta rumitnya proses trimming tersebut.

Bisa saja clip yang kalian potong kurang pas jika disesuaikan dengan clip atau overlay layer yang lain.

Istilahnya: balapan.., video utama dengan title misalnya.

Ketika di trim videonya, eh taunya ketika di playback title nya duluan hilang, atau video nya sudah ganti, tapi title nya masih nempel.

Padahal rasanya sudah pas banget motongnya.

Hasilnya tentu kurang enak kalau dilihat.


Nah, untuk dapat memotong video dengan pas, ada dua cara yang bisa dicoba

  1. Pertama, kalian pilih salah satu elemen pada timeline yang ingin kalian gunakan sebagai tolak ukur.
  2. Setelah itu, geser timeline sampai ujung media tersebut, boleh di awal atau di akhir, tergantung kebutuhan
  3. Setelah mentok, pilih media yang ingin di trim pada timeline, usahakan kursor jangan sampai pindah.
  4. Baru setelah itu kalian lakukan trimming, dan dijamin hasilnya 100% pas dan akurat.


Pada Kinemaster di Android, sampai saat saya menulis artikel ini, masih belum terdapat fitur Auto-Snap.

Nah, apa itu Auto-Snap ?

Jika kalian pernah pakai Adobe Premiere di PC, ketika melakukan modifikasi pada jendela timeline, misalnya geser-geser clip, pasti tau mudahnya manipulasi timeline di program tersebut.

Apa-apa kalau digeser, posisinya pasti akan menyesuaikan dengan element yang lain secara otomatis.

Kayak magnet gitu, udah auto-nempel.

Kalau kalian tertarik dengan video editor yang ada auto-snap nya di Android, kalian bisa cek artikel 3 Aplikasi Editing Video Android Terbaik


Oke lanjut.

Lalu bagaimana dengan trimming audio ?

Tenang saja, karena langkahnya sama dengan diatas.

Hanya saja ketika trimming audio berupa musik, kalian harus peka terhadap ketukan musik tersebut, supaya kesannya pas dan tidak lompat-lompat.

Udah, gitu aja..


Sekarang mari bahas cara cropping di Kinemaster


Cara crop video di Kinemaster

Sama seperti trimming video di atas, langkah awal untuk melakukan cropping video adalah memilih media pada timeline.

Akan muncul menu Media Control, lalu scroll kebawah sampai ketemu icon crop.

Cara Memotong Video Di Kinemaster - Cropping
menu untuk cropping

Nah, setelah itu kalian bebas mau crop frame sampai mana.

Namun hati-hati, karena untuk secondary timeline, menu crop tidak dapat diakses dengan cara biasa, melainkan hanya akan muncul ketika kalian memilih media tersebut pada area preview (tidak melalui timeline)

Setelah itu caranya sama semua, tinggal lakukan cropping pada media tersebut sesuai keinginan kalian.




Nah, bagaimana ?

Mudah bukan ?

Selain mudah, ternyata memotong video di Kinemaster dapat dilakukan dengan sangat presisi, walaupun kita bekerja menggunakan jempol dan jari yang ukurannya relatif besar dibanding dengan workspace di Kinemaster.

Untuk sekarang, hanya itu saja yang dapat saya share.

Kalau ada saran atau pertanyaan, kalian bisa share di kolom komentar di bawah ya..

Kinemaster, seperti pada yang sudah saya tulis di artikel Cara MenggunakanKinemaster , merupakan aplikasi edit video yang paling popul...

Sunday, May 31, 2020

Cara Menggunakan Aplikasi Kinemaster Untuk Pemula, Dijamin PRO !

Cara Menggunakan Kinemaster untuk pemula
Semakin berkembangnya teknologi, semakin memudahkan kita dalam melakukan berbagai hal, salah satunya mengedit video.

Dulu mengedit video merupakan aktivitas yang wah mas, karena biasanya dilakukan di PC dan membutuhkan spec yang tinggi dengan dukungan kartu grafis dan prosesor yang oke.

Tapi sekarang apa ? anak-anak dengan ponsel Android pun bisa melakukannya.

Salah satunya dengan aplikasi bernama Kinemaster.

Ga mau dong ketinggalan sama anak-anak jaman now..

Nah, bagi kalian yang ingin tau tutorial bagaimana cara menggunakan aplikasi kinemaster, kalian berada pada artikel yang sangat tepat.

Karena, saya akan share pengalaman mengedit bertahun-tahun dan cara menggunakan Kinemaster yang ramah bagi pemula, dan setelah baca artikel ini, saya jamin kalian jadi PRO dan tidak malu lagi pamer sama anak-anak jaman now itu.

Sebelum memulai

Kinemaster merupakan salah satu aplikasi video editing paling oke yang ada di ponsel.

Workspace yang familiar (mirip Adobe Premiere) membuat para video editor nyaman karena tidak perlu belajar banyak lagi pada interface baru.

Namun, workspace yang familiar belum tentu berarti ramah bagi pemula..

Kalian perlu tau setidaknya sekilas tentang nama tool dan fungsinya untuk dapat mengoperasikan aplikasi ini.

Nah, untuk tutorial kali ini, sudah saya urut dan bagi jadi dua.

Pertama mengenai antarmuka (interface), dan yang kedua mengenai operasi dasar dalam mengedit menggunakan Kinemaster.

Akan tetapi, kita mulai saja dulu dengan tutorial singkat tentang workflow dasar cara mengedit menggunakan Kinemaster.

Jika bingung dengan istilah-istilahnya, atau sekedar ingin memperdalam wawasan, kalian bisa scroll ke bawah untuk menemukan fungsi dan arti dari istilah tersebut.

Bisa juga skip menggunakan daftar isi di bawah ini.


Daftar Isi:

Menggunakan Kinemaster Untuk Pemula
  1. Langkah Awal : Setting Sequence
  2. Import Video
  3. Tambah Soundtrack
  4. Editing : Trimming Video
  5. Tambah Layer Pendukung
  6. Export Video

Mengedit Menggunakan Kinemaster Untuk Pemula

Kita bisa mulai dulu tutorial ini dengan operasi dasar mengedit video menggunakan aplikasi ini. 

Untuk proses editing pertama kali, mungkin membutuhkan waktu untuk jadi terbiasa.

Workflow


Tapi tenang saja, seiring seringnya kalian edit video menggunakan aplikasi ini, tangan kalian akan semakin encer.

Jadi ya pelan-pelan saja..


1. Langkah awal

Di awal membuka aplikasi, biasanya kita diminta untuk memutuskan menggunakan mode editing cepat dengan setup atau manual

Tampilan Awal
tampilan awal kinemaster

Untuk metode dengan setup, kita biasanya akan dibantu untuk memulai dengan mengisi beberapa isian yang menyangkut dengan title video, intro, sampai outro.

Setelah itu kita juga diminta untuk menambahkan media utama dan soundtrack bahkan sebelum proses editing dimulai.

Tapi saya sarankan kita main di manual saja, karena semua bisa kita atur ketika memulai proses editing.

Disini juga penting untuk memilih aspect ratio dari project yang akan kita kerjakan. Pilih saja 16:9 untuk widescreen (lanskap), kecuali kalau video kalian semuanya portrait.

2. Mengimport Video

Ketika sudah sampai di interface utama, kalian bisa memilih menu Media Browser untuk memulai mengimport file.

Media Browser
media browser untuk mengimpor media

Kemudian, kalian cari video yang akan kalian gunakan. Disini setiap kalian memilih file, media tersebut akan langsung diimport ke primary timeline

Media Browser
temukan file untuk diimport dan pilih

Nah, kalian bebas memilih berapapun media yang akan digunakan, tinggal langsung pilih saja. Tapi ingat, harus secara berurutan, karena kalau tidak, timeline kalian akan kacau.

Jika sudah selesai, kalian bisa tekan tanda centang di pojok kanan atas untuk keluar dari menu tersebut.

3. Menambahkan Soundtrack di Kinemaster

Menambahkan soundtrack di awal merupakan cara yang baik jika kita ingin hasil video yang lebih terarah

Ini dikarenakan ketukan musik bisa bertindak sebagai acuan seberapa lama sebuah klip diputar, dan tipe klip apa yang dipasang disana.


Menambah soundtrack
tekan tombol audio browser

Untuk bisa menambahkan soundtrack, kalian tinggal pilih menu Audio pada Media panel, kemudian pilihlah sebuah musik, kemudian tekan tombol bertanda + untuk menambahkannya pada timeline.

Memanbahkan file audio
pilih lagu dan tekan tombol +

Disini kalian juga bisa melakukan preview terhadap audio hanya dengan memilihnya saja, kemudian tekan tombol pause untuk menyudahinya.

Ketika sudah selesai, pilih tanda centang di pojok kanan atas untuk keluar dari menu tersebut.

4. Memotong / Trimming Video

Nah, setelah media diimport dan ditambahi soundtrack, biasanya akan ada beberapa porsi media yang tidak diperlukan. 

Kalian bisa membuangnya dengan cara trimming ini.

Langkah yang harus dilakukan hanya memilih media yang akan dipotong pada timeline, kemudian akan muncul menu Media Control pada Media Panel yang berisikan berbagai menu yang hanya berfungsi pada media terpilih pada timeline.


Kalian pasti tertarik dengan Tips PRO Cara Memotong Video Cepat dan Akurat di Kinemaster


Untuk proses trim, kalian siapkan posisi timeline dengan menggeser-gesernya ke bagian yang ingin dipotong dulu. Kemudian pilih ikon gunting untuk memilih dan mengeksekusi mode trim.


Memotong video
pilih media di timeline dan sesuaikan

Setelah memilih ikon gunting, media control akan menampilkan menu lain, yaitu mode trimming. 

Mode trimming
mode-mode trim / split

Masing-masing mode memiliki hasil yang berbeda. 

Yang paling atas akan memotong video dan menghapus bagian awal. 

Sedangkan yang kedua akan memotong dan menghapus bagian akhir. 

Untuk pilihan ketiga hanya akan memotong media menjadi dua bagian.

Dan yang terakhir akan memotong dengan menyisipkan gambar screenshot pada bagian yang dipotong.


Pilih salah satu sesuai kebutuhan kalian, setelah itu, media pada timeline akan terpotong sesuai dengan mode potong yang kita pilih tadi.

Sekali lagi, tekan tanda centang jika sudah selesai melakukan perubahan.

5. Menambahkan Layers Pendukung

Seperti yang dijelaskan pada penjelasan antarmuka di atas, layers berfungsi untuk menambah lapisan baru diatas timeline utama.

Kinemaster layers
tampilan menu layers pada kinemaster

Lapisan ini bisa berupa efek, gambar overlay, text, bahkan media lain seperti foto dan video.

Menambahkan efek layer

Efek merupakan cara yang bagus untuk memberi penekanan terhadap klip. Kalian bisa membuat klip kalian menjadi seperti di dalam air, terlihat seperti glitch, blur, bahkan seperti tersensor dengan hanya menambahkan efek.

Untuk dapat menambah efek diatas timeline utama, kalian bisa pilih menu Layers, kemudian pilih efek.

Menambahkan Efek
menu efek pada layers

Nah, untuk efeknya sendiri, kalian bisa pilih sesuka hati, tergantung kebutuhan. 

Menambah efek
memilih efek

Untuk kumpulan efek tambahan, kalian bisa cari dengan menu marketplace atau yang bertuliskan Get More.

Efeknya bisa juga kita atur sebagian mana saja. Caranya adalah dengan memilih efek yang barusan kita gunakan pada timeline, dan mengatur ukurannya di panel preview

Mengatur area efek
mengatur area efek

Setelah itu kita bisa mengatur seberapa lama efek yang diterapkan dengan mengaturnya di timeline, dan jika sudah selesai, tekan tombol centang di pojok kanan.

Menambahkan layer video dan foto

Pada dasarnya menambahkan layer video mirip seperti cara menambah efek untuk video. Kita hanya perlu memilih menu layers, kemudian pilih media dan temukan media yang ingin kalian gunakan.

Menambah media
pilih menu layer > media

Menambah overlay media
media overlay juga bisa diatur ukurannya

Kalian bisa mengatur ukuran media overlay, mungkin mau dibuat seperti video commentary youtube dimana video overlay diletakkan di pojokan, atau dibuat seperti split screen, dimana frame video dibagi menjadi 2 video, kiri dan kanan.

Bebas, tanpa batas.

Yang menjadi batasan hanya imajinasi kita saja.

Menambahkan clip art overlay

Untuk menambah emoticon atau clip art overlay, kita hanya perlu memilih menu layers > overlay

Kemudian pilih apapun yang ingin kalian tambahkan. 

Kelebihan dari overlay ini adalah kalian bisa menambah ikon beranimasi diatas video yang kalian edit.
Untuk kumpulan clip art yang mempesona, kalian bisa temukan di kinemaster marketplace.


Menambahkan text

Untuk text, langkah yang bisa kalian ambil adalah memilih menu layers > text. 

Menambahkan text
menu text berada di dalam menu layer


Kemudian ketikkan text yang akan kalian gunakan, lalu tekan ok.

Menambahkan text
tampilan text editor


Untuk jenis text, kalian bisa piling menggunakan menu di Media Panel, lalu tinggal pilih font yang kalian inginkan.

Menambahkan text
memilih gaya tulisan

Untuk kontrol yang lain juga dapat diatur di Media panel, seperti animasi masuk, keluar atau warna. Intinya kita tidak dibatasi dalam proses kreatif ini

Menambah gambar tangan / tulis tangan

Untuk menggambar di kinemaster, kalian dapat akses di menu layers > hand drawing.

Menambah tulis tangan
Menambah tulis tangan

Kalian dapat menggambar apapun yang kalian inginkan. Supaya lebih menarik, kalian juganbisa mengganti warna yang tersedia di Media Panel.

6. Menambahkan Voice Over di Kinemaster

Ketika kita ingin mengisi narasi untuk project video ini, kita hanya perlu memilih menu Voice pada menu utama, kemudian tekan tombol start.

Menambahkan voice over
pilih menu Voice

Menambah voice over
ketuk tombol start


Ketika sudah dirasa cukup, kalian bisa tekan tombol stop, dan narasi akan langsung diimport ke timeline secara otomatis.

Lalu lakukan sedikit penyesuaian dengan memilih narasi tersebut pada timeline dan lakukan trimming. Jika kalian ingin lebih kreatif, kalian bisa menambah efek pada suara kalian tadi.

7. Mengekspor Video di Kinemaster

Ini merupakan langkah terakhir dalam mengedit video. Mengekspor video membuat video kalian dapat dibagikan di media sosial, atau Youtube. 

Caranya, kalian hanya perlu menekan tombol share pada Action Bar di sebelah kiri, kemudian pilih ukuran dan setting kualitas video.

Export Video
pilih tombol share pada Action Bar

Export Video
atur kualitas dan framerate video

Setelah semua oke, tekan tombol export. Proses akan dimulai, bersabarlah.

Export video
bersabarlah menunggu

Jika sudah selesai, video akan muncul di sebelah kanan. Nah dari sini kalian bisa langsung bagikan kemanapun.

Oke, itu dia operasi dasar dari penggunaan aplikasi Kinemaster ini.

Pastinya ada dari kalian yang bingung dengan berbagai istilah dan alur kerja dari aplikasi ini.

Maka dari itu, seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya, saya sudah menyiapkan rincian penejelasan mengenai antarmuka Kinemaster.

Dan didalamnya juga terdapat berbagai istilah dan fungsi-fungsi yang kalian temukan diatas tadi.


Referensi Antarmuka Kinemaster

Kinemaster terdiri dari 4 elemen utama,

Tampilan Kinemaster
tampilan utama kinemaster

1. Project Preview

Disini, kalian akan melihat hasil video yang telah diubah, baik dengan pemberian efek atau penggabungan beberapa media. Video yang diputar disini bersifat realtime, yang berarti akan terus terupdate ketika kita melakukan perubahan pada timeline.

Intinya, ini untuk melihat dan memeriksa hasil editan sebelum di ekspor menjadi video hasil jadi.

2. Media Panel

Area ini merupakan area berkumpulnya menu-menu yang berhubungan dengan proses kreatif

Menu Utama
tampilan menu utama


Disini terdapat Media browser, Audio Browser, Voice Over, Layers,  Capture, dan Media Property.

Ada juga menu tambahan seperti marketplace, play button, dan exit, tapi tidak secara langsung berhubungan dengan proses editing.

A. Media browser

Dengan menu ini, kita bisa mengimpor berbagai media visual ke dalam project sebagai media utama. Media utama sendiri merupakan media yang menentukan alur dari video kita.

Kalau mau memasukkan klip video atau foto, kita bisa tinggal pilih dimana media itu disimpan

B. Audio Browser

Dengan audio browser, kalian bisa menambahkan soundtrack  ke video kalian. Untuk dukungan codec, Kinemaster mendukung file berekstensi .mp3, .m4a, .aac, dan .wav.

C. Voice Over

Berbeda dengan audio browser yang digunakan untuk memilih file suara yang sudah tersimpan, pilihan ini sebenarnya merupakan perintah langsung untuk menangkap / merekam suara.

Biasanya digunakan untuk voice over, atau proses dubbing.

D. Layers

Menu ini merupakan kumpulan berbagai hal yang dapat diaplikasikan diatas media utama, seperti efek, overlay, text, goresan tangan, bahkan video lain sekalipun.

Logikanya jika kalian ingin menambahkan apapun itu diatas video utama, kalian bisa menambahkannya melalui menu ini.

Nah, biasanya hal yang ditambahkan lebih ke hal yang bersifat menegaskan video dan memberi penekanan terhadapnya.

E. Capture

Pilihan ini berfungsi layaknya tombol shutter pada kamera, yang mana biasanya difungsikan untuk merekam atau mengambil gambar secara langsung tanpa harus membuka aplikasi kamera dulu.

Hasil tangkapan juga akan langsung diimport ke timeline, sehingga dengan begini, proses editing akan lebih efisien, dan lebih on-the-go.

F. Media Control

Menu ini merupakan menu tersembunyi di area menu utama, yang hanya bisa diakses ketika kalian memilih sebuah item di timeline. 

Media Control
tampilan media control

Disini, kalian bisa mengatur bagaimana perilaku dari klip atau objek yang kalian pilih, seperti animasi, kecepatan klip, tingkat volume, pewarnaan, dan sebagainya.

3. Timeline

Ini merupakan tempat dimana semua media diletakkan secara linear untuk membentuk alur cerita. Disinilah sebagian besar proses editing dilakukan.

Dalam timeline ini ada 2 tipe media, yaitu primary timeline dan secondary timeline.

Primary timeline merupakan segala media yang diimport menggunakan Media browser, yang menjadi alur utama project, sedangkan secondary timeline diimport menggunakan menu Layers

4. Action Bar

Area ini merupakan tempat berkumpulnya menu yang berhubungan dengan project, baik setting project, menu export, undo-redo, dan sebagainya, berbeda dengan media control yang lebih berhubungan langsung dengan proses kreatif.



Sipp.. jika kalian sudah sampai pada tahap terakhir pada operasi dasar tadi, dan berhasil mengeksport sebuah video, maka selamat...

Kalian sudah berhasil menjadi seorang video editor.

Dan itu berarti akhir dari tutorial singkat membuat video menggunakan Kinemaster bagi pemula ini.

Jika ada yang masih mengganjal, kalian bisa share di kolom komentar.

Mari kita cari solusinya sama-sama

Sampai jumpa !


Header : rawpixel.com
Semakin berkembangnya teknologi, semakin memudahkan kita dalam melakukan berbagai hal, salah satunya mengedit video. Dulu mengedit...